Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China

    Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China

    Waktu: 2026-09-12 19:00:45 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Lebih dari 900.000 orang telah mengungsi dari rumah-rumah mereka di China, seiring topan dahsyat, Topan Bavi semakin mendekati wilayah negara tersebut.

    Cuaca ekstrem telah menyebabkan kerusakan parah di China selatan dan tengah minggu ini, dengan badai yang menewaskan sedikitnya 39 orang dan menyebabkan puluhan sungai meluap serta bendungan jebol.

    Dilansir kantor berita AFP, Sabtu , Topan Bavi diperkirakan akan mendarat pada Minggu pagi di sekitar Wenzhou, sebuah kota metropolitan berpenduduk hampir 10 juta jiwa di provinsi Zhejiang, China bagian timur. Pemerintah kota tersebut mengatakan 887.801 orang telah dievakuasi dari rumah mereka hingga Jumat malam waktu setempat.

    "Mobilisasi proaktif dan menyeluruh dilakukan sepenuhnya untuk berjaga-jaga terhadap skenario terburuk," kata otoritas Wenzhou dalam sebuah pernyataan.

    Warga menggunakan kayu untuk memperkuat penutup logam yang melindungi toko-toko dan menempelkan selotip pada jendela. Topan Bavi diperkirakan akan membawa "hujan lebat yang luar biasa" ke Zhejiang bagian timur dan provinsi Fujian bagian timur laut.

    Sementara di Taiwan, jalan-jalan sebagian besar sepi di Taiwan utara, di mana sebagian besar bisnis tutup untuk hari kedua karena angin dan hujan menerpa wilayah tersebut.

    Lebih dari 14.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka, ratusan penerbangan dibatalkan, dan lebih dari 170.000 rumah tangga di seluruh Taiwan mengalami pemadaman listrik akibat Topan Bavi.

    "Semua orang takut akan cuaca buruk dan memilih untuk tetap di dalam rumah, tetapi saya hanya keluar karena ada pesanan," kata seorang pemilik warung sarapan bernama Tsai kepada AFP di kota pelabuhan Keelung, Taiwan.

    "Beberapa orang sedang bertugas dan tidak akan punya makanan, jadi saya masih perlu mengantarkan makanan kepada mereka," kata pria berusia 50 tahun itu.

    Badai Bavi diturunkan statusnya menjadi topan saat melintasi Samudra Pasifik setelah menghantam Guam dan Kepulauan Mariana Utara pada hari Senin sebagai topan super.

    Kecepatan angin maksimumnya melambat menjadi 137 kilometer per jam, dengan hembusan sekitar 173 km/jam, pada hari Sabtu , menurut Badan Meteorologi Pusat Taiwan .

    Sementara di Filipina, jumlah korban tewas akibat tanah longsor dan insiden lain yang dipicu oleh hujan lebat akibat Topan Bavi, telah meningkat menjadi 18 orang, sebagian besar di pulau Mindanao, Filipina selatan.

    Hampir 11.000 orang di seluruh kepulauan tersebut mengungsi dari rumah mereka dan puluhan pelabuhan tetap ditutup, dengan 313 kapal berlindung.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Resep Telur Puyuh Kecap Ala Korea, Lauk Sederhana dengan Bumbu Meresap
    • Selanjutnya: HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global

      Artikel Terkait

      • Live Bareng Rizky Nazar Jadi Sorotan, Anjasmara: Saya Tidak Sebut Nama
      • Israel Ikut Cegat Rudal Iran yang Mengarah ke Yordania
      • Kelompok Kriminal Terorganisir India Jadi Ancaman Global
      • [POPULER OTOMOTIF] Komparasi Motor Listrik VinFast dan Polytron Fox 350, Bocoran Innova Zenix
      • Deretan Aksi Rasisme di Piala Dunia 2026, Suporter hingga Pemain Jadi Korban
      • Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional
      • Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
      • Satu per Satu Toko Buku Independen Hong Kong Dibungkam, 5 Orang Ditangkap
      • Istri Kenang Serda Hengki sebagai Sosok Sederhana, Selalu Mengajarkan Kemandirian
      • RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan

        Lihat Sekilas

      • Janji Kejagung Transparan dalam Menangani Kasus Eks Jampidsus Febrie
      • BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci
      • Kejelian Pemain Timnas Voli Putra Indonesia Lihat Kelemahan Kamboja di SEA V Cup 2026
      • Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau
      • Bukan Sekadar Pesta, Gawai Dayak Jadi Wujud Syukur atas Hasil Panen dan Berkah Hidup
      • Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU
      • Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
      • "Mereka Tak Butuh Empati, tapi Keadilan Pendidikan" Kala Sekolah Wilayah 3T Tak Terjamah Negara
      • Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie
      • Asosiasi Desa Harap KDKMP Bisa Bangun Produktivitas-Genjot Ekonomi Warga
      • Copyright © 2026 Powered by Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China,Vista Notebook   sitemap