Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya

    Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya

    Waktu: 2026-07-29 18:06:26 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Meski demikian, massa aksi tetap berupaya meminta agar diizinkan menyampaikan aspirasi di kawasan Patung Kuda.

    Di lokasi, massa tampak merapatkan barisan dengan membentuk border dan bergerak mendekati barikade polisi mengikuti arahan dari mobil komando.

    Perwakilan Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR), Muhammad Annur, mengatakan pihaknya tetap ingin menggelar aksi di Patung Kuda karena lokasi tersebut dinilai strategis untuk menarik perhatian publik.

    "Kami sangat menuntut dengan keras bahwasanya kami ingin menyampaikan aspirasi di Patung Kuda, seperti itu. Karena apa tujuannya? Menarik atensi masyarakat, gitu," ungkap Annur saat ditemui di lokasi, Jumat.

    Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka terus berorasi sambil membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan.

    Sebelumnya diberitakan, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) berencana menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (17/7/2026).

    Berdasarkan poster seruan aksi yang diunggah melalui akun Instagram resmi @aliansiunjmelawan, demonstrasi tersebut mengusung tajuk "Mosi Tidak Percaya Rezim Prabowo Gibran".

    "Ketimpangan sosial, pelemahan kedaulatan sipil, dan krisis di berbagai sektor kehidupan menjadi bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Kabinet Merah Putih - Prabowo Gibran patut dipertanyakan," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

    Annur sebelumnya membenarkan bahwa aksi dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB. Massa berangkat dari kampus UNJ dan bergabung dengan mahasiswa dari berbagai kampus serta koalisi masyarakat sipil.

    "Iya benar aksi akan digelar pukul 13.00, kawan-kawan akan berangkat dari UNJ, aliansi mahasiswa berbagai kampus dan koalisi masyarakat sip," ujar Annur saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat.

    Namun, ia belum dapat memastikan jumlah peserta yang mengikuti aksi tersebut.

    Dalam demonstrasi itu, Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) membawa tiga tuntutan utama, yakni:

    Kembalikan kedaulatan masyarakat sipil.Bongkar total sistem negara.Selamatkan pendidikan Indonesia.
    • Sebelumnya: Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi
    • Selanjutnya: Kekeringan Meluas di Karawang, Enam Desa Terdampak, BPBD Salurkan 152.000 Liter Air Bersih

      Artikel Terkait

      • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
      • Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China
      • Dunia Bergejolak, Korsel Berupaya Raup Untung Besar dari Senjata
      • Geledah Kantor Bupati dan Dinas di Sukoharjo, KPK Sita Uang hingga Perhiasan
      • Proyek Perbaikan Jl Kebon Sirih Jakpus Ditargetkan Selesai September 2026
      • Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas
      • KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Mitsubishi XForce Hybrid Masuk Grup Neraka, Bagaimana Peluangnya?
      • Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita
      • Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog

        Lihat Sekilas

      • Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
      • Viral Diduga Konflik Antartetangga di Gambir hingga Pria Digotong Paksa
      • Ditolak Atletico Madrid, Barcelona Akan Kembali Tawar Julian Alvarez
      • Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang
      • Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang
      • Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional
      • Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang
      • Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 T
      • IHSG Ditutup 15 Juli 2026 Naik 2 Poin ke 6.041,97, ANTM Teratas
      • Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jaksel, Diduga Bunuh Diri
      • Copyright © 2026 Powered by Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya,Vista Notebook   sitemap