Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki

    Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki

    Waktu: 2026-09-12 19:00:12 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Nasib malang menimpa Sri Mulyatin , seorang pemilik UMKM di Jakarta Pusat. Sri yang berniat membeli laptop melalui marketplace dengan layanan pengiriman instan agar cepat sampai, namun diduga dilarikan oleh oknum kurir ojek online .

    Kejadian bermula saat suami Sri memesan satu unit laptop dari sebuah toko di kawasan Mangga Dua untuk dikirim ke rumah mereka di daerah Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa . Sri memilih layanan instan karena membutuhkan perangkat tersebut segera.

    "Kebetulan yang pesen itu suami saya. Nah, berhubung suami saya di kantor lagi kerja, nah pas kita tahunya itu pas pulang suami saya gitu. Katanya, 'Paketnya udah ada belum?' gitu. 'Belum'," kata Sri kepada detikcom, Sabtu .

    "Pas dia lihat status pengirimannya, 'Lah, ini udah selesai jam 12.17'," lanjutnya.

    Sri kemudian mencoba menghubungi nomor driver yang tertera atas nama Sarwani. Namun tidak ada balasan yang diterima Sri.

    "Kita hubungi nomor driver-nya, awalnya masih aktif. Pas kita chat, terus kita telepon, nggak diangkat. Nggak lama kemudian kita diblokir," ungkapnya.

    Sri menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan foto wajah dan kartu identitas pelaku dari pihak toko di Mangga Dua. Hal ini dikarenakan setiap pengambilan barang elektronik, pihak toko biasanya mendokumentasikan identitas kurir.

    Akibat kejadian ini, Sri mengalami kerugian sebesar Rp 8,5 juta.

    "Kalau yang di video aku kan Rp 15 juta itu ya, yang segitu harga normalnya itu mah segitu katanya. Cuma kita dapat diskon, jadi kerugiannya itu Rp 8,5 jutaan," ucapnya.

    Sri mengungkapkan alasannya menggunakan layanan instan meski dengan tarif lebih mahal adalah karena faktor kebutuhan. Laptop tersebut rencananya akan langsung digunakan untuk menunjang pekerjaannya.

    " buat bekerja sih. Sangat ngehambat-lah karena kan kita makanya pakai instan biar cepat datangnya, terus sekarang malah kayak gini," keluh Sri.

    Dia mengaku sempat mencoba menggertak pelaku dengan mengirimkan rekaman video yang menunjukkan dirinya sedang berada di kantor polisi. Harapannya pelaku takut dan mengembalikan barangnya.

    "Harapan saya sih membuat efek jera kepada oknum-oknum driver. Karena setelah kasus kami muncul, ternyata banyak orang juga yang mengalami tapi mereka enggak berani speak up," tuturnya.

    Sri telah resmi melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat. Dia menyebut tengah menunggu perkembangan dari pihak kepolisian.

    Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan tersebut. Dia memastikan pihaknya telah memonitor kasus yang viral di media sosial ini.

    "Monitor. Sudah laporan dan dalam penyelidikan anggota kami," ujar Roby saat dihubungi.

    Roby juga menegaskan bahwa tim penyidik telah berhasil mengantongi identitas kurir ojol yang membawa kabur laptop milik korban. Saat ini, polisi tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

    " sudah ada. Sedang dalam pengejaran," pungkas Roby.

    • Sebelumnya: Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
    • Selanjutnya: AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli

      Artikel Terkait

      • Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris
      • Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
      • KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dan 5 Lokasi Lainnya
      • Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak
      • Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
      • Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
      • Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
      • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Ada Perubahan Daftar Penerima
      • Viral Stadion Pakansari Penuh Asap dan Bising Knalpot, Ini Penyebabnya
      • Kesaksian Warga Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Tewaskan 4 Orang

        Lihat Sekilas

      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas
      • BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
      • Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini
      • Sakit Hati Sejak Kecil dan Terbelit Utang Jadi Motif Anak Angkat Habisi Ayah di Nganjuk
      • Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
      • Viral Stadion Pakansari Penuh Asap dan Bising Knalpot, Ini Penyebabnya
      • Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi
      • KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM
      • Inter Milan Siapkan Tawaran Perdana untuk Djed Spence
      • Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur
      • Copyright © 2026 Powered by Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki,Vista Notebook   sitemap