Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi

    Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi

    Waktu: 2026-07-29 17:58:09 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    ASN BPN Nias berinisial AL diduga tewas usai melompat dari lantai 12 Apartemen Skyview Medan karena diperas 2 cewek open BO yang merupakan sindikat pemerasan. Pelaku juga kerap berganti-ganti foto di aplikasi.

    Dilansir detikSumut, korban berkomunikasi dengan pelaku FR melalui aplikasi MiChat itu dan menyuruh pelaku datang ke apartemen tersebut pada Jumat sekira pukul 03.30 WIB. Ternyata, pelaku FR mengajak temannya, yakni pelaku JS .

    Saat itu, korban menolak berhubungan badan dengan pelaku FR karena foto yang berada di aplikasi ternyata bukan foto FR. Alhasil, korban memutuskan berhubungan badan dengan pelaku JS saja.

    Lalu, kata Adrian, pelaku FR keluar dari dalam hotel pada pukul 04.31 WIB dan menunggu di lorong depan kamar. Namun, sebelum keluar, FR minta uang cancel ke korban sebesar Rp 400 ribu.

    Sementara itu, pelaku JS mengatakan tarif berhubungan dengannya sebesar Rp 850 ribu. Uang tersebut pun dikirim korban ke rekening yang diberikan pelaku FR.

    Korban dan JS pun berhubungan badan. Setelah selesai, korban meminta pelayanan tambahan. Saat itu, antara korban dan pelaku JS memang tidak lebih dulu menyepakati harga untuk pelayanan tambahan itu. Setelah selesai, JS memanggil pelaku FR untuk masuk ke hotel.

    "Nah, di situ mereka meminta uang tambahan sebesar Rp 4.500.000 untuk adegan tambahan tadi. Ini kan berarti empat kali lipatlah dari harga awalnya ," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis saat konferensi pers, Rabu .

    Korban pun menolak membayar uang itu karena jumlahnya yang sangat besar. Namun, para pelaku terus mendesak korban untuk membayar uang tersebut. Bahkan, para pelaku juga memaksa melihat saldo rekening korban di ponselnya.

    "Jadi dia memaksa korban untuk menunjukkan saldonya di handphone-nya si korban sambil mendekati korban. Kamar itu ada balkon, balkonnya itu sekitar satu meter lah jaraknya dari pintu kamar," kata Adrian.

    "Untuk perbuatan yang seperti ini, memeras, pelaku mengakui bahwa dia sudah beberapa kali melakukan pemerasan, dengan cara setelah dia melakukan deal-deal-an, kemudian pada saat tambahan dia minta biaya tambahan. Foto itu untuk nilai jual, biasanya dia ganti-ganti ," jelasnya.

    Menariknya, salah seorang pelaku berinisial FR itu sempat berkonsultasi dengan AI atau artificial intelligence setelah kejadian itu. Pelaku FR mencari tahu soal proses penyelidikan petugas kepolisian.

    Rincian yang ditanyakan pelaku ke AI adalah 'Berapa hari kita akan dipanggil ke kantor polisi sebagai saksi dari waktu kejadian? 'Kalau ada orang bunuh diri, kita di TKP, berapa lama kita dipanggil?'.

    Lalu, 'Kalau satu minggu setelah kejadian, kita tidak dipanggil oleh polisi, apakah kita sudah di posisi aman atau belum?'. 'Gimana cara supaya tenang menghadapi nanti kalau kita dipanggil polisi?'.

    "Jadi, setelah kejadian itu, FR ini sempat berkonsultasi AI Dola," kata Adrian.

    Baca selengkapnya di sini

    Lihat juga Video: Kerja Sama Imipas-Polisi Ungkap Open BO di Bawah Umur

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Grand Polonia Medan, Rumah Hancur
    • Selanjutnya: OTT Bupati Lombok Barat, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta

      Artikel Terkait

      • Promo Superindo Hari Ini 18 Juli 2026, Telur Premium Mulai Rp 20.000-an
      • Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
      • IHSG Naik 4,24 Persen, Saham ADRO, ESSA, dan ITMG Bisa Dicermati Ritel Pekan Depan
      • Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
      • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
      • Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang
      • Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
      • Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah
      • AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli
      • Demi Bisa Kuliah Lagi, Rahmi Tempuh Perjalanan 7 Jam untuk Bertemu Dedi Mulyadi

        Lihat Sekilas

      • Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
      • KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji
      • Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026
      • BGN Bayar Pengadaan Motor Listrik Rp 243 M, tapi Belum Jadi Aset, Masih Diselidiki Kejaksaan
      • Gen Z Perlu "Fourth Place" untuk Atasi Rasa Kesepian Digital
      • Promo JSM Indomaret 17-19 Juli 2026, Silverqueen Chunky Bar Rp 18.900
      • Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Naik
      • Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo
      • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan MentalĀ 
      • SPP SMA/SMK Negeri Diusulkan Aktif Lagi di Jabar, Terapkan Skema Bertingkat, Ini Alasannya
      • Copyright © 2026 Powered by Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi,Vista Notebook   sitemap