Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik

    PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik

    Waktu: 2026-09-12 19:01:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Cak Udin beralasan, selama lima tahun ke belakang, para elite di PBNU justru lebih banyak mempertontonkan konflik di antara mereka.

    "Lebih banyak cerita konflik, cerita berantem daripada cerita keberhasilan mengayomi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan sebagainya," ujar dia.

    Kendati demikian, Cak Udin tidak menyebut secara gamblang siapa sosok yang layak menjadi ketua umum PBNU berikutnya.

    Ia hanya menekankan agar pengurus petahana PBNU sebaiknya tidak dipilih lagi.

    "Kita lihat saja maunya Nahdliyin kayak apa, tapi siapapun memang kader NU berhak untuk maju. Jadi, menurut saya siapapun menurut Nahdliyin itu, menurut PCNU PWNU siapa yang mampu, ya silakan dicalonkan," kata Cak Udin.

    "Jadi, siapakah itu? Ya, yang bukan yang sekarang. Silakan dipilih mau siapapun, yang penting bukan sekarang," umbuh dia.

    Saling sindir Cak Imin-Gus Yahya

    Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyindir Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang dinilai tidak memberikan perubahan apapun di PBNU selama lima tahun masa kepemimpinannya.

    Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, pun menyerukan agar PBNU dipimpin oleh sosok baru yang lebih segar.

    "Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin, saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

    "Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia.

    Gus Yahhya lalu menyindir balik Cak Imin dengan menyebut Cak Imin tidak mengerti NU.

    Sebab, kata Gus Yahya, Cak Imin belum pernah menjadi pengurus NU.

    "Kalau Pak Imin mengatakan begitu saya kira ya karena beliau memang ya mungkin kurang mengerti tentang NU ya? Karena seumur hidup beliau belum pernah jadi pengurus NU di semua tingkatan," kata Gus Yahya.

    "Jadi pengurus ranting saja belum pernah. Jadi, beliau tidak tahu perubahannya-perubahannya seperti apa kan beliau tidak tahu," sambung dia.

    Gus Yahya mempersilakan Cak Imin berpandangan apapun, tetapi ia menilau hanya warga NU yang dapat menilai kepemimpinannya.

    • Sebelumnya: Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran
    • Selanjutnya: Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan

      Artikel Terkait

      • Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis
      • Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka
      • Hasil Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Raih Juara Bungkam Kim/Seo
      • Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk
      • Live Bareng Rizky Nazar Jadi Sorotan, Anjasmara: Saya Tidak Sebut Nama
      • 2 Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Gratis di TVRI
      • Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
      • Perusahaan Singapura Lirik Jateng, Siap Boyong Investor China dan Eropa
      • Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu
      • Industri Kosmetik Indonesia Tumbuh Pesat, Riset Ilmiah Jadi Kunci Daya Saing

        Lihat Sekilas

      • Road Show E-Sports Kapolri Cup 2026 di Polda Kepri, Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
      • Bahlil Ajak Kader MKGR Beri Masukan ke Pemerintah, Singgung Masalah MBG
      • Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU
      • Christian Sugiono dan GB Sanitaryware Hadirkan Bak Cuci Piring Terintegrasi
      • Cerita SDN 10 Lambung Bukit Padang Merajut Kembali Semangat Literasi Pascabanjir Bandang
      • Lepas 135 Karyawan Umrah, ParagonCorp Diapresiasi Menhaj
      • Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?
      • Eks Kades Ini Tilap Dana Desa Rp 387 Juta demi Selingkuhan
      • KPK Temukan Uang, Valas hingga Perhiasan Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Etik
      • Polisi Tangkap Pengedar Upal di Tangerang, Duit Palsu Rp 68 Juta Disita
      • Copyright © 2026 Powered by PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik,Vista Notebook   sitemap