Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek

    Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek

    Waktu: 2026-09-12 19:36:22 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    KPK melakukan operasi tangkap tangan ke Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. KPK mengatakan Ahmad Zaini diduga menerima uang dari sejumlah proyek di Lombok Barat.

    "Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin .

    Total ada 19 orang yang ditangkap KPK dalam OTT ini. KPK juga menyita barang bukti uang tunai hingga sejumlah dokumen.

    "Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini," sebutnya.

    Kegiatan OTT ini berlangsung sejak Senin pagi ini. Adapun Lalu Ahmad ditangkap di rumah dinasnya.

    "Untuk pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini termasuk Bupati diamankan pagi ini di rumah dinas. Kemudian, pihak-pihak lain juga diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat," ucapnya.

    Informasi soal OTT ini sebelumnya dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Namun belum dirincikan siapa saja pihak yang diamankan selain bupati Ahmad Zaini.

    "Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dihubungi, Senin .

    Pihak yang ditangkap ini masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status mereka.

    Lihat Video 'Bupati Lombok Barat Nobar Final Piala Dunia, Paginya Kena OTT KPK':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Drake Pasang Taruhan Rp24,5 Miliar untuk Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia
    • Selanjutnya: Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah

      Artikel Terkait

      • Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
      • Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
      • Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
      • BNPB Resmikan 52 Unit Rumah Bantuan untuk Korban Konflik di Flores Timur
      • Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
      • Pod Getar Mulai Beredar di Kabupaten Bogor, Kasus Perdana di Perumahan Elite
      • Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
      • Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati
      • Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
      • Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya

        Lihat Sekilas

      • Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
      • Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan
      • Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
      • Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
      • Tol Gilimanuk-Mengwi Ditargetkan Masuk Tahap Tender Akhir 2026, Koster: Ditunggu Masyarakat
      • DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid
      • Harga Tiket Termurah Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Tembus Rp 172,7 Juta
      • Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar
      • Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
      • Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
      • Copyright © 2026 Powered by Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek,Vista Notebook   sitemap