Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai

    Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai

    Waktu: 2026-09-12 19:36:21 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    TANIMBAR, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut dimulainya pembangunan Proyek Abadi LNG Blok Masela menjadi tonggak baru setelah proyek tersebut tertunda selama hampir tiga dekade dan melewati enam periode pemerintahan presiden.

    “Kita sudah memasuki babak baru, tonggak baru. Sudah 28 tahun terkatung, sudah enam presiden, dan bisa terlaksana saat era Pak Prabowo,” kata Bahlil saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

    Menurut Bahlil, dimulainya pembangunan proyek tersebut tidak terlepas dari percepatan penyelesaian berbagai hambatan birokrasi dan perizinan yang selama ini menjadi kendala.

    “Ini terlaksana karena kita percepat birokrasi, perizinan segala macam, akhirnya terlaksana, dan sekarang groundbreaking,” ujarnya.

    Bahlil mengatakan, perjalanan Blok Masela bukanlah proses yang singkat. Sejak cadangan gas ditemukan pada 1998, proyek tersebut terus mengalami berbagai dinamika hingga akhirnya memasuki tahap pembangunan.

    “Sejak tahun 1998 ditemukan, ini bukan hal mudah. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat sekitar serta menteri terkait,” kata Bahlil.

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto yang memberikan sambutan secara virtual dari Istana Negara meminta seluruh pihak memastikan pembangunan proyek berjalan sesuai target hingga memasuki tahap operasi.

    “Tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu singkat,” ujar Prabowo.

    Prabowo menegaskan, pembangunan sektor energi menjadi salah satu syarat utama menjaga keberlangsungan dan kemandirian sebuah negara.

    “Dari awal kita sadar, kemerdekaan bangsa tujuannya adalah menjamin kelangsungan hidupnya dan di dunia modern, energi salah satu syarat kelangsungan hidup suatu bangsa,” tutur Prabowo.

    Menurut Prabowo, proyek-proyek energi strategis seperti Blok Masela menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

    Tentang Blok Masela

    Blok Masela merupakan wilayah kerja migas di Laut Arafura, sekitar 150 kilometer di selatan Pulau Masela, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku. Proyek Abadi LNG yang dikembangkan di wilayah tersebut dioperasikan oleh INPEX Masela Ltd. dan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

    Titik Pengeborannya sendiri masuk dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

    Pemerintah memperkirakan nilai investasi proyek mencapai sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp300–330 triliun. Lapangan tersebut memiliki cadangan sekitar 3,06 triliun kaki kubik (TCF) gas dan 119 juta barel kondensat.

    Setelah beroperasi, proyek tersebut ditargetkan mampu memproduksi sekitar 9,57 juta ton LNG per tahun (MMTPA). Selain itu, Blok Masela juga akan memasok sekitar 1,5 miliar kaki kubik gas per hari (BCFD) untuk memenuhi kebutuhan domestik.

    • Sebelumnya: Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya
    • Selanjutnya: Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan

      Artikel Terkait

      • Tumina dan Harapan Lansia Jember Akan Dokter yang Datang ke Rumah
      • Polisi Tangkap Lagi 4 Pemerkosa Gadis Sampang, 2 Orang Masih di Bawah Umur
      • Sopir Taksi Online yang Disewa Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Divonis Bebas
      • Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
      • Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya
      • Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Ajukan Praperadilan Lagi, Protes Penggeledahan
      • Sakit Hati Sejak Kecil dan Terbelit Utang Jadi Motif Anak Angkat Habisi Ayah di Nganjuk
      • Dinas LH Banten Minta Pengelola TPA Rutin Siram Sampah Cegah Kebakaran
      • Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor
      • Terungkap Peran 2 Tersangka Wanita Terkait Tewasnya ASN BPN Nias di Apartemen Medan

        Lihat Sekilas

      • Penembakan di Bar Canggu Bali Lukai WNA dan Sekuriti, Polisi Buru Pelaku
      • Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan
      • Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan di Ajang GSPI ASRI 2026
      • DBS Proyeksikan Harga Emas Tembus 5.300 Dollar AS per Troy Ons
      • Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam
      • Kortas Tipikor Polri Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Modal Terkait Batu Bara
      • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
      • Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Menhub Optimalkan Pelabuhan Tanjung Wangi dan Celukan Bawang
      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas
      • Geledah 3 Rumah Tersangka, KPK Sita Dokumen Terkait Pemerasan Bupati Sukoharjo
      • Copyright © 2026 Powered by Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai,Vista Notebook   sitemap