Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 

    Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 

    Waktu: 2026-07-29 17:57:48 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Pemantauan kesehatan fisik selama pengobatan

    Penanganan pasien skizofrenia terus mengalami perkembangan. Jika selama bertahun-tahun fokus terapi lebih banyak diarahkan pada pengendalian gejala kejiwaan, kini perhatian kalangan medis semakin meluas hingga mencakup kesehatan fisik pasien, terutama dalam mengatasi obesitas.

    Perubahan pendekatan tersebut didukung oleh semakin banyaknya bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa keberhasilan terapi skizofrenia tidak hanya ditentukan oleh stabilitas kondisi mental, tetapi juga kemampuan menjaga kesehatan metabolik pasien. 

    Perspektif tersebut diperkuat oleh hasil uji klinis acak yang dipublikasikan dalam JAMA Psychiatry yang melibatkan 154 pasien berusia 18 hingga 60 tahun yang didiagnosis skizofrenia atau gangguan terkait. 

    Penelitian bertajuk Semaglutide Treatment of Antipsychotic-Treated Patients With Schizophrenia, Prediabetes, and Obesity: The HISTORI Randomized Clinical Trial menunjukkan bahwa intervensi menggunakan semaglutide pada pasien skizofrenia dengan prediabetes dan obesitas mampu memperbaiki kondisi metabolik tanpa ditemukan perburukan gejala kejiwaan selama masa penelitian.

    Pada akhir penelitian, kelompok yang menerima semaglutide menunjukkan rata-rata penurunan berat badan sebesar 9,21 kilogram, penurunan kadar HbA1c sebesar 0,46 persen, yang menunjukkan membaiknya pengendalian gula darah, termasuk juga perbaikan profil lemak darah.

    Temuan ini dinilai memberikan gambaran baru mengenai bagaimana pengelolaan kesehatan fisik dapat diintegrasikan ke dalam perawatan pasien dengan gangguan jiwa berat.

    Di Indonesia, zat aktif semaglutide dipasarkan oleh Novo Nordisk melalui dua produk dengan indikasi berbeda, yakni Ozempic untuk terapi diabetes melitus tipe 2 dan Wegovy untuk manajemen berat badan sesuai indikasi yang telah disetujui. Penggunaannya merupakan obat resep yang hanya boleh dilakukan berdasarkan penilaian dan pengawasan tenaga kesehatan

    Menurut para peneliti, hasil studi ini memperkuat pentingnya pendekatan multidisiplin dalam pelayanan kesehatan jiwa.

    Penanganan pasien skizofrenia tidak hanya menjadi tanggung jawab psikiater, tetapi juga memerlukan keterlibatan dokter penyakit dalam atau endokrinolog, ahli gizi, perawat, psikolog, dan tenaga kesehatan lain sesuai kebutuhan.

    Meski memberikan hasil yang  menjanjikan, peneliti menegaskan bahwa penelitian ini memiliki batasan.

    Studi hanya dilakukan pada pasien skizofrenia yang menggunakan antipsikotik generasi kedua serta mengalami prediabetes dan obesitas atau kelebihan berat badan. Oleh karena itu, hasil penelitian tidak dapat langsung diterapkan pada seluruh populasi pasien.

    • Sebelumnya: Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling
    • Selanjutnya: Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala

      Artikel Terkait

      • Pesawat Mendarat Sendiri Tanpa Pilot, Teknologi Garmin Selamatkan Dua Nyawa
      • Kemarahan Legenda Serie A atas Wasit di Laga Inggris vs Argentina: Memalukan!
      • Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
      • Satgas PRR Dorong Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir Tapanuli Tengah
      • Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air
      • Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi, Pemadaman Terkendala Macet
      • Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama
      • Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
      • Satgas Unesa Ungkap 26 Korban Kekerasan Seksual: 22 Mahasiswa, 4 Dosen
      • Teka-teki "Safe House" Bupati Sukoharjo di Solo, Diduga Simpan Brankas Emas

        Lihat Sekilas

      • Bandara Husein Sastranegara Kini Layani Rute Langsung ke 8 Kota Indonesia
      • Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
      • Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru
      • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
      • Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
      • Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
      • Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
      • Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
      • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel
      • Dinas LH Banten Minta Pengelola TPA Rutin Siram Sampah Cegah Kebakaran
      • Copyright © 2026 Powered by Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental ,Vista Notebook   sitemap