Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?

    Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?

    Waktu: 2026-09-12 19:01:01 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Nol. Itulah jumlah korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Helsinki, Finlandia, selama setahun terakhir.

    Kota Eropa lain seperti Oslo, ibukota Norwegia juga pernah mencapai prestasi serupa di tahun 2019. Helsinki, yang berpopulasi 690.000 jiwa, masuk ke dalam daftar kota besar di Eropa yang berhasil mencegah kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan terakhir yang menelan korban jiwa terjadi pada Juli 2024.

    Jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas di ibu kota Finlandia ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan ibu kota Eropa lainnya, baik dalam angka korban secara eksak maupun angka korban per populasi.

    Helsinki mencatat empat kecelakaan fatal pada 2024, atau 0,59 per 100.000 penduduk, hingga awal Juli. Sebagai perbandingan, Berlin mencatat 1,45 per 100.000 dan London 1.24. Oslo, yang jumlah populasinya yang lebih besar dari Helsinki mencapai angka 0,56.

    Roni Utriainen, seorang insinyur lalu lintas dan perencana jalan untuk Kota Helsinki, menjelaskan beberapa faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tersebut. Yang pertama adalah penetapan batas kecepatan menjadi 30 kilometer per jam.

    Meski batas kecepatan 30 km/jam tidak berlaku secara merata di seluruh Helsinki, batas ini diterapkan di lebih dari separuh jumlah jalanan di kota tersebut. Helsinki juga menurunkan batas kecepatan di jalanan sekitar sekolah menjadi 30 km/jam awal Juni lalu untuk melindungi anak-anak.

    "Ini salah satu langkah kunci. Penting menurunkan batas kecepatan, tapi hal tersebut tidak cukup," kata Utriainen kepada DW.

    Pencapaian Helsinki sejalan dengan program "Vision Zero" Uni Eropa, yang bertujuan untuk mencapai angka kecelakaan lalu lintas fatal mendekati nol pada tahun 2050.

    Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah kota Helsinki memulai program "Pengembangan Keselamatan Lalu Lintas" dengan membuat jalan-jalan kota lebih aman dan adil bagi seluruh masyarakat.

    Helsinki mengidentifikasi rute-rute terpenting untuk keselamatan anak-anak, pejalan kaki, dan pesepeda serta menyesuaikan pembangunan kembali infrastrukturnya mengikut hal tersebut. Ini melibatkan rekonstruksi jalur sepeda dan penerangan, perbaikan pedoman teknis, serta menjadi kerja sama dengan kota-kota dan lembaga lain.

    Menurut Utriainen, meningkatkan penggunaan transportasi umum, yang mengurangi jumlah mobil di jalan, juga menjadi prioritas.

    Helsinki mengumpulkan data kecelakaan, data kecepatan berkendara, dan masukan dari warga untuk mengidentifikasi bagian jalan yang berbahaya atau titik-titik rawan kecelakaan.

    Data ini membantu perencana lalu lintas memahami bagaimana lalu lintas di kota beroperasi dan di mana perubahan perlu dibuat. Data ini juga dapat digunakan untuk merencanakan jalur penyeberangan jalan, jalur pejalan kaki, jalur sepeda, dan jalur transportasi umum.

    Hagen Schller, seorang perencana lalu lintas dan insinyur di PTV Transport Consult di Berlin, mengatakan bahwa mempertimbangkan banyak titik data sangat penting dalam perencanaan lalu lintas modern. Namun, ini adalah tugas yang kompleks.

    "Anda harus mempertimbangkan banyak faktor. Hal tersebut membuat keselamatan jalan raya menjadi sangat kompleks," kata Schller kepada DW.

    "Di kebanyakan kota besar, terdapat pusat pengendalian lalu lintas di mana lalu lintas seluruh kota dipantau melalui sensor, kamera, dan detektor.

    "Anda tidak dapat mengendalikan setiap faktor, seperti halnya cuaca yang buruk, tetapi menghilangkan satu faktor menciptakan "ruang aman" yang mencegah kecelakaan terjadi."

