Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi

    Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi

    Waktu: 2026-09-12 19:01:46 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno menyoroti kembali meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz. Menurutnya, ketegangan itu sebagai peringatan serius bahwa disrupsi energi global belum benar-benar berakhir.

    "Perkembangan terbaru di Selat Hormuz menunjukkan bahwa stabilitas pasokan energi global masih sangat rentan. Kita tidak boleh lengah bahwa krisis telah usai. Disrupsi energi global masih berlangsung dan berpotensi kembali memburuk sewaktu-waktu," kata Eddy Soeparno dalam keterangannya, Rabu .

    Eddy menekankan bahwa Indonesia tidak boleh terlena oleh adanya gencatan senjata atau jeda konflik sementara.

    "Fakta bahwa konflik dapat kembali memanas dalam waktu singkat menjadi bukti bahwa situasi geopolitik global sangat dinamis. Kita tidak boleh lengah hanya karena ada fase de-eskalasi. Realitasnya, risiko konflik tetap tinggi dan berdampak pada ekonomi global dan pada akhirnya berpotensi menjadi tekanan untuk APBN kita," ujarnya.

    Dalam konteks tersebut, dia mendorong agar pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional secara menyeluruh. Menurutnya, ketahanan energi tidak boleh berhenti hanya pada ketersediaan pasokan, tetapi juga upaya mengelola risiko dari disrupsi global dengan mempercepat transisi energi.

    "Indonesia harus mempercepat langkah menuju kemandirian energi. Kita memiliki potensi besar dari sumber daya dalam negeri yang harus dioptimalkan, seperti panas bumi, gas alam, dan bioenergi," jelasnya.

    "Dalam banyak kesempatan saya tegaskan bahwa ketahanan energi hari ini sama urgensinya dengan ketahanan nasional. Krisis berkepanjangan di Selat Hormuz menegaskan bahwa upaya mempercepat kemandirian energi dari sumber-sumber dalam negeri tak bisa ditunda lagi," sambungnya.

    Dia ini menegaskan ketegangan global yang Kembali terjadi saat ini harus dijadikan sebagai titik balik untuk mempercepat reformasi sektor energi nasional."Ketahanan energi dan transisi energi harus berjalan beriringan. Kita perlu membangun sistem energi berkelanjutan sekaligus juga tahan menghadapi gejolak geopolitik global. Krisis global sudah seharusnya menjadi alarm bagi kita untuk berbenah dan mempercepat langkah strategis mewujudkan kemandirian energi," tutupnya.

    Simak juga Video Ditanya Sampai Kapan Serang Iran, Trump: Lanjut Hingga Kubilang Cukup

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat
    • Selanjutnya: Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP

      Artikel Terkait

      • Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan
      • Jembatan dari Brimob untuk Mereka yang Terlupakan
      • Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak
      • Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
      • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
      • Banjir Rob, Dampak Kerugian, dan Warga yang Menolak Pindah
      • Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
      • Kebakaran di TPS Liar Cikeas Terjadi Sejak Pekan Lalu, Asap Kini Muncul Lagi
      • Link dan Jadwal Inggris Vs Perancis di Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026
      • Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia

        Lihat Sekilas

      • Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
      • Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
      • Jembatan dari Brimob untuk Mereka yang Terlupakan
      • Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
      • Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
      • Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari
      • 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?
      • RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan
      • Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional
      • PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
      • Copyright © 2026 Powered by Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi,Vista Notebook   sitemap