Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau

    Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau

    Waktu: 2026-07-29 18:48:07 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Provinsi Riau menjadi salah satu daerah dengan investasi terbesar di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Riau I, Karmila Sari di acara Saresehan Nasional MPR RI di Pekanbaru, Riau, hari ini.

    Saresehan Nasional MPR RI di Pekanbaru, Riau menjadi forum membahas obligasi daerah yang bisa menjadi alternatif pembiayaan. Provinsi Riau adalah wilayah ke-8 digelarnya forum sumber pembiayaan di luar APBD mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik hingga pengembangan sektor ekonomi.

    Forum ini digelar di Kota Pekanbaru setelah menyerap aspirasi dari sejumlah daerah dalam rangkaian sarasehan sebelumnya. Melalui forum tersebut, para narasumber dari perwakilan legislatif, pemerintah, BUMN, pihak swasta, dan akademisi turut membahas berbagai perspektif mengenai obligasi daerah, mulai dari aspek kebijakan hingga pembiayaan pembangunan.

    "Riau ini merupakan pilihan kami, ini adalah provinsi ke 8. Ini merupakan pertimbangan kami karena secara investasi sangat besar, bahkan melebihi daripada tingkat nasional investor yang datang ke Riau," kata Karmila, Senin .

    Menurutnya, obligasi daerah bisa menjadi alternatif bagi daerah dalam pembangunan proyek-proyek strategis seperti rumah sakit hingga proyek pelabuhan. Khususnya dalam mendukung pembangunan dan memajukan daerah.

    "Kita lihat project strategis yang sangat banyak dengan kondisi strategis di Riau merupakan alternatif pembiayaan. Tidak hanya di Riau, juga ada beberapa daerah yang kita maklumi dengan kondisi TKD ini merupakan alternatif pembiayaan," ujar Karmila.

    Setelah melihat respon dari pemangku kepentingan di Riau, forum serupa bakal digelar di daerah lain. Setelah terkumpul aspirasi dari 10 daerah, barulah naskah akademik diserahkan ke DPR agar dapat disahkan sebagai UU Obligasi Daerah.

    "Sehingga kami lihat respon positif ini setelah terkumpul 10 maka kita akan mengusulkan untuk membuat UU Obligasi Daerah ini. Insyallah ini adalah niat baik kami Fraksi Golkar, terutama dibidang pembangunan," katanya.

    Sementara, Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Markus Mekeng menyebut obligasi daerah mirip dengan surat utang negara. Hanya saja, diterbitkan oleh daerah.

    "Obligasi daerah ini sebetulnya mirip sama surat utang negara. Cuma satu diterbitkan negara, satu diterbitkan oleh daerah. Surat utang negara ini ada Rp 7.000 triliun. Kalau obligasi daerah diterbitkan Rp 1.000 triliun, kita bisa bayangkan Rp 1.000 triliun masuk ke daerah dan kita akan lihat percepatan pembangunan akan terjadi," pungasnya.

    • Sebelumnya: Perbankan dapat Kucuran Dana SAL, Mengapa Kredit UMKM Masih Lesu?
    • Selanjutnya: WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China

      Artikel Terkait

      • Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi
      • Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
      • Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
      • Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
      • Petani Singkong Minta Harga Rp 2.500 per Kilogram, Gibran Janji Carikan Solusi
      • Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia
      • Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
      • Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 T
      • Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap
      • Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi

        Lihat Sekilas

      • DPD Sebut RUU Daerah Kepulauan Mampu Maksimalkan Potensi Daerah Kepulauan
      • Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK
      • Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
      • Liga Aspal Menteng, Anak-anak Dilatih Kekompakan Hingga Fair Dalam Bertanding
      • Unesa Nonaktifkan 6 Pelaku Diduga Lecehkan 26 Mahasiswa dan Dosen
      • Road Show E-Sports Kapolri Cup 2026 di Polda Kepri, Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
      • Super El Nino yang Ditakuti Dunia Justru Diduga Menekan Jumlah Badai Atlantik
      • TNI AU Kasih Paham Akun yang Tanya Kenapa Pesawat Militer Singapura Tak Dihadang
      • Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
      • Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
      • Copyright © 2026 Powered by Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau,Vista Notebook   sitemap