Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus

    Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus

    Waktu: 2026-09-12 18:59:11 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Personel kepolisian dan TNI AD yang bersiaga mengantisipasi unjuk rasa di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, mulai ditarik mundur pada Jumat (17/7/2026) malam.

    Aparat keamanan membubarkan diri usai memastikan tidak ada pergerakan massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

    Selain itu, massa yang berdemo di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan juga sudah membubarkan diri secara kondusif.

    Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada pukul 18.50 WIB, puluhan kendaraan operasional maupun kendaraan taktis (rantis) kepolisian yang sebelumnya terparkir memanjang di area pintu masuk Stasiun MRT Dukuh Atas mulai meninggalkan lokasi.

    Pasukan Brimob Pri yang mengenakan seragam gelap dan baret biru tampak berjalan beriringan menyusuri trotoar dan tepi jalan untuk bersiap meninggalkan titik penjagaan.

    Bus-bus dan rantis Korps Brimob juga terlihat melaju berkonvoi dengan lampu hazard yang menyala.

    Selain armada bus pengangkut personel, truk operasional milik Dit Samapta Polda Metro Jaya juga tampak bergerak melintasi jalan dengan menyalakan lampu rotator

    Kendaraan taktis lapis baja berukuran besar milik kepolisian pun turut mengikuti di bagian belakang rombongan konvoi kendaraan.

    Area yang sebelumnya dipenuhi oleh barisan rantis aparat kini telah bersih dan kembali digunakan sepenuhnya untuk mobilitas warga.

    Alasan Pengerahan Pasukan di Dukuh Atas

    Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan, pengerahan puluhan kendaraan taktis dan aparat gabungan di Dukuh Atas ini merupakan langkah antisipatif.

    Pasalnya, kelompok mahasiswa dari Aliansi Universitas Negeri Jakarta awalnya berencana menggelae unjuk rasa di kawasan Bundaran HI.

    "Ya antisipasi aja itu. Massa yang rencana itu BEM itu kan rencananya awalnya mereka mau demo nya di Bundaran HI. Jadi itu antisipasi saja," ucap Erlyn saat dihubungi melalui panggilan telepon, Jumat.

    Kepolisian pun melarang adanya kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Bundaran HI yang merupakan jalan protokol utama di pusat ibu kota.

    "Pertimbangannya kan arus lalin kan Mas di sana kan. Jalur, jalur protokol. Seandainya mereka tutup jalan di situ kan oh ke mana-mana macetnya kan gitu loh, dari segala penjuru macetnya," kata Erlyn.

    Massa kemudian diimbau dan diarahkan untuk memindahkan titik aksinya ke kawasan Monumen Nasional (Monas), tepatnya di area Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Selatan.

    "Memang awalnya mau di HI. Tapi kan nggak boleh kan. Jadi dari pimpinan kan diarahkan ke Merdeka Selatan, Patung Kuda, cuma kami antisipasi supaya kondusif di sana (Dukuh Atas)," tutur Erlyn.

    Meski pengamanan disiagakan sejak pagi hari, aksi unjuk rasa di sekitar Patung Kuda berjalan damai tanpa adanya pergerakan massa yang berupaya menuju kawasan Bundaran HI.

    Sehingga, pasukan yang bersiaga di Dukuh Atas akhirnya ditarik mundur pada malam hari tanpa adanya gelaran aksi.

    • Sebelumnya: Prabowo Segera Rilis Motor Listrik Nasional, Intip Calon Mereknya
    • Selanjutnya: KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dan 5 Lokasi Lainnya

      Artikel Terkait

      • Kisah Kelam Gigi Palsu George Washington, Presiden Pertama AS
      • Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
      • Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga
      • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
      • Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
      • Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
      • Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
      • Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
      • Isu Palestina dan Kekalahan Argentina
      • Cari Bukti Tambahan Kasus Bupati Etik, KPK Geledah Rumah 3 Tersangka hingga Kepala PU Sukoharjo Hari Ini

        Lihat Sekilas

      • Selamat dari Upaya Penyelundupan, 124 Ekor Burung Dikembalikan ke Habitatnya di Bali
      • Polemik Malvinas: Inggris Desak FIFA, Gedung Putih Bela Argentina
      • Saut Sebut Ada Pesan Tersirat Prabowo Agar KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
      • Peringatan Tsunami Dicabut, Tak Ada Kerusakan Besar Imbas Gempa Meksiko
      • Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru
      • Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki
      • Sego Wiwit yang Sulit Dijumpai, Kuliner Khas Yogya dan Simbol Syukur Petani
      • Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
      • Pegawai Kemenag Mamuju Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya
      • BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK
      • Copyright © 2026 Powered by Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus,Vista Notebook   sitemap