    Pengendalian lalu lintas penting untuk memeriksa dan meningkatkan keberhasilan perencanaan lalu lintas. Koordinasi antara perencanaan kota dan polisi membantu Helsinki menegakkan aturan lalu lintas, mengendalikan kecepatan kendaraan di kota.

    "Menegakkan aturan batas kecepatan kendaraan adalah salah satu langkah penting untuk mengontrol kecepatan kendaraan di jalanan," kata Utriainen kepada DW.

    "Polisi bertanggung jawab atas penegakan kecepatan di Finlandia, tetapi pemerintah kota bertanggung jawab atas pembangunan titik kendali tetap, yang dioperasikan oleh polisi."

    Saat ini terdapat 60 titik pengendalian tetap dengan kamera kecepatan di sekitar Helsinki, terutama di jalan-jalan dengan batas kecepatan 40 km/jam atau lebih.

    "Titik pengendalian tetap ini mengurangi secara signifikan proporsi pelanggaran kecepatan," kata Utriainen.

    Schller percaya bahwa masa depan manajemen lalu lintas menjadi otomatis, didorong oleh kecerdasan buatan .

    Dia mengatakan bahwa otomatisasi, yang masih dalam tahap pengembangan akan muncul bersamaan dengan kendaraan otonom. Jika telah mendapat izin resmi untuk digunakan, kendaraan-kendaraan otonom ini akan mengirimkan data kecepatan dan lokasi ke pusat pengendalian lalu lintas dan akan direspon dengan batas kecepatan yang berlaku serta kondisi jalan terkini.

    Kecerdasan buatan, kata Schller, dapat digunakan untuk menganalisis gambar dari kamera lalu lintas untuk kemudian mengendalikan lalu lintas secara otomatis.

    Schller yakin bahwa "Vision Zero" mungkin tercapai dan Helsinki dapat menjadi model bagi kota-kota berpopulasi sedang.

    "Sebagian besar kota yang mencapai nol korban jiwa adalah kota-kota kecil, jauh lebih kecil. Helsinki layan mendapat penghargaan untuk hal tersebut," kata Schller.

    Bagi kota-kota Eropa lainnya, tantangannya adalah mengatasi politik lokal dan penolakan akan transformasi jalanan.

    Pembahasan untuk mengubah ruang parkir menjadi jalur sepeda, mengurangi batas kecepatan, atau menciptakan area tanpa mobil, sering didiskusikan di kota-kota di Jerman, namun menurut Schller pengetahuan dan teknologi untuk mewujudkan hal tersebut sudah ada dan dapat digunakan, tinggal menerapkannya.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman

    Diadaptasi oleh Sorta Caroline

    Editor: Yuniman Farid

    Lihat juga Video: Ngaku Ngantuk, WN Turki di Bali Tabrak Beruntun hingga 7 Orang Luka

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi
    • Selanjutnya: Daftar Haji 2027 Diumumkan, ASN Diminta Bangun Komunikasi dengan Calon Jemaah

      Artikel Terkait

      • Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
      • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
      • 7 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen
      • Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa
      • Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
      • LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal
      • Menilik Maraknya Rasuah di Daerah
      • Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
      • Pengacara Tewas Usai Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel
      • Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045

        Lihat Sekilas

      • Christine Hakim jadi Caregiver Suami dan Ibu yang Sakit Jantung  
      • Takhayul Bikin Rumah Angker Sulit Laku di Jepang, Apa Solusinya?
      • Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju
      • Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru
      • Asap Kebakaran Hutan di Kanada dan Minnesota Selimuti Washington DC
      • 6 Kebiasaan Sehari-hari Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur hingga 100 Tahun
      • Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa
      • Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
      • Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
      • Frenkie de Jong Cedera, Hansi Flick Siap Coba 6 Pemain Muda Barcelona
      • Copyright © 2026 Powered by Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?,Vista Notebook   sitemap