Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini

    Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini

    Waktu: 2026-09-13 22:26:29 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi memulai revitalisasi kawasan Keraton Solo. Revitalisasi ditargetkan rampung pada Desember 2026.

    Dimulainya revitalisasi itu ditandai dengan sosialisasi di Sasana Handrawina Keraton Solo pada Jumat (17/7/2026).

    Sosialisasi itu dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemenbud Restu Gunawan, sejumlah perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah dan Forkopimda.

    Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi juga tampak hadir bersama para sentana dalem Keraton Solo mewakili trah atau keturunan PB II hingga PB III.

    Revitalisasi menyasar bagian inti

    Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng mengatakan, revitalisasi tidak hanya menyasar bagian inti Keraton Solo. Namun juga kawasan yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan edukasi.

    "Alhamdulillah, hari ini Karaton Surakarta Hadiningrat bersama Kementerian Kebudayaan mengadakan sosialisasi dimulainya revitalisasi kawasan Karaton Surakarta," kata Gusti Moeng melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (17/7/2026).

    "Kenapa saya sampaikan kawasan, karena ini meliputi di luar Kedhaton dan di dalam Keraton," imbuhnya.

    Pada tahap awal, revitalisasi difokuskan pada kawasan Keputren atau Keraton Kulon (bagian barat). Menurutnya, kawasan ini merupakan salah satu area penting di lingkungan Keraton Solo.

    Selain lokasi tersebut, revitalisasi juga menyasar pada penaataan dan pengembangan ruang pamer Museum Keraton Solo. Nantinya museum tersebut akan dibuat dengan sentuhan desain berstandar internasional.

    Gusti Moeng mengatakan, tujuan penataan dan pengembangan ruang tersebut yakni agar koleksi benda-benda bersejarah dapat ditampilkan secara lebih representatif sesuai kaidah permuseuman daerah.

    Adapun lamanya revitalisasi ditargetkan berlangsung selama empat bulan.

    "Waktunya hanya empat bulan, diharapkan nanti Desember selesai," pungkas Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo dari PB XIV Mangkubumi tersebut.

    Meningkatkan fungsi keraton sebagai pusat pelestarian budaya Jawa

    Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kemenbud Restu Gunawan mengatakan, revitalisasi ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga, merawat dan mengembangkan Keraton Solo sebagai warisan bangsa.

    "Selain mempertahankan keaslian bangunan bersejarah, program ini juga bertujuan meningkatkan fungsi keraton sebagai pusat pelestarian budaya Jawa, pendidikan, penelitian, dan destinasi wisata sejarah," ujar Restu.

    Lebih lanjut, dengan hadirnya kawasan Keputren yang tertata, serta Museum Keraton Solo dengan standar internasional, Keraton Solo diharapkan semakin representatif sebagai pusat kebudayaan.

    Dengan demikian, mampu menarik minat masyarakat, pelajar, peneliti, maupun wisatan dari dalam dan luar negeri.

    Program revitalisasi Keraton Solo juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata budaya dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan warisan budaya Keraton Solo tetap lestari bagi generasi mendatang.

    • Sebelumnya: Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...
    • Selanjutnya: Bangun Infrastruktur Digital, Emiten Hashim Adik Prabowo (WIFI) Dapat Pengakuan Global

      Artikel Terkait

      • PetroChina Bangun Jalan Beton 1,96 Km di Geragai, Akses Warga Membaik
      • Stres Berat Bikin Durasi Haid Lebih Lama? Ini Kata Dokter
      • Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker
      • Tegang! Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade
      • AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing
      • Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
      • Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
      • PAM JAYA Salurkan Bantuan Toren Gratis, Warga: Sangat Berguna Sekali
      • HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
      • Siap-siap, 9 Emoji Baru Bakal Hadir di Android dan iPhone Tahun Depan

        Lihat Sekilas

      • IHSG Melesat 4,24 Persen dalam Sepekan, Ini Tiga Katalis Utama Penggeraknya
      • Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan 3 Lokasi Kunker Wapres di Palembang
      • Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan 3 Lokasi Kunker Wapres di Palembang
      • Ngeri Kebakaran Maut di Bar di Bangkok hingga Muncul Semburan Api
      • NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar
      • KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut
      • Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
      • 3 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya
      • Inovasi Skincare Lembut untuk Kulit Sensitif, Menjawab Kebutuhan Generasi Muda
      • Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
      • Copyright © 2026 Powered by Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini,Vista Notebook   sitemap