Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana

    Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana

    Waktu: 2026-09-12 19:38:19 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Pemerintah mulai menyiapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka menjadi pusat industri dirgantara nasional. 

    Langkah ini diharapkan mampu mendatangkan investasi baru, dan membuka lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Rebana (Cirebon, Patimban, Kertajati). 

    Tahap awal pengembangan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT BIJB di Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat yang juga Komisaris PT BIJB, Dedi Taufik mengatakan, kerja sama tersebut menjadi dasar pengembangan kawasan industri dirgantara di Kertajati.

    Selain itu, kerjasama ini juga untuk membangun ekosistem industri dirgantara di Jawa Barat.

    Menurut dia,  pengembangan Kertajati juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar aset strategis daerah mampu menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.

    "Arahan Bapak Gubernur Dedi Mulyadi sangat jelas menjadikan Kertajati sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Kami terus mengakselerasi berbagai kerja sama strategis agar kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai bandara, tetapi juga berkembang menjadi pusat investasi industri berteknologi tinggi," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).

    Dedi menjelaskan, Kertajati akan menjadi salah satu penggerak pembangunan Kawasan Rebana. 

    Menurut dia, kehadiran industri dirgantara diyakini akan memacu pertumbuhan sektor manufaktur, logistik, pendidikan vokasi, hingga berbagai usaha pendukung sehingga memberi dampak ekonomi bagi daerah di sekitarnya.

    Ia menerangkan, bahwa kerja sama PTDI dan BIJB membuka peluang pembangunan fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO), pusat uji terbang (flight test center), pabrik pesawat, hingga industri pesawat tanpa awak atau drone.

    Kawasan seluas sekitar 180 hektare itu didukung akses Tol Cisumdawu, Bandara Kertajati, dan Pelabuhan Patimban sehingga dinilai memiliki daya tarik bagi investor.

    "Kami optimistis investasi baru akan mendorong lahirnya lapangan kerja, memperkuat rantai pasok global, sekaligus menjadikan Jawa Barat sebagai pusat industri teknologi tinggi di Indonesia. Pada saat yang sama, Kertajati akan menjadi mercusuar bagi Kawasan Rebana, menggerakkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan menarik investasi strategis dalam skala yang lebih besar," ucapnya.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pengembangan Kertajati menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

    "Salah satu yang menjadi agenda prioritas di awal terbentuknya Kemenko ini adalah bagaimana kita bisa menghadirkan solusi yang baik untuk Kertajati," katanya.

    Sementara itu, Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengatakan perusahaan akan memindahkan kegiatan flight test ke Kertajati mulai Agustus 2026. 

    Setelah itu, PTDI akan membangun fasilitas MRO sebelum secara bertahap memindahkan lini produksi pesawat ke kawasan tersebut.

    • Sebelumnya: Mekeng: Obligasi Daerah Bukan Barang Baru, AS-Jepang Sudah Terbitkan
    • Selanjutnya: AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas

      Artikel Terkait

      • Dinilai Lalai, Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang di Sibolangit
      • Laju Terhenti di Semifinal Japan Open 2026, Putri KW Pilih Mawas Diri
      • Cekcok Duit dan Ganti Rugi Motor Picu Delon Bunuh Yani di Sukabumi
      • Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN
      • Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor
      • Pemkab Flores Timur Siapkan 3 Ton Beras untuk Korban Bentrok 2 Desa di Adonara
      • Hotman: Febrie Tak Tahu Ada Renovasi untuk Tempat Uang di Rumah Sentul
      • Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan
      • Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!
      • Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap

        Lihat Sekilas

      • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
      • Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
      • Mahalnya Biaya Rente Modernisasi Pabrik Gula
      • Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
      • Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
      • 2 WN Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
      • Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Lebih Sehat?
      • Istri Mantan PM Najib Razak Gugat Komedian Malaysia Atas Pencemaran Nama Baik
      • Pramono Pastikan JPO Tendean Segera Dibangun, Pendanaan Dicari dari CSR hingga KLB
      • Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
      • Copyright © 2026 Powered by Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana,Vista Notebook   sitemap