Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau

    Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau

    Waktu: 2026-09-12 19:00:44 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Aparat kepolisian menindak tambang emas ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rabu (12/7/2026).

    Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana mengatakan, operasi pemberantasan tambang emas dilakukan di Kecamatan Kuantan Mudik dan Kecamatan Singingi.

    "Dari dua lokasi tersebut, kita menemukan 22 unit rakit tambang emas ilegal. Semua rakit itu dimusnahkan dengan cara dibakar," kata Hidayat saat diwawancarai wartawan di Kuansing, Rabu.

    Hidayat menjelaskan, operasi penindakan ini dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat dan perusahaan tentang aktivitas tambang emas ilegal yang merusak lingkungan.

    Penindakan di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik, dilakukan tim gabungan kepolisian bersama TNI dan petugas keamanan PT. Karya Tama Bakti Mulya (KTBM).

    Tim gabungan menyisir dua lokasi, yakni areal kebun PT KTBM Afdeling 14 di Desa Lubuk Ramo dan Afdeling 4 di Desa Panta.

    Di lokasi tersebut petugas menemukan 17 unit rakit tambang emas ilegal, namun tidak beroperasi.

    Seluruh rakit kemudian dimusnahkan dengan cara dirusak dan dibakar, agar tidak dapat digunakan kembali.

    Sementara itu, di wilayah Kecamatan Singingi, petugas menemukan 5 unit rakit tambang emas ilegal di Sungai Batang Uwo, Desa Kebun Lado. Petugas juga melakukan pengrusakan dan membakar rakit tersebut.

    "Dalam kedua kegiatan penertiban tersebut, tidak ditemukan pelaku di lokasi, sehingga tidak ada tersangka," kata Hidayat.

    Hidayat menegaskan, pemberantasan tambang emas ilegal akan terus menjadi prioritasnya.

    Sebab, aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kelestarian lingkungan, kualitas sungai, serta keselamatan masyarakat.

    • Sebelumnya: Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali
    • Selanjutnya: Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas

      Artikel Terkait

      • Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
      • Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak
      • Daftar Korban KM Nurul Salsa Terbaru: 52 Selamat, 1 Meninggal, 25 Masih Dicari
      • Viral Dipakai untuk Jerawat, Dokter Ungkap Fungsi Sebenarnya Cairan Infus di Klinik Kulit
      • Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi
      • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
      • Stres Berat Bikin Durasi Haid Lebih Lama? Ini Kata Dokter
      • Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

        Lihat Sekilas

      • Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
      • Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi
      • Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Terkendala Kabut dan Jalan Rusak
      • Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng
      • Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional
      • Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
      • Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
      • Dokter Peringatkan Bahaya Tren Cairan Infus untuk Jerawat, Bisa Tinggalkan Bekas Permanen
      • Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
      • Keunggulan Teknis Mesin Hybrid di XForce HEV
      • Copyright © 2026 Powered by Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau,Vista Notebook   sitemap