Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Anomali Banjir di Tengah Kemarau

    Anomali Banjir di Tengah Kemarau

    Waktu: 2026-07-29 18:08:41 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Indonesia sedang berada di musim kemarau. Namun, ada anomali banjir di sejumlah daerah.

    Banjir antara lain terjadi di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara; Agam, Sumatera Barat; dan Sinjai, Sulawesi Selatan. Warga di daerah terdampak sampai harus mengungsi.

    "Terdapat anomali kejadian yaitu banjir bandang di Kabupaten Agam, kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Minggu .

    Banjir bandang di Agam itu terjadi saat Indonesia berada di musim kemarau. Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan pendangkalan aliran Sungai Batang Tumayo hingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga.

    Dalam video yang dikirimkan BNPB, tampak air berwarna cokelat mengalir deras di depan rumah warga. Aliran air juga masuk ke rumah warga.

    Abdul Muhari mengatakan 90 kepala keluarga terkena dampak banjir ini. Warga yang sempat mengungsi kembali ke rumahnya ketika air sudah surut.

    "Ketika kejadian, sebanyak 450 warga mengungsi sementara waktu. Menjelang dini hari banjir dilaporkan berangsur surut dan sebagian pengungsi kembali ke rumah masing-masing," jelasnya.

    Muhari mengimbau warga untuk tetap waspada dengan kemungkinan bencana. Warga juga diimbau untuk memantau pembaruan informasi dari sumber resmi.

    Banjir di Tapteng

    Hujan deras juga memicu banjir bandang di Tapteng, Sumut. Sebanyak 200 kepala keluarga terdampak banjir tersebut.

    Banjir melanda Kelurahan Sipange pada Jumat , pukul 17.00 WIB. Banjir disebut terjadi karena hujan deras membuat tanggul jebol.

    "Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Tukka menyebabkan jebolnya tanggul darurat sungai Aek Silaga Laga di Kelurahan Sipange," demikian tertulis dalam laporan BPDB Sumut, dilansir Minggu .

    Tanggul jebol membuat air masuk ke rumah-rumah warga. Terdapat 200 KK terdampak banjir tersebut.

    BNPB mengatakan banjir mulai surut pada Minggu . Wilayah terdampak banjir meliputi tujuh kelurahan di empat kecamatan yaitu Kecamatan Tukka, Badiri, Pinangsori, dan Sarudik.

    Sebanyak 145 jiwa warga Kelurahan Sipangen mengungsi di Gedung Gereja HKBP Sipange. Dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan permakanan bagi warga terdampak.

    Banjir di Sinjai

    Banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan . Sejumlah kantor instansi pemerintahan juga ikut tergenang, termasuk rumah jabatan Bupati Sinjai.

    "Sejumlah kantor pemerintah tergenang banjir setinggi 40 sentimeter hingga 1 meter. Rujab juga, tinggi banjir 40 sentimeter," ujar Analis Bencana BPBD Sinjai Andi Octave Amier kepada detikSulsel, Minggu .

    Banjir itu terjadi di Balangnipa, Biringere, Bongki, Kecamatan Sinjai Utara pada Minggu sekitar pukul 03.00 Wita. Banjir disebabkan karena curah hujan yang tinggi sejak Sabtu sekitar pukul 23.00 Wita.

    Hujan memicu air Sungai Tangka dan anak Sungai Bontompare meluap. Banjir turut merendam perumahan warga.

    "Aliran sungai itu melewati Kota Sinjai. Akibatnya beberapa ruas jalan, ratusan rumah warga, fasilitas perkantoran, sekolah, masjid, dan fasilitas olahraga terendam banjir," katanya.

    Peringatan Cuaca BMKG

    BMKG telah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat di Sumut dan Sulsel. Dilihat dari situs BMKG, Minggu , daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem itu diberi tanda dengan warna kuning dan oranye.

    Berikut ini potensi cuaca ekstrem 3 harian berdasarkan situs BMKG:

    Aceh19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Bali19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    Banten19 Juli: Angin Kencang20 Juli: Angin Kencang21 Juli: Angin Kencang

    Bengkulu19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    DKI Jakarta19 Juli: -20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    Jawa Barat19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang

    Jawa Timur19 Juli: -20 Juli: -21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang

    Kalimantan Barat19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    Kalimantan Tengah19 Juli: -20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Kalimantan Timur19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Kalimantan Utara19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Kepulauan Bangka Belitung19 Juli: -20 Juli: -21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Kepulauan Riau19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Maluku19 Juli: Angin Kencang20 Juli: Angin Kencang21 Juli: -

    Maluku Utara19 Juli: Angin Kencang20 Juli: -21 Juli: Angin Kencang

    Nusa Tenggara Barat19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang21 Juli: -

    Nusa Tenggara Timur19 Juli: Angin Kencang20 Juli: Angin Kencang21 Juli: Angin Kencang

    Papua Barat19 Juli: Angin Kencang20 Juli: -21 Juli: -

    Papua Pegunungan19 Juli: -20 Juli: -21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Riau19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    Sulawesi Selatan19 Juli: Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat Angin Kencang20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang

    Sulawesi Tengah19 Juli: -20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    Sulawesi Tenggara19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Sulawesi Utara19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat Angin Kencang

    Sumatera Barat19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: -

    Sumatera Selatan19 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat20 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat21 Juli: Waspada Hujan Sedang-Lebat

    Sumatera Utara19 Juli: Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat20 Juli: Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat21 Juli: Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat.

    • Sebelumnya: Mahasiswa ITB Kurang Mampu Asal Jakarta Akan Dapat Beaiswa dari Pemprov, 85 Nama Diserahkan ke Pramono Anung
    • Selanjutnya: Di Balik Laporan Ahmadinejad: Pertarungan Narasi Perang Iran

      Artikel Terkait

      • Masih Buka Peluang Tambah Pemain, Timnas Indonesia Segera Tentukan 23 Nama untuk Piala AFF 2026
      • Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
      • Kebocoran Gas Diduga Picu Ledakan di Rumah Mewah Medan, Lurah: Di Kompleks Ini Semua Pakai Gas Tanam
      • Pengamat Sebut BBM Langka di Sumut Bisa Picu Harga Kebutuhan Pokok Naik jika Tak Segera Teratasi
      • Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
      • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global
      • Feryanto Takumansang Ubah Kecintaan pada Laut Menjadi Sumber Penghidupan Lewat Wisata Pulisan
      • Purbaya dan DPR Berdebat soal Penempatan Rp 400 Triliun Dana SAL di Bank BUMN
      • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
      • Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker

        Lihat Sekilas

      • Habiburokhman Jadi Ketua Panja Terkait Kasus Febrie Adriansyah
      • 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
      • Ekonom Sebut Pertumbuhan Utang Luar Negeri RI Dipicu oleh Hal Ini
      • OJK Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Asuransi Indosurya ke Jaksa
      • Kini Sejajar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas jadi Negara Menengah Atas
      • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
      • Bandara Husein Sastranegara Kini Layani Rute Langsung ke 8 Kota Indonesia
      • Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
      • Ironi Sektor Konstruksi, Baru 629.622 Orang Pekerja Bersertifikat
      • Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris
      • Copyright © 2026 Powered by Anomali Banjir di Tengah Kemarau,Vista Notebook   sitemap