Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional

    Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional

    Waktu: 2026-09-12 19:01:32 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    JAKARTA, KOMPAS.com – Minat operator pelabuhan untuk menerapkan konsep Green and Smart Port (GSP) terus meningkat.

    Hal itu tercermin dari partisipasi delapan pelabuhan dalam Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, sebuah program asesmen yang dirancang untuk mendorong transformasi pelabuhan agar lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan berkelanjutan guna memperkuat sistem logistik nasional.

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pengembangan pelabuhan hijau dan cerdas menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi distribusi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

    "Pelabuhan merupakan simpul penting dalam rantai distribusi pangan. Transformasi menuju Green and Smart Port akan meningkatkan efisiensi logistik, membuat biaya distribusi lebih kompetitif, sekaligus menghadirkan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Zulhas dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

    “Ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing dan ketahanan pangan nasional," lanjutnya.

    Program GSPI ASRI 2026 diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group yang terdiri atas PT SUCOFINDO, PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), dan PT Surveyor Indonesia.

    Program tersebut mengintegrasikan prinsip ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai standar pengelolaan pelabuhan yang berkelanjutan.

    Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey mendapat mandat untuk menyusun kerangka asesmen sekaligus melakukan penilaian berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

    Chief Executive Officer IDSurvey Arisudono Soerono menilai meningkatnya jumlah pelabuhan yang mengikuti asesmen menunjukkan tumbuhnya kesadaran industri terhadap pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional pelabuhan.

    "Kepercayaan dari Kemenko Pangan menjadi kehormatan bagi IDSurvey,” kata Arisudono.

    “Kami berharap hasil asesmen ini mendorong semakin banyak pelabuhan di Indonesia menerapkan standar pelabuhan hijau bertaraf internasional sehingga mampu mendukung efisiensi logistik nasional," lanjut Arisudono.

    Sementara itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO Sandry Pasambuna mengatakan pihaknya akan terus mendukung implementasi Green and Smart Port melalui layanan testing, inspection, dan certification (TIC).

    "SUCOFINDO bersama IDSurvey akan terus mendampingi penguatan standar, pelaksanaan asesmen, dan peningkatan kapasitas pelabuhan agar transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas berjalan secara konsisten serta mampu meningkatkan daya saing nasional," ujar Sandry.

    Dalam pelaksanaan GSPI ASRI 2026, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik meraih nilai asesmen tertinggi secara nasional. Posisi berikutnya ditempati PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Krakatau Bandar Samudera.

    Penghargaan juga diberikan kepada PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan, serta Terminal Petikemas Bitung atas komitmen mereka dalam menerapkan prinsip pelabuhan yang lebih ramah lingkungan dan berbasis teknologi.

    Usai penyerahan hasil asesmen, Zulhas bersama sejumlah menteri turut menyalurkan bantuan pangan kepada pengemudi ojek daring, nelayan, dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Petrokimia Gresik dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-54 perusahaan.

    • Sebelumnya: Sanksi untuk 6 Mahasiswa Unesa yang Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap 26 Orang
    • Selanjutnya: Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu

      Artikel Terkait

      • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
      • Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
      • BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya
      • Pasokan Bio Solar Dipangkas Separuhnya, Antrean Truk di SPBU Bengkulu Sepanjang Ratusan Meter
      • Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris
      • Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
      • Yogyakarta Masih Butuh 380 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 15 Miliar
      • Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
      • Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
      • Kejagung Siap Disupervisi KPK dalam Menangani Kasus Febrie Adriansyah

        Lihat Sekilas

      • Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo
      • Ramalan 12 Shio Hari Ini 18 Juli 2026, Ada yang Makin Produktif
      • Pilihan Motor Listrik Bekas per Juli 2026, Harga mulai Rp 4,5 Jutaan
      • Diet Bebas Gluten Bikin Berat Badan Matt Damon Turun, Pakar: Bukan Karena Glutennya
      • Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
      • Intip Paspor Pelaut Zaman Belanda di Museum Bahari Jakarta, Sejak 1939
      • Pimpinan BGN Agustina Cerita Canda Prabowo soal Rambut yang Memutih
      • [KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara
      • Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
      • Kisah SD di Mojokerto: Guru Iuran Bangun Toilet, Dua Ruang Kelas Kini Tak Bisa Dipakai
      • Copyright © 2026 Powered by Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional,Vista Notebook   sitemap