Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang

    CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang

    Waktu: 2026-09-12 19:01:11 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    TANIMBAR, KOMPAS.com – Chief Executive Officer (CEO) INPEX Corporation Takayuki Ueda menyebut dimulainya pembangunan Proyek Abadi LNG Blok Masela menjadi tonggak baru kerja sama Indonesia dan Jepang, khususnya di sektor energi. 

    Menurutnya, proyek strategis nasional tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan kedua negara, tetapi juga fondasi bagi kemitraan energi yang berkelanjutan.

    "Saya harap ini bisa menjadi bagian baru untuk pemerintah Indonesia dan Jepang, terutama dalam bidang energi," kata Ueda saat menghadiri groundbreaking Proyek Abadi LNG Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

    Ueda mengatakan, proyek tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan kedua negara melalui kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan energi, sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi Indonesia.

    "Saya harap ini bisa menjadi langkah energi yang berkelanjutan. Proyek Blok Masela akan terus menjadi energi bagi banyak orang," ujarnya.

    Menurut Ueda, berdasarkan berbagai hasil kajian, Proyek Abadi LNG Blok Masela tidak hanya berperan dalam memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

    "Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," katanya.

    Ia menilai, pembangunan proyek tersebut menjadi simbol penting dari hubungan kemitraan yang telah terjalin antara Indonesia dan Jepang selama ini.

    "Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," ucap Ueda.

    Sebagai operator proyek, INPEX menegaskan komitmennya untuk mengawal pengembangan Blok Masela dengan pengalaman yang dimiliki perusahaan di sektor energi.

    "Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal. Jadi selamat," kata dia.

    Proyek strategis bernilai Rp 300 triliun

    Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS, atau setara Rp 300–330 triliun. Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. sebagai operator dengan kepemilikan participating interest (PI) sebesar 65 persen.

    Setelah beroperasi, proyek tersebut ditargetkan mampu memproduksi 9,57 juta ton LNG per tahun (MMTPA) dan memasok sekitar 1,5 miliar kaki kubik gas per hari (BCFD) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri maupun pasar ekspor.

    Berbeda dari rencana awal yang menggunakan fasilitas terapung, pengembangan terbaru Blok Masela dilakukan dengan menyalurkan gas dari lapangan lepas pantai menuju fasilitas pengolahan LNG di darat melalui jaringan pipa.

    Skema ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional melalui pengembangan industri hilir, peningkatan kandungan lokal, serta penciptaan lapangan kerja.

    Selain memperkuat ketahanan energi nasional, proyek ini diproyeksikan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kajian LPEM FEB UI memperkirakan Proyek Abadi LNG Blok Masela dapat menyumbang sekitar 2.492 triliun rupiah terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 2055, sekaligus mendorong pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

    • Sebelumnya: Terapis Spa Surabaya Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Terbukti Kuras Uang Pelanggan Rp 1,2 Miliar
    • Selanjutnya: 7 Idola KPop Laki-laki yang Punya Hobi Masak, Siapa Favoritmu?

      Artikel Terkait

      • Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
      • Risiko Makan Telur Setengah Matang, Awas Ada Diare!
      • DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
      • Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air
      • Dari Balik Jeruji, Tahanan Kasus Narkoba di Tanggamus Lampung Ucapkan Ijab Kabul
      • Kebakaran di TPS Liar Cikeas Terjadi Sejak Pekan Lalu, Asap Kini Muncul Lagi
      • Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
      • Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di RBR 2026
      • Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jaksel Didenda Rp 500.000
      • Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda

        Lihat Sekilas

      • Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
      • Kejelian Pemain Timnas Voli Putra Indonesia Lihat Kelemahan Kamboja di SEA V Cup 2026
      • "Mereka Tak Butuh Empati, tapi Keadilan Pendidikan" Kala Sekolah Wilayah 3T Tak Terjamah Negara
      • Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah
      • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
      • Kecelakaan Beruntun di Jalan MT Haryono Jaksel, 4 Orang Terluka
      • PPh 0 Persen di PFII Tetap Kena Aturan Pajak Global? Ini Kata Anak Buah Purbaya
      • Ditunjuk Jadi Direktur Sepakbola, "Misi Penebusan" Alfredo Vera di Persipura
      • Lepas 135 Karyawan Umrah, ParagonCorp Diapresiasi Menhaj
      • Harga Ethereum Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Ikuti Pasar Kripto
      • Copyright © 2026 Powered by CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang,Vista Notebook   sitemap