Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi

    From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi

    Waktu: 2026-07-29 18:04:31 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival memikat ribuan pasang mata penonton. Event yang telah memasuki tahun ke-14 itu menjadi bukti kekuatan budaya lokal bisa mendunia.

    "Kita dapat melihat sebuah semangat bersama 'from local to global'. Hal tersebut ditunjukkan melalui kekuatan budaya, inovasi, serta kreativitas masyarakat Banyuwangi melalui BEC. Kekuatan budaya yang mendunia," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya, Sabtu .

    Khofifah mengungkapkan BEC menginspirasi kemajuan budaya dan peradabannya tak hanya untuk Banyuwangi, tapi juga Jawa Timur, Indonesia, dan dunia.

    Angkat Kisah Perjuangan Masyarakat Asli Banyuwangi

    BEC tahun ini mengusung tema 'Perang Bayu' dalam lima fragmen sub tema. Seratusan talent dengan aneka kostum bertema 'Perang Bayu' memukau hadirin dan para wisatawan yang datang.

    Para talent berjalan di sepanjang 2 kilometer dari Taman Blambangan menuju Jalan Ahmad Yani. Melalui kostum, mereka menggambarkan perjuangan masyarakat asli Banyuwangi saat perang melawan tentara Belanda pada abad ke-18.

    Ribuan orang tampak antusias melihat pertunjukkan ini. Mereka memenuhi seluruh area penonton, mulai dari sekitar panggung utama hingga kanan-kiri jalan sepanjang rute. BEC tahun ini juga disaksikan oleh delegasi perwakilan negara anggota ASEAN, negara East Asia Summit , serta anggota Pacific Islands Forum .

    Khofifah mengatakan BEC menjadi wujud kreativitas para budayawan, seniman, dan pelaku industri kreatif di Banyuwangi. Melalui orkestrasi bersama pemerintah daerah, mereka mampu menghadirkan pertunjukan yang tak hanya menarik, tapi juga syarat nilai-nilai seni dan budaya.

    "Terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi selaku orkestrator dari seluruh kegiatan yang ada di Banyuwangi, terutama BEC. Mudah-mudahan Banyuwangi terus melejit dan maju. Serta masyarakat bisa terus membangun sinergi dari lokal menuju global," ucap dia.

    Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku bangga atas gelaran BEC yang telah memasuki gelaran ke-14. Sepanjang BEC berlangsung, Pawai busana etnik tetap menjadi salah satu event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, mulai lokal hingga mancanegara.

    "Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberi sumbangsih atas terselenggaranya BEC tahun ini. terkhusus untuk seluruh anak-anak muda yang terlibat dalam parade ini. Terima kasih atas kerja kita bersama sehingga BEC bisa kembali hadir dan memikat," kata Ipuk.

    Ipuk menekankan sinergi dan kolaborasi merupakan kunci bagi Banyuwangi sehingga mampu menyajikan berbagai perhelatan berkelas, termasuk BEC.

    "Semoga BEC tahun ini juga menjadi tonggak bagi kita semuanya untuk bersama-sama tandang bareng membangun Banyuwangi yang kita cintai," pungkasnya.

    Tahun ini, BEC turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, perwakilan Kementarian Pariwisata RI, serta beberapa tokoh nasional dari unsur pemerintahan pusat, DPR RI, petinggi BUMN, hingga swasta.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: 7 Negara Penghasil Teh Terbesar di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
    • Selanjutnya: DBS Proyeksikan Harga Emas Tembus 5.300 Dollar AS per Troy Ons

      Artikel Terkait

      • Kenapa "Paspamres-nya Donald Trump" Ikut Turun Tangan Periksa Kasus Febrie Adriansyah?
      • Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
      • Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
      • Cara Memilih Produk Vitamin C yang Tepat untuk Kulit Wajah
      • Berjalan 2 Hari Pascalibur Sekolah, MBG di Jember Diwarnai Dugaan Keracunan, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
      • Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa
      • Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
      • Bandara Juanda Direvitalisasi, Siap Tampung Pesawat Super Jumbo Airbus A380
      • AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal
      • Ingin Jadi Guru hingga Pernah Dibully, Peserta Jalur Disabilitas UNJ Naik Jadi 138 Orang

        Lihat Sekilas

      • Polisi Olah TKP Kasus Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
      • Pembunuh ASN Bangkalan Tak Kunjung Ditangkap, Keluarga Akan Beri Polisi Petunjuk Baru
      • Sejumlah Lajur Tol Jakarta-Tangerang Ditutup hingga 27 Juli
      • Pesawat Mendarat Sendiri Tanpa Pilot, Teknologi Garmin Selamatkan Dua Nyawa
      • Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
      • Massa Aksi Hendak Demo di Patung Kuda, tapi Akses Ditutup
      • Populasi Ayam Tembus 8 Juta Ekor, Pemprov Jateng Pasarkan Produk Ternak ke Kalteng
      • Regulasi U23 Dicabut, Persib Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto
      • Nasihat Umur Panjang dari Centenarian Asal Isle of Man: Jangan Melakukan Sesuatu secara Ekstrem
      • Alibaba Pamer Qwen3.8 Max, AI 2,4 Triliun Parameter yang Diklaim Dekati Claude Fable 5
      • Copyright © 2026 Powered by From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi,Vista Notebook   sitemap