Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali

    Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali

    Waktu: 2026-09-12 19:00:16 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Warga Sempat Tolak Tanda Tangan Damai

    Ignas menjelaskan, begitu mendengar kabar bentrokan kembali bergejolak pada Mei lalu, jajaran pemerintah daerah langsung turun langsung ke masing-masing desa.

    Petugas meminta dengan sangat agar seluruh persoalan yang ada segera diselesaikan secara damai tanpa kekerasan.

    “Kita pergi minta komitmen damainya, tapi belum tanda tangan, Lewonara tidak mau. Bupati sempat ke lokasi minta tanda tangan tapi tetap tidak mau,” ungkap Ignas membeberkan kendala yang dihadapi di lapangan.

    Sengketa Batas Tanah dan Kopdes Merah Putih Jadi Pemicu

    Sayangnya, tensi panas yang tidak kunjung mereda itu membuat kedua desa kembali terlibat konflik horisontal pada Sabtu (18/7/2026). Bentrokan kali ini berujung sangat tragis karena mengakibatkan 3 orang warga tewas dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka serius.

    Meskipun bentrokan terus berulang, Ignas menegaskan bahwa pihak pemda bersama aparat keamanan tetap berkomitmen penuh untuk mencari jalan keluar terbaik dan menyelesaikan konflik antar-kedua pihak secara permanen.

    “Jadi pesan kita, mari kita selesaikan secara baik jangan ulang kembali,” kata Ignas mengimbau warga.

    Di sisi lain, aparat kepolisian membeberkan akar masalah yang membuat situasi di Adonara Timur terus membara. Bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Dusun Bele ini diduga kuat dipicu oleh masalah lama berupa sengketa batas tanah wilayah serta klaim sepihak atas lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

    Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal, membenarkan bahwa persoalan agraria dan fasilitas desa tersebut menjadi pemantik utama bentrokan yang kembali pecah pada Sabtu kemarin.

    “Masalah batas tanah dan klaim sepihak lokasi tanah (untuk) Kopdes Merah Putih,” ujar Antonio saat dihubungi pada Minggu (19/7/2026).

    • Sebelumnya: Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Ajukan Praperadilan Lagi, Protes Penggeledahan
    • Selanjutnya: Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung

      Artikel Terkait

      • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
      • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
      • Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat
      • Gunung Anak Krakatau Siaga, Disparekraf Lampung Evaluasi Festival Krakatau 2026
      • Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
      • Wapres AS Blak-blakan, Sebut Epstein Punya Koneksi ke Mossad dan CIA
      • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
      • Rumah Mewah di Grand Polonia Meledak, Kapolrestabes Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam
      • Dedi Mulyadi Bandingkan Kepemimpinan Indonesia dengan Timnas Argentina
      • Massa Aksi Hendak Demo di Patung Kuda, tapi Akses Ditutup

        Lihat Sekilas

      • Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!
      • Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
      • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
      • Bank Jakarta Siapkan Transformasi Jaringan Cabang, Dimulai dari KCP Kebayoran Park
      • Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?
      • Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
      • Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
      • Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah
      • Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
      • Kejagung Terbitkan Surat Penghentian Pengumpulan Data MBG, Kejati Jabar: Hanya Inventarisasi Jumlah SPPG
      • Copyright © 2026 Powered by Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali,Vista Notebook   sitemap