Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi

    RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi

    Waktu: 2026-07-29 18:41:21 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur digital nasional yang didukung konektivitas andal, pasokan energi berkelanjutan, serta kepastian berusaha yang transparan. Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transformasi digital.

    "Hari ini kita merayakan pendaratan Sistem Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi. Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital tercepat dan terdekat di Asia Tenggara antara Indonesia dan Singapura. Sistem yang dikembangkan oleh Telin bersama BW Digital ini akan menghadirkan kapasitas tambahan lebih dari 1,6 petabit per detik dengan latensi kurang dari 2 milidetik antara kedua negara kita," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Senin .

    Kapasitas dengan latensi rendah ini akan mendukung berbagai layanan digital strategis, termasuk komputasi awan tingkat lanjut, inferensi kecerdasan artifisial , transaksi keuangan berfrekuensi tinggi, serta pengembangan layanan digital generasi berikutnya.

    Kabel Nongsa-Changi pun tidak hanya menjadi infrastruktur konektivitas, tetapi juga fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru di kawasan Asia Tenggara.

    Saat ini Indonesia telah memiliki 235,26 juta pengguna internet dengan tingkat penetrasi 81,72%, serta pelanggan broadband tetap mencapai 99,5 juta. Indonesia juga merupakan pasar AI potensial terbesar keempat di Asia setelah Tiongkok, India, dan Jepang, dengan nilai pasar mencapai USD70 miliar atau sekitar 6,4% dari pasar AI Asia.

    Batam dinilai berkembang pesat sebagai gerbang digital kedua Indonesia setelah Jakarta karena didukung lokasi strategis, konektivitas andal, pasokan energi yang terus berkembang, serta lingkungan kebijakan yang mendukung investasi.

    Fasilitas NDP1 milik BW Digital di Nongsa Digital Park memiliki kapasitas IT sebesar 120 MW, sementara DayOne bersama INA tengah mengembangkan kampus hyperscale baru dengan jalur pasokan listrik terkontrak menuju 450 MW. Oracle bahkan telah memilih Batam sebagai Indonesia North Cloud Region.

    Perkembangan ini tidak lepas dari kerja sama Indonesia-Singapura 6 Working Group , khususnya di kawasan Batam-Bintan-Karimun , yang terus mendorong penguatan konektivitas dan investasi digital di kawasan ini.

    Kabel Nongsa-Changi menjadi salah satu tindak lanjut konkret dari pertemuan Leaders' Retreat antara Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Singapura pada awal Juli 2026.

    Pemerintah juga terus memperkuat kebutuhan energi dan kepastian berusaha untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital. Indonesia menargetkan perluasan kapasitas energi terbarukan dan energi campuran hingga lebih dari 100 GW dalam dekade ini.

    Di sisi lain, Indonesia telah memasuki pembahasan aksesi Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership pada 26 Juni 2026, sementara proses aksesi Organisation for Economic Co-operation and Development berjalan paralel untuk membangun lingkungan bisnis yang transparan dan dapat diprediksi.

    "Mari kita bangun koridor digital ini, tidak hanya dengan kabel dan pusat data, tetapi juga dengan kepercayaan, kemitraan, dan visi bersama. Semoga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh Indonesia dan Singapura, tetapi juga oleh seluruh kawasan ASEAN dan dunia," pungkas Airlangga Hartarto.

    • Sebelumnya: Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari Lewat Sistem FIFO
    • Selanjutnya: Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

      Artikel Terkait

      • Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
      • Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China
      • Penggeledahan Hampir 8 Jam di Kantor Dinkes Banjar, Penyidik Kejari Bawa 48 Dokumen dan Komputer
      • Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL
      • Jangan Simpan Motor Listrik di Tempat Panas dan Lembab, Ini Alasannya
      • Thierry Henry: Para Pemain Spanyol Sudah Paham Filosofi Sejak Usia 9 Tahun
      • Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat
      • Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
      • Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
      • Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album

        Lihat Sekilas

      • Pembunuh Cucu Mpok Nori Didakwa Melakukan Pembunuhan Berencana
      • Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
      • Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
      • Komparasi Motor Listrik Rp 25 Jutaan: VinFast Viper Vs Emotor Sprinto
      • Polda NTT Akan Gelar Perkara Kasus Dokter Icha Pekan Ini
      • Chef Kapal Pesiar Mewah Ungkap 5 Kebiasaan Makan Orang Super Kaya demi Panjang Umur
      • BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
      • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
      • Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara
      • Inggris di Depan Kebesaran Messi, Waktunya Sepak Bola Pulang Kampung
      • Copyright © 2026 Powered by RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi,Vista Notebook   sitemap