Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >2 Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dilebur, Siswa Bakal Tempati Gedung Baru

    2 Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dilebur, Siswa Bakal Tempati Gedung Baru

    Waktu: 2026-07-29 18:10:55 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, dua Sekolah Rakyat di Banyuwangi yang terletak di dua lokasi yaitu Gedung Balai Diklat di Desa Licin dan Gedung BPVP di Muncar, akan dilebur menjadi satu.

    Kedua Sekolah Rakyat tersebut dijadwalkan segera menempati gedung baru di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar pada Agustus 2026.

    Saat ini, pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektare tersebut telah mencapai 88 persen dan ditargetkan rampung pada 30 Juli 2026.

    "Alhamdulillah, progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai 85-90 persen. Jika pembangunan sesuai target, Insya Allah Agustus nanti gedung ini sudah bisa ditempati para siswa," kata Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk orangtua dan calon siswa, Selasa (14/7/2026).

    Mujiono mengatakan, kehadiran gedung baru tersebut menjadi wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan akses pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

    Di Sekolah Rakyat, siswa tidak hanya belajar ilmu pengetahuan umum, namun juga berfokus pada pembentukan karakter dan pelatihan keterampilan mereka.

    "Bapak Presiden ingin memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan ilmu dan keterampilan yang didapat, para siswa diharapkan dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka," ujarnya.

    Mujiono bersyukur, anak-anak dari Sekolah Rakyat saat ini sudah lebih percaya diri, lebih semangat, dan optimis untuk meraih cita-citanya.

    Bahkan, menurut dia, beberapa sudah ada yang lulus. Ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi dan ada juga yang langsung bekerja di salah satu perusahaan ternama yakni Toyota.

    Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno, menjelaskan bahwa mulai hari ini, dua Sekolah Rakyat rintisan di Banyuwangi melebur menjadi satu dengan nama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi.

    "Gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa SR di Banyuwangi yang sebelumnya berada di dua lokasi berbeda," ungkapnya.

    Saat ini, SRT 1 Banyuwangi memiliki sembilan rombongan belajar (rombel). SRT 46 Muncar terdiri atas empat rombel SD dan SMA, sementara SRT di Licin terdiri dari lima rombel jenjang SD, SMP, dan SMA.

    Pada tahun ajaran baru ini, Sekolah Rakyat juga menerima siswa baru sebanyak sembilan rombel, masing-masing tiga rombel untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

    "Seluruh siswa dijadwalkan mulai menempati kompleks sekolah baru tersebut setelah pembangunan rampung dan sarana pendukung dinyatakan siap digunakan," pungkasnya.

    • Sebelumnya: Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
    • Selanjutnya: Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang

      Artikel Terkait

      • Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB
      • Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan
      • India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas
      • Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
      • TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun
      • Jaringan Kriminal India Jadi Ancaman Global, FBI Ikut Turun Tangan
      • Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
      • MAKI Nilai Pernyataan Hotman di Kasus Febrie Bahaya, Coba Benturkan Proses Hukum
      • Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
      • Cerita Perjuangan Adik Keisya Levronka Usai Jatuh dari Lantai 6 Kampus

        Lihat Sekilas

      • Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
      • Ruang Kelas SDN Tanggirejo Grobogan Ambrol, Siswa Belajar di Mushala dan Bergantian Ruang Kelas
      • Hutan Mangrove Digunduli di Rokan Hilir, Pengamat Lingkungan: Perbaiki Akar Persoalannya
      • Kapolres-Kajari-Dandim Inhil Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi
      • Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
      • Tarif Naturalisasi hingga Lepas Status WNI Naik Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
      • Pegawai Kemenag Mamuju Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya
      • Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
      • Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Copyright © 2026 Powered by 2 Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dilebur, Siswa Bakal Tempati Gedung Baru,Vista Notebook   sitemap