Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas

    Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas

    Waktu: 2026-07-29 18:11:10 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Diduga rebutan air untuk mengaliri persawahan, dua petani di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan terlibat duel menggunakan senjata tajam.

    Satu korban tewas, sementara satu lainnya terluka dan kini telah diamankan oleh aparat kepolisian bersama barang bukti.

    Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (15/7/2026) pukul 07.00 Wita di areal persawahan Launga, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng yang melibatkan Alimuddin (68) dan SR (48).

    Informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa ini berawal saat terduga pelaku SR mendatangi korban dan meminta agar membuka saluran irigasi untuk pengairan sawahnya.

    Namun permintaan tersebut tidak diindahkan oleh korban sehingga terjadi cekcok mulut yang berujung perkelahian menggunakan senjata tajam.

    Akibat dari peristiwa ini, Alimuddin tewas di lokasi kejadian dengan sejumlah luka bacokan pada bagian tubuhnya. Sementara SR melarikan diri setelah melihat korbannya terkapar.

    Otopsi jasad korban

    Aparat kepolisian di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait duel maut antara dua petani. Rabu, (15/7/2026).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Aparat kepolisian di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait duel maut antara dua petani. Rabu, (15/7/2026).

    Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lateamammala Soppeng untuk diotopsi sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga.

    "Jasad korban ditemukan tadi pagi dan ada beberapa luka bekas senjata tajam pada tubuh korban," kata AKBP Aditya Pradana, Kapolres Soppeng yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.

    SR sendiri yang juga menderita luka bacokan pada lengan kanan berhasil diamankan polisi pada pukul 10.00 Wita di areal persawahan tak jauh dari TKP.

    Selain SR, polisi juga mengamankan dua bilah senjata tajam berupa parang sebagai barang bukti.

    "Informasi awal yang kami terima adalah peristiwa diawali dengan pertengkaran mulut di mana terduga pelaku meminta agar sawahnya juga dialiri air tetapi permintaan tersebut tidak digubris oleh korban sehingga terjadi pertengkaran yang berujung perkelahian menggunakan senjata tajam," kata AKP Dodie Rama Putra, Kasat Reskrim Polres Soppeng yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.

    Terancam 15 tahun penjara

    SR kini diamankan di Mapolres Soppeng guna menjalani proses hukum dan terancam pasal 458 KUHP Undang Undang Nomor 1 tahun 2023 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

    Sementara jasad Alimuddin telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada pukul 16.00 Wita di pemakaman umum Latellang, Launga, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja.

    Polisi sendiri masih melakukan penjagaan di rumah duka guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

    • Sebelumnya: Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam
    • Selanjutnya: Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari

      Artikel Terkait

      • "Kami Akan Bertindak atas Nama Negara", Ultimatum Said Iqbal ke Kantor Laundry yang Tahan Ijazah
      • Ekonom Sebut Pertumbuhan Utang Luar Negeri RI Dipicu oleh Hal Ini
      • Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
      • 4 Pemimpin Dunia yang Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
      • Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN
      • Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
      • Skenario Keji Anak Angkat di Nganjuk, Jadi Otak Pembunuhan Ayah, Jasadnya Dikubur di Samping Rumah
      • Kata Mbappe soal Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia tapi Perancis Kalah 6-4 dari Inggris
      • Setahun Eksploitasi Bug PayPal untuk "Curi" Laptop, Pelaku Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi
      • Rumah Wanita di Kediri Diduga Sengaja Dibakar Mantan Suami, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

        Lihat Sekilas

      • Taylor Swift dan Coldplay Pernah Konser di MetLife Stadium, Venue Final Piala Dunia
      • Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
      • Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Rp 14,2 Miliar Kasus Pinjol ke Kas Negara
      • Jadwal Indonesia Vs Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026, Live di Mana?
      • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
      • Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
      • Bandara Juanda Direvitalisasi, Siap Tampung Pesawat Super Jumbo Airbus A380
      • 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
      • Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
      • Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara
      • Copyright © 2026 Powered by Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas,Vista Notebook   sitemap