Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi

    Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi

    Waktu: 2026-09-12 18:58:40 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Rumah Sakit Dijaga Ketat dan Akses Dibatasi

    Pantauan di lapangan menunjukkan suasana RSUD Caruban yang dijaga ketat oleh personel TNI dan polisi militer. Anggota TNI dan Polisi Militer bersiaga penuh, baik di area lobi maupun di dalam ruang perawatan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

    Tampak beberapa pasien yang sedang berbaring mendapatkan penjagaan ketat dari personel TNI aktif. Penjagaan ketat di rumah sakit maupun di lokasi kejadian ini merupakan prosedur standar dalam pengamanan insiden yang melibatkan objek vital militer.

    Pada pukul 18.57 WIB, terpantau enam personel polisi militer yang datang dengan dua kendaraan roda empat memasuki ruang IGD RSUD Caruban untuk melakukan koordinasi lanjutan.

    Sementara itu, kondisi para korban luka-luka yang sebelumnya sempat berada di IGD, terpantau sudah dipindahkan ke ruang rawat inap untuk mendapatkan perawatan intensif.

    Jenazah Korban Gugur Dipulangkan

    Satu unit ambulans yang diduga membawa jenazah korban ledakan Gupusmu II terpantau keluar dari RSUD Caruban sekitar pukul 16.27 WIB. Ambulans tersebut meninggalkan area kamar jenazah dengan pengawalan.

    Sebelum kendaraan bertolak, suasana haru menyelimuti lokasi ketika seorang wanita berkerudung yang membawa ransel loreng khas TNI tiba di kamar jenazah. Wanita tersebut tak kuasa menahan tangis saat memeluk rekannya di depan ruang jenazah.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit belum memberikan pernyataan resmi terkait detail kondisi medis para korban. Plt Direktur RSUD Caruban, dr. Selly Fitriani, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi rinci mengenai kondisi klinis pasien militer tersebut.

    "Mohon maaf langsung tanya ke pihak TNI-nya saja," ujar dr. Selly saat dimintai keterangan pada Kamis (16/7/2026).

    Penanganan Diambil Alih Kodam V Brawijaya dan Mabes TNI

    Terkait dengan kronologi dan penyebab pasti ledakan di Gupusmu II, pihak Korem setempat menyatakan bahwa investigasi sepenuhnya berada di bawah wewenang komando pusat. Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ, Mayor Inf Ismail, menegaskan bahwa penanganan insiden ini ditangani langsung oleh level komando di atasnya.

    "Beda satuan, dari Kodam (V Brawijaya) langsung," ujar Mayor Inf Ismail saat dikonfirmasi pada Kamis (16/7/2026).

    Selain keterlibatan Kodam V Brawijaya, penanganan kasus ledakan gudang munisi militer ini juga dipantau dan diusut langsung oleh pihak Mabes TNI demi alasan keamanan nasional.

    Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan investigasi mendalam mengenai penyebab utama terjadinya ledakan di Gupusmu II tersebut.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Staf Kodam (Kasdam) V Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, dilaporkan telah turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi di Gupusmu II Saradan. Saat ini, area di sekitar gudang amunisi tersebut telah disterilkan dari warga sipil, dan awak media dilarang mendekat demi keselamatan.

    Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Kodam V Brawijaya Ambil Alih Penanganan Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

    • Sebelumnya: Komisi III DPR ke Kejagung, Sebut Kasus Terkait Oknum Bukan Institusi
    • Selanjutnya: Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar

      Artikel Terkait

      • Hujan Deras Picu Banjir di Tapteng Sumut, 200 KK Terdampak
      • Gajah Bisa Tutup Saluran Telinga untuk "Dengar" Getaran Bumi
      • Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas
      • Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
      • Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
      • Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
      • Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
      • Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
      • Mana yang Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Kata Ahli Gizi
      • BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 20 Juli 2026

        Lihat Sekilas

      • Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
      • KPK Dalami Komunikasi Anggota BPK Bobby dan Angga Terkait Suap Audit Muara Enim
      • Awalnya Banyak Dikritik, The Odyssey Justru Catat Rekor Pembukaan Film Terbaik Tahun 2026
      • Iran Ogah Negosiasi Usai Digempur AS, Fokus Pertahanan Negara
      • Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya
      • Polri Serahkan Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
      • 6 Cara Alami Menghilangkan Mata Bengkak, Bisa Dicoba di Rumah
      • Pemkot Surabaya Catat Hotline Lapor Cak Eri Terima 9.217 Laporan, Mayoritas Masalah Parkir
      • Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
      • Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
      • Copyright © 2026 Powered by Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi,Vista Notebook   sitemap