Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja

    Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja

    Waktu: 2026-09-12 18:59:39 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun. Nilai tersebut setara 49,5 persen dari target investasi sepanjang tahun sebesar Rp 2.041,3 triliun.

    Rosan mengatakan, capaian itu tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski perekonomian global masih dibayangi tantangan geopolitik dan geoekonomi.

    "Target tahun 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun. Pada semester pertama atau Januari sampai Juni 2026, realisasi investasi mencapai Rp 1.010,6 triliun atau meningkat 7,2 persen secara year-on-year. Capaian ini sudah memenuhi 49,5 persen dari target tahunan," ujar Rosan usai melaporkan perkembangan investasi kepada Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

    Realisasi investasi tersebut juga menyerap 1.448.862 tenaga kerja. Jumlah itu meningkat sekitar 15 persen dibandingkan semester I 2025.

    Berdasarkan sumber pendanaan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 502,9 triliun atau 49,8 persen dari total investasi. Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 507,6 triliun atau 50,2 persen.

    Komposisi investasi di Pulau Jawa dan luar Jawa juga relatif seimbang.

    Investasi di Pulau Jawa mencapai Rp 502,8 triliun atau 49,8 persen dari total realisasi. Investasi di luar Jawa mencapai Rp 507,8 triliun atau 50,2 persen.

    DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar secara gabungan PMA dan PMDN, yakni Rp 173,9 triliun atau 17,2 persen dari total investasi nasional.

    Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan investasi Rp 138,1 triliun, disusul Jawa Timur Rp 72,7 triliun, Sulawesi Tengah Rp 68,7 triliun, dan Banten Rp 66,3 triliun.

    Sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya menjadi penyerap investasi terbesar pada semester I 2026. Nilainya mencapai Rp 150,4 triliun atau 14,9 persen dari total investasi.

    Rosan menambahkan, Singapura masih menjadi investor asing terbesar di Indonesia pada semester I 2026 dengan nilai investasi 8,8 miliar dollar AS.

    Posisi berikutnya ditempati Hong Kong dengan investasi 7,8 miliar dollar AS, Tiongkok 3,9 miliar dollar AS, Jepang 1,9 miliar dollar AS, dan Amerika Serikat 1,7 miliar dollar AS.

    Menurut Rosan, tingginya realisasi investasi menunjukkan kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

    Ia menilai stabilitas ekonomi dan politik, tingkat pengembalian investasi yang menarik, serta reformasi perizinan menjadi faktor yang mendorong arus investasi tetap tumbuh.

    "Kami terus menjaga dan meningkatkan iklim investasi, termasuk melalui penyederhanaan perizinan agar memberikan kepastian bagi para investor," ujar Rosan.

    • Sebelumnya: Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
    • Selanjutnya: Alasan Jamwas Jadi Plt Jampidsus agar Permudah Periksa Febrie Adriansyah

      Artikel Terkait

      • Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega
      • Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
      • Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?
      • Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
      • Ampas Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Ini Penelitiannya
      • Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
      • Polisi Tangkap 3 Penadah Saat Buru Pencuri Motor di Karawang
      • Menteri Pigai Sesalkan Hoax Ajakan 'Belanja Rp 1 Juta/Bulan di Kopdes'
      • Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker
      • Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia

        Lihat Sekilas

      • Soal Kasus Pemerkosaan di Sampang, Polisi Ingatkan Orangtua Perketat Awasi Pergaulan Anak
      • Wamendagri Minta DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD
      • Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat
      • Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur
      • Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
      • Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
      • 3 Zodiak yang Diprediksi Makin Cuan pada 20-26 Juli 2026, Ada Virgo
      • Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
      • Resmi, Persib Bandung Datangkan Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025-2026
      • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
      • Copyright © 2026 Powered by Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja,Vista Notebook   sitemap