Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat

    Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat

    Waktu: 2026-07-29 18:04:10 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur, mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur akhir pekan yang bertepatan dengan penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.

    Dari Jumat (17/7/2026) hingga Minggu (19/7/2026), total pelanggan yang berangkat maupun datang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember mencapai 47.797 penumpang.

    Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, termasuk tujuan utama perjalanan masyarakat pada periode tersebut. Tercatat sebanyak 12.527 penumpang tiba di berbagai stasiun di Kabupaten Banyuwangi, sedangkan 12.047 penumpang berangkat dari wilayah tersebut.

    Dengan demikian, total mobilitas penumpang yang datang dan berangkat di Kabupaten Banyuwangi mencapai 24.574 penumpang selama tiga hari atau berkontribusi lebih dari 50 persen dari total penumpang di Daop 9 Jember.

    Mobilitas tinggi jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026

    Stasiun Banyuwangi Kota layani 11.150 penumpang

    Suasana naik turun penumpang KA Logawa di Stasiun Jember. Mobilitas penumpang kereta di Jawa Timur tinggi selama libur akhir pekan yang bertepatan dengan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.Dok. KAI Daop 9 Jember Suasana naik turun penumpang KA Logawa di Stasiun Jember. Mobilitas penumpang kereta di Jawa Timur tinggi selama libur akhir pekan yang bertepatan dengan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.

    Dua stasiun dengan aktivitas pelanggan tertinggi di Kabupaten Banyuwangi adalah Stasiun Banyuwangi Kota yang melayani 11.150 penumpang, serta Stasiun Ketapang dengan 10.055 penumpang.

    Tingginya aktivitas di kedua stasiun tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat yang memanfaatkan transportasi kereta api untuk menghadiri berbagai agenda di Banyuwangi, atau melakukan perjalanan wisata dan silaturahmi pada akhir pekan.

    Manager Hukum dan Humas PT KAI (Persero) Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, meningkatnya jumlah pelanggan pada periode ini tidak terlepas dari adanya berbagai agenda pariwisata yang berlangsung di Banyuwangi, salah satunya Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026, yang setiap tahunnya menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai daerah.

    "Momentum penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival memberikan dampak positif terhadap peningkatan mobilitas masyarakat. Kereta api menjadi pilihan transportasi yang nyaman, aman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan sehingga banyak pelanggan memilih menggunakan layanan KAI untuk menuju Banyuwangi maupun kembali ke daerah asalnya," kata Cahyo.

    Mobilitas penumpang kereta di Jawa Timur tinggi selama libur akhir pekan yang bertepatan dengan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.Dok. PEMKAB BANYUWANGI Mobilitas penumpang kereta di Jawa Timur tinggi selama libur akhir pekan yang bertepatan dengan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.

    Menurut Cahyo, KAI Daop 9 Jember terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal selama berlangsungnya berbagai agenda nasional maupun daerah.

    Selain memastikan kesiapan operasional perjalanan kereta api, KAI juga mengoptimalkan pelayanan di stasiun agar pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.

    KAI Daop 9 Jember juga mengimbau seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang ke stasiun lebih awal, serta memastikan kembali jadwal keberangkatan dan data pada tiket telah sesuai dengan identitas yang digunakan.

    "Pelanggan juga diharapkan menjaga barang bawaan pribadi, mematuhi seluruh ketentuan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta api, serta mengikuti arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa," tutur dia.

    • Sebelumnya: Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
    • Selanjutnya: PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M

      Artikel Terkait

      • Filipina Buka Pusat Pelatihan Eksorsisme Pertama di Asia, Libatkan Psikolog dan Ahli Saraf
      • Komjak Sebut Penyidik KPK Bisa Dilibatkan Usut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
      • Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih
      • Reza Arap Akui Turun Berat Badan 10 Kg, Kini Rutin Olahraga Lari
      • Satgas Unesa Ungkap 26 Korban Kekerasan Seksual: 22 Mahasiswa, 4 Dosen
      • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
      • DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
      • Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya
      • Kisah Kelam Gigi Palsu George Washington, Presiden Pertama AS
      • Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America

        Lihat Sekilas

      • Pod Getar Mulai Beredar di Kabupaten Bogor, Kasus Perdana di Perumahan Elite
      • AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas
      • Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
      • KPK Cecar Anggota BPK soal 'Pengaturan' Temuan Audit di Kasus Bupati Edison
      • Nelayan di Gianyar Hilang saat Melaut, Basarnas Kerahkan Drone Thermal untuk Pencarian
      • Resto Steak di Menteng Kebakaran
      • MAKI Nilai Pernyataan Hotman di Kasus Febrie Bahaya, Coba Benturkan Proses Hukum
      • Viral Pria Lempar Helm ke Tetangga Terekam CCTV di Depok, Polisi Selidiki
      • Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang
      • Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
      • Copyright © 2026 Powered by Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat,Vista Notebook   sitemap