Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

    Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

    Waktu: 2026-07-29 18:05:25 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mendorong percepatan realisasi 30 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) Indonesia-China yang memiliki nilai investasi sekitar Rp 37,1 triliun.

    Kerja sama TCTP menjadi salah satu platform strategis yang menghubungkan kawasan ekonomi dan industri, pemerintah daerah, serta pelaku usaha di Indonesia dan China untuk memperkuat investasi dan kerja sama industri kedua negara.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, berbagai kesepakatan yang telah ditandatangani tersebut perlu segera diwujudkan menjadi investasi nyata agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

    "Berbagai Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani perlu segera ditindaklanjuti menjadi investasi nyata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

    Airlangga menambahkan, salah satu langkah yang perlu didorong untuk mempercepat implementasi berbagai kesepakatan tersebut ialah pembentukan perusahaan patungan (joint venture) antara pelaku usaha Indonesia dan China.

    "Kami juga mendorong pembentukan joint venture agar kerja sama TCTP dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih konkret," ucapnya.

    Hal itu disampaikan Airlangga saat bertemu Menteri Perdagangan China Wang Wentao di Shanghai, China, Kamis (16/7/2026), di sela agenda kunjungan kerja pemerintah Indonesia.

    Selain membahas TCTP, Airlangga dan Wang Wentao turut membahas penguatan hubungan ekonomi Indonesia-China yang selama ini terus menunjukkan perkembangan.

    Nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai 154,6 miliar dollar AS (Rp 2.802,6 triliun, asumsi kurs Rp 18.128), sementara realisasi investasi China di Indonesia hampir mencapai 8,1 miliar dollar AS (Rp 146,8 triliun).

    Airlangga menilai hubungan ekonomi tersebut perlu terus ditingkatkan, tidak hanya dari sisi nilai perdagangan, tetapi juga kualitas investasi yang masuk ke Indonesia.

    Menurutnya, kerja sama ke depan perlu diarahkan pada peningkatan perdagangan yang lebih berimbang, investasi berkualitas, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kapasitas industri nasional.

    Dalam kesempatan itu, Airlangga juga memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai mitra strategis yang diharapkan dapat mendukung masuknya investasi berkualitas dari China ke Indonesia.

    Pemerintah juga mengundang perusahaan-perusahaan China untuk berpartisipasi dalam pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt yang tengah disiapkan Indonesia sebagai bagian dari agenda transisi energi.

    Selain itu, Indonesia meminta dukungan China terhadap usulan pembentukan Sekretariat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di Indonesia.

    Airlangga bilang, kehadiran sekretariat tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi perjanjian perdagangan regional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam kerja sama ekonomi kawasan.

    Pertemuan kedua menteri juga membahas persiapan menuju forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2026, termasuk peluang memperluas kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.

    • Sebelumnya: Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
    • Selanjutnya: IHSG Melesat 4,24 Persen dalam Sepekan, Ini Tiga Katalis Utama Penggeraknya

      Artikel Terkait

      • China Kurangi Impor Minyak Timur Tengah, Pasar Global Bergeser
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • 10 Negara dengan Anggaran Pendidikan Tertinggi dan Terendah, Indonesia di Bawah Vietnam
      • Cewek Open BO Tanya AI Cara Tenang Hadapi Polisi Usai ASN Lompat dari Lantai 12
      • Pramono Pastikan JPO Tendean Segera Dibangun, Pendanaan Dicari dari CSR hingga KLB
      • Cerita SDN 10 Lambung Bukit Padang Merajut Kembali Semangat Literasi Pascabanjir Bandang
      • Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
      • Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
      • Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
      • Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026

        Lihat Sekilas

      • Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
      • Melihat Keseruan Final Liga Aspal, Gang Sempit Menteng Dipadati Warga
      • Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
      • Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
      • Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
      • Pulang ke Jogja, Pembalap Moto3 Mario Aji Cerita Ditilang di Spanyol
      • Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
      • Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
      • Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
      • Tak Cuma Himpun Dana, Buyback Kini Jadi Kunci Crowdfunding
      • Copyright © 2026 Powered by Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun,Vista Notebook   sitemap