Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

    Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

    Waktu: 2026-09-12 18:59:41 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Kementerian Sosial bersama Badan Narkotika Nasional akan memperkuat kerja sama dalam penanganan korban penyalahgunaan narkotika melalui pembaruan nota kesepahaman .

    Kerja sama tersebut juga akan melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan guna mewujudkan layanan rehabilitasi, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial yang lebih terpadu.

    Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dengan Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, hari ini. Pertemuan turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo.

    Gus Ipul menegaskan bahwa penanganan korban penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Menurutnya, proses pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari rehabilitasi, pendampingan sosial, hingga pemberdayaan agar para penyintas mampu kembali hidup mandiri dan produktif.

    "Kita mulai dengan kerja sama yang fokus pada rehabilitasi, kemudian pemberdayaan setelah rehabilitasi agar mereka dapat kembali ke masyarakat dalam kondisi yang sehat dan produktif," kata Gus Ipul dalam siaran pers, Senin .

    Ia menjelaskan, Kemensos memiliki sentra-sentra terpadu di berbagai daerah yang siap dimanfaatkan untuk mendukung proses rehabilitasi sosial bagi korban penyalahgunaan narkotika.

    "Setelah rehabilitasi, tahap berikutnya adalah pemberdayaan sosial. Harapan kita mereka bisa pulih, kembali ke lingkungan, dan hidup produktif di tengah masyarakat," ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengatakan pembaruan MoU diperlukan karena kerja sama antara Kemensos dan BNN telah berakhir pada 2020. Menurutnya, dinamika penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang terus berkembang menuntut penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga.

    Ia menilai rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial harus berjalan beriringan agar proses pemulihan berlangsung lebih optimal. Oleh karena itu, BNN mengusulkan keterlibatan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan rehabilitasi medis serta Kementerian Ketenagakerjaan guna memastikan pekerja yang menjalani rehabilitasi tetap memperoleh perlindungan selama proses pemulihan.

    "Kami berharap kerja sama ini dapat segera diperkuat melalui MoU yang baru sehingga penanganan korban narkoba dapat dilakukan secara lebih terpadu, mulai dari rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial hingga pemberdayaan sosial," ujar Suyudi.

    Dalam kesempatan tersebut, Suyudi juga menyoroti perkembangan modus peredaran gelap narkotika yang semakin beragam, termasuk meningkatnya penyalahgunaan narkotika sintetis dan cairan rokok elektronik . Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan penguatan upaya pencegahan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial.

    Sebagai tindak lanjut, Kemensos dan BNN akan segera menyusun MoU baru beserta perjanjian kerja sama teknis yang turut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut akan mencakup rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, pemberdayaan, hingga reintegrasi sosial bagi korban penyalahgunaan narkotika.

    Kedua lembaga juga sepakat mengoptimalkan pemanfaatan sentra-sentra Kemensos sebagai lokasi rehabilitasi sosial, memperkuat asesmen serta pembinaan terhadap Institusi Penerima Wajib Lapor , dan mengembangkan sistem data rehabilitasi yang lebih terintegrasi guna meningkatkan kualitas layanan bagi para penerima manfaat.

    Audiensi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN Agus Irianto, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Aldrin M.P. Hutabarat, Plt. Deputi Bidang Rehabilitasi BNN Amrita Devi, Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNN Tri Julianto Djatiutomo, serta Administrator Kesehatan Ahli Madya BNN Yosi.

    Simak juga Video 'BNN Gerebek Gudang 3 Ton Narkoba Asal Thailand di Gresik':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Diundang Menteri HAM ke Kantornya, Sumarsih: Saya Tidak Mau Percaya Mereka
    • Selanjutnya: IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya

      Artikel Terkait

      • Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal
      • Bareskrim Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Apartemen Jaktim, 3 Jadi Tersangka
      • Promo FamilyMart 17-19 Juli 2026, Pepaya California Cuma Rp 1.990 Per 100 Gram
      • Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman
      • 775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido
      • Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
      • Tegang! Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade
      • Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
      • Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
      • Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog

        Lihat Sekilas

      • Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
      • Menhut Tak Ikut Rapat di DPR, Waka Komisi IV: Beliau Izin Umrah
      • Salut! Siswa SD di Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA
      • Eks Kades Ini Tilap Dana Desa Rp 387 Juta demi Selingkuhan
      • Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
      • Pemkab Sigi Ajukan Pembangunan 199 Huntara Tahap II bagi Korban Gempa
      • Polda NTT Akan Gelar Perkara Kasus Dokter Icha Pekan Ini
      • Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
      • Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS
      • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 02.00 WIB
      • Copyright © 2026 Powered by Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker,Vista Notebook   sitemap