Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng

    3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng

    Waktu: 2026-09-13 11:59:13 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

    "Para bupati dan wali kota sudah membuat mapping . Sudah dipetakan mana daerah-daerah yang kekeringan," kata Ahmad Luthfi dalam keterangan tertulis, Kamis .

    Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jateng, sebanyak belasan kabupaten/kota di Jateng telah menetapkan status siaga, yakni Sukoharjo, Demak, Temanggung, Brebes, Kendal, Sragen, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Semarang, Pemalang, Wonosobo, Purworejo, Wonogiri, Kota Salatiga, dan Kota Tegal.

    Menurut Luthfi, data hasil pemetaan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti bersama dinas terkait. Penanganan akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan setiap wilayah.

    "Prinsipnya, bupati dan wali kota sudah punya data. Tinggal kita mengeksekusi kegiatannya," ujarnya.

    Sejak 5 Juni hingga 14 Juli 2026, bantuan air bersih telah disalurkan sebanyak 3.258.000 liter melalui 660 tangki kepada 30.378 kepala keluarga atau sekitar 81.297 jiwa di 15 kabupaten, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Grobogan, Jepara, Demak, Semarang, dan Pemalang.

    Penanganan air bersih tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jateng, tetapi juga berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten setempat, BPJS Kesehatan, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, dan BUMD Tirta Satria, melalui program Corporate Social Responsibility . Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan Jawa Tengah dalam menghadapi bencana.

    Bahkan, Pemprov Jateng telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur tentang Antisipasi Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan sejak 9 Juni 2026. Surat edaran ini menjadi pedoman untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana selama musim kemarau.

    Luthfi menambahkan pembahasan teknis penanganan kekeringan masih terus dilakukan bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

    Dengan pemetaan yang sudah tersedia, Luthfi meminta setiap daerah segera menyiapkan langkah operasional agar masyarakat tetap memperoleh akses air bersih selama musim kemarau.

    Selain penanganan darurat melalui droping air bersih, Pemprov Jateng juga memperkuat langkah jangka menengah dan jangka panjang, seperti pemeliharaan sumur bor komunal, penguatan infrastruktur penyediaan air bersih, peningkatan manajemen logistik, konservasi sumber daya air, serta edukasi kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau.

    Simak juga Video 'Momen Warga Medan Berebut Air Bersih saat Pasokan Tirtanadi Terhenti':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Baleg DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Masuk Prolegnas Prioritas 2026
    • Selanjutnya: PPh 0 Persen di PFII Tetap Kena Aturan Pajak Global? Ini Kata Anak Buah Purbaya

      Artikel Terkait

      • Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
      • Konflik Berdarah di Adonara Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Begini Duduk Perkaranya
      • Dampak Regrouping Sekolah Tanpa Kajian Matang, Guru Honorer hingga Siswa Miskin Terancam
      • Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah Masih Jadi Favorit Wisatawan Nusantara
      • Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
      • Tak Perlu ke Bengkel, Ini 3 Cara Cek Komstir Motor Sendiri di Rumah
      • Kabar Baik dari MSCI, Perubahan Aturan Seleksi Dorong Peluang Saham RI Masuk Indeks Global
      • Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
      • Indonesia Berada di Jajaran Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah
      • Inggris di Depan Kebesaran Messi, Waktunya Sepak Bola Pulang Kampung

        Lihat Sekilas

      • Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
      • Pelaku Penembakan di Bar Canggu Bali Punya Izin Kepemilikan Senpi, Tak Sesuai Dokumen
      • Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Evaluasi Disdukcapil Wonosobo, Akta Masih Bisa Diurus 60 Hari
      • Rincian Utang Rp 1,6 Triliun BGN Era Dadan: Bayar EO, Unhan, hingga Sendok
      • DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
      • Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
      • Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
      • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global
      • Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter
      • Memaki dan "Berdoa"
      • Copyright © 2026 Powered by 3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng,Vista Notebook   sitemap