Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia

    Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia

    Waktu: 2026-07-29 18:02:55 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini masuk dalam daftar panjang pengkritik taktik Inggris yang kalah dari Argentina dalam semifinal Piala Dunia. Trump mengkritik keputusan pelatih menjadikan kapten timnas Inggris, Harry Kane, yang dipujinya sebagai "pemain hebat", sebagai pemain bertahan.

    Kritikan tersebut, seperti dilansir AFP dan BBC, Sabtu , dilontarkan Trump saat dia berpidato dalam sebuah acara Federasi Sepak Bola Internasional di New York pada Jumat waktu setempat, yang juga dihadiri oleh Presiden FIFA Gianni Infantino.

    Dalam acara tersebut, Trump melontarkan kritikan ringan terhadap keputusan pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, yang menerapkan taktik bertahan setelah Inggris berhasil unggul satu gol atas Argentina dalam pertandingan di Atlanta Stadium, AS, pada Rabu waktu setempat.

    Presiden AS itu juga menyinggung soal Kane, kapten timnas Inggris, yang diketahui pernah bermain golf bersamanya di Florida sekitar 18 bulan lalu.

    "Ada pemain hebat di Inggris, yang pernah bermain golf bersama saya. Dia adalah Harry , yang tampil luar biasa," kata Trump dalam acara tersebut.

    "Saya pikir mereka mungkin melakukan kesalahan saat menjadikannya sebagai pemain bertahan. Memangnya apa yang saya ketahui soal sepak bola?" kritik Presiden AS tersebut.

    "Mereka sempat unggul, lalu mengambil pemain terbaik mereka dan menempatkannya di posisi bertahan," imbuhnya.

    "Kita seharusnya bermain agak menyerang, bukan? Tapi ya sudahlah, saya tidak akan mengkritiknya, apa sih yang saya ketahui soal kepelatihan? Namun, hal itu agak tidak biasa," cetus Trump dalam komentarnya.

    Tuchel, pelatih timnas Inggris, menuai kritikan tajam dari banyak pihak karena mengganti dua pemain penyerang dan memasukkan pemain bertahan pada 30 menit terakhir pertandingan melawan Argentina. Keputusan ini memaksa Inggris untuk bermain lebih bertahan, meskipun Kane tetap berada di lapangan.

    Lionel Messi, pemain bintang dan kapten timnas Argentina, memanfaatkan celah yang ada dan memberikan assist yang berujung dua gol Argentina, yang membawa tim Amerika Selatan itu melaju ke babak final.

    Pada Jumat , Tuchel menegaskan kembali bahwa dia tetap memegang teguh keputusan taktisnya tersebut. "Tidak, saya tidak menyesali keputusan saya. Menurut saya, permainan kami sudah menjadi terlalu pasif. Saya berusaha membantu tim," ucapnya.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
    • Selanjutnya: Honda Bicara Soal Target Motor Listrik Pemerintah 2030

      Artikel Terkait

      • SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
      • Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
      • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
      • Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
      • Konflik Berdarah di Adonara Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Begini Duduk Perkaranya
      • Usai Berdebat di DPR, Purbaya Tegaskan Penempatan Dana SAL Sah Secara Aturan
      • Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? Ini 15 Pilihannya
      • Pesawat Mendarat Sendiri Tanpa Pilot, Teknologi Garmin Selamatkan Dua Nyawa
      • Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
      • Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung

        Lihat Sekilas

      • Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
      • Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Lampung dan Pangdam XXI/Radin Inten Ikuti Panen Raya TNI Serentak
      • Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya
      • Menkop: Koperasi yang Kelola Tambang dan Sawit Sebaiknya Bukan KDMP
      • Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU
      • Luis de la Fuente Meraba Duel Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
      • [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
      • Pengadilan Agama Resmi Putuskan Arka sebagai Anak Ridwan Kamil
      • Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret
      • Pelajaran dari (Populisme) Argentina
      • Copyright © 2026 Powered by Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia,Vista Notebook   sitemap