Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

    Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

    Waktu: 2026-07-29 17:58:40 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Kuasa hukum keluarga IPP (33), guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di mes Polres Pesisir Selatan (Pessel), mempertanyakan hasil visum korban yang hingga kini belum kunjung keluar.

    Padahal, peristiwa tersebut sudah berlalu hampir satu bulan persisnya pada Sabtu (27/6/2026).

    Kuasa hukum keluarga korban, Rodi Chandra menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk menemui Kanit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan guna menanyakan perkembangan kasus serta kejelasan hasil visum tersebut.

    "Belum ada informasi terkait hasil visum. Rencananya kami akan menemui Kanit Resum Polres Pessel dan juga berkoordinasi langsung dengan tim dokter di RS Bhayangkara Kota Padang," ujar Rodi kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).

    Hasil visum tersebut berkaitan dengan organ dalam korban, yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan labor.

    Di sisi lain, proses penyelidikan terus berjalan.

    Penyidik Polres Pessel tengah menggali secara mendalam mengenai hubungan atau kedekatan korban dengan sejumlah personel kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

    Hal ini terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap ayah, ibu, dan kakak sepupu korban pada Senin (6/7/2026).

    “Sampai saat ini selain pihak keluarga teman dari almarhum juga sudah memberi keterangan,” ujarnya.

    Misteri Alasan Menginap di Mes Polisi

    Salah satu poin krusial yang tengah didalami oleh tim penyidik adalah motif atau alasan keberadaan korban di mes Korps Bhayangkara tersebut.

    Sebagai seorang guru, keberadaan IPP di mes polisi dinilai memerlukan penjelasan logis.

    Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, dalam keterangan sebelumnya membenarkan bahwa fokus penyelidikan saat ini adalah mencari tahu alasan korban menginap.

    "Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami berbagai hal, termasuk alasan korban menginap di mes saat itu. Terkait alasan korban menginap, masih kami dalami," ujar Susmelawati.

    Hingga saat ini, Polda Sumbar telah memeriksa total empat personel kepolisian yang diketahui kerap mendatangi mes tempat korban ditemukan tewas.

    "Baru empat personel yang dimintai keterangan. Mereka merupakan anggota yang sering datang ke mes itu. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Polres maupun Propam," ujar dia.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Pessel, AKP Suhasril menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk bersikap profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini.

    "Kita sudah mintai keterangan pada keluarga dan teman. Jikalau masih ada saksi tambahan yang diketahui oleh keluarga, silakan sampaikan ke penyidik," tutur Suhasril.

    Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menegaskan akan terus mengawal setiap tahapan proses penyelidikan hingga tuntas.

    "Harapan kami, apa yang menjadi pertanyaan masyarakat serta harapan pihak keluarga korban tentang keadilan benar-benar bisa disampaikan secara terbuka, transparan, dan tidak ada yang ditutupi," kata Rodi.

    • Sebelumnya: Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
    • Selanjutnya: Hotman Ungkap Febrie Adriansyah Bantah Menerima Rp 50 Miliar dari Tan Kian

      Artikel Terkait

      • Modus Baru Curanmor di Parkiran Apartemen Tangerang, Pelat Motor Ditukar
      • Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
      • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
      • Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas
      • Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin
      • Menu Andalan Pemain Spanyol Lamine Yamal Sebelum Bertanding, Nasi Saus Kacang
      • BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
      • Buaya Purba Seukuran Kucing Ini Simpan Kulit dan Warna Aslinya
      • Krisis Moneter Asia 1997: Awal Runtuhnya Keajaiban Ekonomi Asia
      • Ini Alasan Pemilik BMW Sering Telat Mengetahui Oli Berkurang

        Lihat Sekilas

      • BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
      • SPP SMA/SMK Negeri Diusulkan Aktif Lagi di Jabar, Terapkan Skema Bertingkat, Ini Alasannya
      • Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China
      • Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
      • Pemkab Malang Usul Perbaikan 3 Ruas Jalan Lewat IJD, Butuh Rp 135 Miliar
      • Purbaya Beberkan Sederet Keuntungan PFII, Apa Saja?
      • Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
      • IHSG Naik 4,24 Persen, Saham ADRO, ESSA, dan ITMG Bisa Dicermati Ritel Pekan Depan
      • 58 Gerai Kopdes di Banyumas Berdiri di Atas Lahan Sawah Dilindungi
      • Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
      • Copyright © 2026 Powered by Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar,Vista Notebook   sitemap