Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih

    Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih

    Waktu: 2026-09-12 19:00:13 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Mobilitas masyarakat di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), berangsur pulih setelah jembatan darurat di atas Sungai Batang Anai kembali dibuka untuk umum.

    Berfungsinya jembatan tersebut menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terus dikawal Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan normal.

    Jembatan darurat kembali difungsikan setelah pekerjaan normalisasi alur Sungai Batang Anai berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal.

    Berkat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta berbagai pihak terkait, pekerjaan yang semula diperkirakan membutuhkan waktu tiga hari dapat diselesaikan hanya dalam dua hari.

    Pada tahap awal, jembatan dibuka untuk pejalan kaki, sepeda motor, dan kendaraan roda tiga.

    Adapun kendaraan roda empat masih belum diizinkan melintas karena konstruksi jembatan bersifat sementara dan masih memerlukan penyempurnaan, termasuk pemasangan pagar pengaman di kedua sisi.

    Meski demikian, berfungsinya kembali jembatan tersebut telah membawa harapan baru bagi masyarakat.

    Jalur itu menjadi akses utama yang setiap hari dimanfaatkan lebih dari 2.000 kendaraan dan melayani mobilitas sekitar 40.000 penduduk di kawasan Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

    "Kami benar-benar bersyukur jembatan ini bisa dibuka lebih cepat. Sekarang anak-anak bisa sekolah dan kami bisa bekerja tanpa harus memutar jauh. Semoga pembangunan jembatan permanen segera dimulai," ujar Rino, warga setempat, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (20/7/2026).

    Sebagai bagian dari rehabilitasi dan rekonstruksi permanen, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BPJN telah menyiapkan pembangunan jembatan baru sepanjang 140 meter yang terdiri atas dua bentang masing-masing 70 meter.

    Jembatan selebar 6 meter tersebut akan menggunakan konstruksi rangka baja dengan nilai investasi sekitar Rp 45,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ditargetkan mulai dibangun pada 2026.

    Pembangunan jembatan permanen itu diharapkan tidak hanya mengembalikan konektivitas masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan infrastruktur di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.

    Dengan demikian, akses transportasi, distribusi barang, layanan publik, serta roda perekonomian masyarakat dapat tetap berjalan meski menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.

    Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pihak. 

    "Kami harapkan dukungan dari semua pihak untuk bergerak bergotong royong mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Tito.

    Hal tersebut disampaikan Tito usai Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (18/6/2026).

    • Sebelumnya: Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
    • Selanjutnya: CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal

      Artikel Terkait

      • TNI AD Sampaikan Duka Cita Usai Insiden Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
      • Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas
      • Teka-teki "Safe House" Bupati Sukoharjo di Solo, Diduga Simpan Brankas Emas
      • Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator 'Jual' Miras di Taman Mataram
      • Cara Terbaik Menenangkan Anak Tantrum Menurut Psikolog
      • Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
      • Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
      • Kejagung Tegaskan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Tersangka
      • Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
      • Cerita Warga Terbantu oleh Yanduan Propam Polri: 2 Hari Masalah Selesai

        Lihat Sekilas

      • BRIN: Papua Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Indonesia, Simpan Ribuan Spesies Endemik
      • Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri
      • Anggota BPK RI Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 9 Jam Usai Rumahnya Digeledah
      • Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
      • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan MentalĀ 
      • Perang Berlanjut, Trump Ancam Lebih Banyak Serangan ke Iran
      • Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
      • AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal
      • Harta Benda Ludes dalam Kebakaran Bekasi, "Saya Hanya Sempat Selamatkan Anak-anak..."
      • Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia
      • Copyright © 2026 Powered by Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih,Vista Notebook   sitemap