Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!

    Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!

    Waktu: 2026-09-12 19:37:43 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Pemerintah Filipina melayangkan protes diplomatik keras terhadap China pada Jumat waktu setempat, terkait sebuah video "rasis" yang diunggah media pemerintah China Daily. Video yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence tersebut menggambarkan Filipina sebagai sosok monyet kartun.

    Video yang diunggah China Daily tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat , menjadi perkembangan terbaru dalam sengketa berkepanjangan terkait Laut China Selatan antara Filipina dan China yang bertetangga.

    Wakil Menteri Luar Negeri Filipina, Leo Herrera-Lim, pertama kali menyampaikan "keberatan secara tegas terhadap konten yang menyinggung tersebut" dalam pertemuan dengan Duta Besar China untuk Filipina, Jing Quan, pada Kamis waktu setempat.

    " Menuntut agar materi tersebut dihapus, menekankan bahwa konten seperti itu tidak sejalan dengan sikap saling menghormati yang diharapkan antar negara dan tidak mendukung pengelola hubungan bilateral yang sehat dan stabil," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri Filipina.

    "Departemen kemudian melayangkan protes diplomatik resmi yang mengecam video dan kartun tersebut, yang menyatakan bahwa China Daily telah melampaui batas perdebatan politik yang wajar dengan menggunakan penggambaran yang merendahkan, dehumanisasi, dan rasis terhadap rakyat Filipina," demikian pernyataan tersebut.

    Kedutaan Besar Filipina di Beijing juga menyurati pemimpin redaksi China Daily untuk menuntut "penghapusan segera materi yang menyinggung tersebut".

    Video berdurasi satu menit, yang diunggah ke halaman Facebook media China Daily itu, menampilkan seekor monyet penakut dalam karakter kartun, yang mengenakan pakaian tradisional Filipina, yang disebut barong, didorong ke panggung karaoke di atas kapal.

    Ketika karakter monyet itu mulai menyanyikan lirik yang tampaknya sesuai dengan posisi China mengenai pembicaraan delimitasi atau pembatasan maritim antara Filipina dan Jepang, ada suara meneriakkan "lagu yang salah" dan monyet itu diberi selembar kertas bertuliskan "Putusan Arbitrase Laut China Selatan".

    Kemudian muncul dua lengan raksasa, dengan ujungnya tercetak bendera Amerika Serikat dan Jepang, yang memasukkan monyet itu ke dalam ketapel dan melemparkannya ke meriam air, alat yang sebelumnya digunakan oleh kapal Penjaga Pantai China dalam konfrontasi dengan pelaut dan nelayan Filipina.

    Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, dalam pernyataan pada Kamis malam mengatakan bahwa "tindakan memuja kekerasan terhadap rakyat dan tentara Filipina mengungkapkan kebangkrutan moral dan intelektual mesin propaganda China".

    "Tindakan dehumanisasi terbaru ini semakin mengungkapkan bahwa mereka bukanlah pihak yang merasa aman dan percaya diri, atau pun tetangga yang dapat dipercaya," sebutnya.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam tanggapannya, mengatakan Beijing tidak akan berkomentar mengenai video tersebut karena itu "tidak mencerminkan posisi resmi".

    • Sebelumnya: Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
    • Selanjutnya: Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas

      Artikel Terkait

      • Viral karena Disebut Mirip "Yesus", Penjual Kambing Asal Kota Batu Sempat Ragu Bikin Konten
      • Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast
      • Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
      • Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
      • Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
      • Ketrampilan Apa yang Diperlukan Anak Muda di Dunia Kerja?
      • Dugaan Pemerasan Rp 1 Miliar ke Armuji, KORMI Surabaya Mediasi dengan Dispora Jatim
      • Terapis Spa Surabaya Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Terbukti Kuras Uang Pelanggan Rp 1,2 Miliar
      • Anggota DPR Dorong Edukasi Bahaya Ancaman Bom usai Teror di SDN Srengseng Sawah 15
      • Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah

        Lihat Sekilas

      • BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia
      • Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan
      • Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
      • Rumah Argentina Berdiri di Pesisir Polewali Mandar, Kisah Fanatisme Yusuf untuk Tim Tango
      • Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
      • Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
      • Viral Satu Keluarga di Depok Diteror dan Diintimidasi Tetangga, Rumah Juga Dirusak
      • WN Iran Ditangkap Usai Curi Uang Kasir Minimarket di Badung Bali, Modus Tukar Uang
      • Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
      • Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
      • Copyright © 2026 Powered by Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!,Vista Notebook   sitemap