Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak

    Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak

    Waktu: 2026-07-29 18:05:04 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Syahrul menjelaskan, alasan aliran air mati karena adanya pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

    Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM Jaya akan disesuaikan.

    Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan air menurun hingga aliran air berhenti sementara di sejumlah wilayah.

    “Kondisi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya tekanan air hingga penghentian sementara aliran air bagi sekitar 55.272 pelanggan,” kata dia.

    Tujuh kelurahan yang terdampak yakni Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.

    PAM JAYA mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air.

    Warga juga diimbau menghemat penggunaan air selama masa perawatan berlangsung.

    Syahrul memastikan air diperkirakan akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis (23/7/2026).

    Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami.

    “Dengan adanya pekerjaan ini, diharapkan keandalan layanan air minum kepada masyarakat dapat terus terjaga dengan lebih baik di masa mendatang,” kata Syahrul.

    • Sebelumnya: Timur Tengah Terus Memanas Bikin Saudi Borong Senjata AS
    • Selanjutnya: Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang

      Artikel Terkait

      • Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
      • Soal Sanksi untuk Bupati Purwakarta, Mendagri Serahkan ke Dedi Mulyadi
      • Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
      • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
      • Dedi Mulyadi Ingatkan Bahaya Anak Terlalu Lama Bermain Gawai
      • Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
      • Teka-teki "Safe House" Bupati Sukoharjo di Solo, Diduga Simpan Brankas Emas
      • Dukung Implementasi KDKMP, Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi & Validasi
      • AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei
      • 5 Destinasi Wisata di Jakarta yang Lagi Hits untuk Liburan Keluarga

        Lihat Sekilas

      • Pemkot Surabaya Catat Hotline Lapor Cak Eri Terima 9.217 Laporan, Mayoritas Masalah Parkir
      • PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP 27 Juli
      • Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
      • Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
      • Pelajaran dari (Populisme) Argentina
      • 2 Pria di Serang Begal Tukang Sayur, Korban Dilempari Pohon Pisang
      • WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota Diplomatik
      • Habiburokhman Jelaskan Perlu Pengawas Khusus Penerapan RUU Perampasan Aset
      • Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri
      • Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang
      • Copyright © 2026 Powered by Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak,Vista Notebook   sitemap