Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

    Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

    Waktu: 2026-07-29 18:08:55 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Otoritas Israel kini dimungkinkan untuk mengerahkan buaya-buaya hidup untuk menjaga keamanan di penjara-penjaranya. Langkah ini merupakan usulan dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang ingin mengerahkan buaya untuk menjaga keamanan para tahanan Palestina di penjara Israel.

    Langkah tersebut, seperti dilansir AFP, Senin , bisa dilaksanakan setelah Menteri Perlindungan Lingkungan Israel, Idit Silman, mengubah klasifikasi buaya dari hewan liar menjadi "satwa liar hasil penangkaran".

    Keputusan Silman itu membuka jalan bagi penggunaan reptil tersebut untuk tujuan keamanan, termasuk mencegah upaya melarikan diri dari penjara.

    Ben-Gvir, yang dikenal sebagai menteri garis keras dan kontroversial, menyambut baik keputusan tersebut.

    Dalam akun Facebooknya, Ben-Gvir memposting gambar dirinya, yang dibuat dengan AI, sedang memegang tali yang terpasang pada leher seekor buaya, yang disertai pesan berbunyi: "Anda berniat mencoba melarikan diri? Pikirkan lagi."

    "Menteri Ben-Gvir dan Silman bekerja sama mengepung penjara dengan buaya-buaya!" tulis Ben-Gvir dalam keterangan gambar AI tersebut.

    Ben-Gvir dikabarkan mengusulkan langkah tersebut sejak Desember tahun lalu, yakni agar penjara-penjara bagi tahanan Palestina dikelilingi oleh buaya. Langkah semacam itu meniru fasilitas detensi imigrasi "Alligator Alcatraz" di Florida, Amerika Serikat .

    Laporan televisi lokal Israel, Channel 13, menyebutkan bahwa Otoritas Alam dan Taman Israel awalnya menentang usulan Ben-Gvir tersebut, ketika dia pertama kali melontarkan gagasannya tahun lalu.

    Klasifikasi ulang dari Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel ini mengalihkan pengawasan hewan-hewan reptil tersebut dari otoritas terkait, kepada sebuah "badan keamanan". Dinas Penjara Israel, yang pengelolaannya dipimpin oleh Ben-Gvir, merupakan salah satu badan keamanan yang dimaksud.

    Regulasi yang disahkan pada Rabu waktu setempat ini menetapkan bahwa buaya-buaya Nil boleh ditangkarkan dengan syarat "hewan-hewan itu dipelihara oleh badan keamanan... di bawah ketentuan yang ditetapkan oleh Direktur guna mencegah lepasnya hewan tersebut ke alar liar, dan bergantung pada keputusan Menteri Perlindungan Lingkungan bahwa kepemilikan hewan tersebut diperlukan untuk tujuan keamanan".

    Media-media Israel melaporkan bahwa Ben-Gvir berniat menempatkan buaya-buaya tersebut di sekitar Penjara Ketziot di Israel bagian selatan, yang menjadi tempat penahanan banyak militan Hamas yang ditangkap setelah serangan 7 Oktober 2023 lalu -- serangan yang memicu perang besar-besaran di Jalur Gaza.

    Laporan Channel 13 menambahkan bahwa sebelum disetujui, usulan Ben-Gvir itu pada awalnya "ditanggapi dengan cemoohan oleh sejumlah pejabat" dalam Dinas Penjara Israel.

    Lihat juga Video: Heboh Buaya Muara Terlihat di Spot Diving Perairan TN Komodo

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Bandara Husein Sastranegara Kini Layani Rute Langsung ke 8 Kota Indonesia
    • Selanjutnya: Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI

      Artikel Terkait

      • SRT Sulsel Dibangun Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dilengkapi Smart Classroom
      • Sakit Hati Sejak Kecil dan Terbelit Utang Jadi Motif Anak Angkat Habisi Ayah di Nganjuk
      • Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan
      • Kurang dari 6 Jam, Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembakaran 11 Rumah
      • Hobi Terasa Ringan tapi Berat Memulai Pekerjaan? Penelitian Ungkap Penyebabnya
      • Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan
      • Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
      • Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional
      • Terungkap Pidato Messi Sebelum Hadapi Spanyol, Bakar Semangat Timnas Argentina
      • RUU Masyarakat Adat Ditargetkan Sah Jadi UU pada Periode Presiden Prabowo

        Lihat Sekilas

      • Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
      • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
      • Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih
      • Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya
      • ORI030 Laris Manis, Pemerintah Tambah Kuota Jadi Rp 30 Triliun
      • Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang
      • Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat
      • Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia Kandas Usai Ditaklukkan Argentina
      • Film Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Festival Film Bandung
      • Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
      • Copyright © 2026 Powered by Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara,Vista Notebook   sitemap