Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan

    Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan

    Waktu: 2026-09-12 19:01:08 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Dia menyampaikan, air bersih sudah minim sejak sebulan terakhir, tapi belakangan ini makin parah. Akibatnya, banyak warga harus beli air bersih.

    "Untuk masak saja kita sulit. Kalau untuk mandi mungkin kita masih menahan diri bisa cari meski sedikit," katanya.

    Dia berharap segera ada bantuan air bersih dari pemerintah.

    Sebab, harga air bersih cukup mahal. Yakni, Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per tangki.

    "Kalau bagi yang punya uang bisa beli. Tapi bagi yang kurang mampu terpaksa menunggu bantuan," ucapnya.

    Warga lainnya, Alfian mengatakan, masjid di Desa Ambat tak lagi mendapatkan penyaluran air bersih. Pengurus masjid harus membeli air bersih untuk kebutuhan jemaah.

    "Seminggu terakhir air semakin sulit. Di masjid sini sudah banyak beli," ucapnya.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Achmad Zainullah mengaku belum melakukan dropping air karena masih mendata daerah kekeringan.

    "Kami masih proses pendataan, belum tuntas," ucapnya.

    Dia menjelaskan, dropping air akan dilakukan setelah pendataan selesai. Data tersebut sebagai acuan BPBD untuk mengajukan anggaran penyaluran air bersih.

    Total ada 76 desa tersebar di 13 kecamatan yang rawan terjadi kekeringan di Kabupaten Pamekasan. Empat kecamatan mengalami kering kritis, di antaranya di Kecamatan Waru, Batumarmar, Palengaan dan Kecamatan Pasean.

    • Sebelumnya: Daftar 15 Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Hasil Pilkada 2024 yang Ditangkap KPK dari 2025-2026
    • Selanjutnya: Rapat BPH Migas-Pertamina Patra Niaga, Ketua Komisi XII Sebut Stok BBM Cukup

      Artikel Terkait

      • Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU
      • SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
      • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
      • Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
      • Ditunjuk Jadi Direktur Sepakbola, "Misi Penebusan" Alfredo Vera di Persipura
      • FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta
      • Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar
      • Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
      • Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
      • Waspada Penipuan via Google Meet Ngaku-ngaku Polisi Catut Logo PMJ-PPATK

        Lihat Sekilas

      • Lari Bareng Pramono, Menkop Ajak Gen Z Kenal Koperasi Lewat GenCoopRun
      • Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
      • KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
      • 2 WN Vietnam Dideportasi gegara Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
      • Polisi Pingsan Ditabrak Pelajar saat Mengatur Lalu Lintas di Bantul
      • 14 Desa di Temanggung Gelar Pilkades Serentak, Mana Saja?
      • Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
      • Anomali Banjir di Tengah Kemarau
      • Nur Widayanto Ungkap Sebab Kekalahan Timnas voli putra Indonesia dari Kamboja
      • Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
      • Copyright © 2026 Powered by Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan,Vista Notebook   sitemap