Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan

    Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan

    Waktu: 2026-09-12 19:01:04 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Sebuah mortir ditemukan di tengah tumpukan barang rongsokan di sebuah gudang pengepul besi di Jalan Abdulrachman Wahid, Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Sabtu, 18 Juli 2026.

    Mortir tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB, saat pemilik gudang sedang memilah besi bekas yang baru dikumpulkan.

    Penemuan tersebut langsung dilakukan pengamanan ketat dari pihak kepolisian sebelum akhirnya mortir dievakuasi dan dimusnahkan oleh Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur (Jatim).

    Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, mengatakan bahwa pemilik gudang awalnya tidak menyangka benda yang berada di antara tumpukan rongsokan tersebut merupakan mortir.

    "Penemuan berawal saat pemilik gudang sedang memilah barang rongsokan dan mendapati benda yang diduga mortir di antara tumpukan besi. Karena khawatir membahayakan, yang bersangkutan segera melaporkan temuannya kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian," ujar Budiono, Minggu (19/7/2026).

    Mendapat laporan tersebut, menurut Budiono, personel Polsek Kepanjen bersama jajaran Polres Malang segera menuju lokasi, untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

    Garis pengamanan dipasang di sekitar gudang guna mencegah warga mendekat sambil menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jatim.

    Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Tim Gegana memastikan mortir harus segera dievakuasi untuk menghindari potensi bahaya.

    Mortir kemudian dibawa ke kawasan Taman Loropangkon, Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen, untuk dimusnahkan melalui prosedur disposal sekitar pukul 16.00 WIB.

    "Penanganan dilakukan sesuai prosedur oleh Tim Gegana Brimob Polda Jatim. Proses disposal berjalan dengan aman dan terkendali sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar," kata Budiono.

    Meski proses evakuasi dan pemusnahan telah selesai, Polisi masih menyelidiki asal-usul mortir tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui bagaimana benda yang diduga merupakan amunisi itu bisa berada di antara tumpukan barang rongsokan.

    Budiono mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan benda yang menyerupai bahan peledak atau amunisi.

    Polres Malang memastikan situasi di sekitar lokasi penemuan maupun area disposal telah kembali kondusif. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

    "Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda yang diduga bahan peledak maupun amunisi. Segera laporkan kepada Kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus," pungkasnya.

    • Sebelumnya: From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi
    • Selanjutnya: Laporan Amplop Menhut Selesai, KPK Lanjut Dalami Kaitan ke Bupati Kuansing

      Artikel Terkait

      • SD-SMP di Brebes Kekurangan Siswa, Ada yang Hanya Dapat 3 Murid Baru
      • Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
      • KPK Limpahkan Berkas Perkara Fadia Arafiq ke PN Tipikor Semarang
      • Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
      • Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
      • Ruben Onsu Disebut Sampai Utang ke Bank Rp 10 Miliar demi Turuti Keinginan Sarwendah Renovasi Rumah
      • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
      • Dari Kota Semarang hingga Kaki Gunung Merbabu, Uji Jalan BYD M6 DM Buktikan Efisiensi dan Performa Lintas Kota
      • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
      • Kabar Baik dari MSCI, Perubahan Aturan Seleksi Dorong Peluang Saham RI Masuk Indeks Global

        Lihat Sekilas

      • MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan
      • Anak Diperkosa 27 Orang, 2 Pelaku Dititipkan di Pesantren Sampang
      • Pesan Vicente del Bosque dan Andres Iniesta Jelang Spanyol Vs Argentina
      • Bandara Juanda Direvitalisasi, Siap Tampung Pesawat Super Jumbo Airbus A380
      • Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
      • Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
      • Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
      • Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya
      • DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
      • Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
      • Copyright © 2026 Powered by Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan,Vista Notebook   sitemap