Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri

    BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri

    Waktu: 2026-07-29 18:06:19 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menegaskan hasil riset kelapa sawit harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    Penelitian tidak boleh berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi harus masuk ke dunia industri melalui hilirisasi.

    Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mochmad Alfansyah mengatakan, ajang Palm Research and Innovation Show (PERISAI) 2026 menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, peneliti, pelaku industri, investor, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem riset serta inovasi sawit nasional.

    "Melalui PERISAI, kami ingin menunjukkan bahwa sawit bukan hanya menghasilkan minyak nabati atau biodiesel. Berbagai hasil riset yang didukung BPDP telah menghasilkan inovasi di bidang pangan, kesehatan, energi terbarukan, biomaterial, hingga rekayasa industri. Inilah bukti bahwa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global," ujar Alfansyah dalam media briefing di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

    Menurut Alfansyah, riset dan inovasi menjadi salah satu pilar utama untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit Indonesia.

    Dukungan BPDP tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan. Lembaga itu juga ingin mendorong lahirnya inovasi yang memberi nilai tambah bagi industri dan masyarakat.

    Alfansyah mengatakan, sejak program pendanaan riset dijalankan, BPDP telah mendukung ratusan penelitian yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia.

    Ia menegaskan, hilirisasi menjadi fokus utama agar inovasi yang dihasilkan tidak berhenti di laboratorium, tetapi diterapkan secara luas, termasuk oleh pekebun rakyat.

    "Kami ingin membangun ekosistem inovasi yang kuat. Karena itu, PERISAI bukan sekadar forum ilmiah, tetapi menjadi ruang bertemunya peneliti, pemerintah, industri, pelaku usaha, dan investor agar hasil riset dapat diterapkan secara luas, termasuk oleh pekebun rakyat," tutupnya.

    • Sebelumnya: Bupati Bogor Izinkan PKL Boleh Jualan Malam di Alun-alun Tegar Beriman, Ini Syaratnya
    • Selanjutnya: Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

      Artikel Terkait

      • 2 Korban Masih Dicari, Basarnas Kerahkan Tiga Tim di Reruntuhan Rumah Mewah Grand Polonia Medan
      • Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah dengan Hati-hati
      • Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog
      • Ditarget Tuntas Malam Ini, Ini Progres Pembongkaran JPO Tendean
      • Serangan Baru AS Hantam 140 Target Lokasi Rudal dan Drone Iran
      • Keunggulan Teknis Mesin Hybrid di XForce HEV
      • Ngeri Kebakaran Maut di Bar di Bangkok hingga Muncul Semburan Api
      • Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
      • Barat ke Timur, Gelombang Panas Semakin Merajalela di AS
      • Warga Jateng Resah Data Pribadi Bocor: Takut Dipakai Pinjol hingga Kecewa Pemerintah Tak Transparan

        Lihat Sekilas

      • Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
      • Lari Bareng Pramono, Menkop Ajak Gen Z Kenal Koperasi Lewat GenCoopRun
      • Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla
      • Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
      • Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America
      • Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
      • Hidup Dikepung Dampak Beracun TPA Jatiwaringin
      • Bangganya Fajar/Fikri Juara Japan Open di Momen 1 Tahun Kebersamaan
      • Pilu ABG Tewas Saat Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia
      • Air PAM Mati, Apakah Pelanggan Berhak Dapat Kompensasi?
      • Copyright © 2026 Powered by BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri,Vista Notebook   sitemap