Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika

    Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika

    Waktu: 2026-07-30 02:02:33 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Selama bertugas di Papua, Serda Hengki tidak menjalani penugasan seorang diri. Menurut Hendri, keluarga kecil almarhum turut mendampingi tinggal di Timika.

    Setelah bertahun-tahun bertugas di Timika, Serda Hengki kemudian dipindahkan ke Gupusmu di Madiun.

    Di mata keluarga, Serda Hengki dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan dekat dengan nilai-nilai keagamaan.

    "(Pribadinya) baik, sopan, soal agama, agamis, taat ibadah," tutur Hendri.

    Tak Ada Firasat

    Menurut Hendri, keluarga sama sekali tidak memiliki firasat sebelum insiden yang merenggut nyawa adiknya. Komunikasi dengan Serda Hengki pun berlangsung seperti hari-hari biasa.

    "Ibu, kakak, istri enggak ada (firasat), enggak ada," kata Hendri.

    Sementara komunikasi terakhir antara dirinya dengan Serda Hengki dilakukan melalui ponsel.

    Adapun pertemuan terakhir Serda Hengki dengan ibu kandungnya terjadi tiga hari sebelum ledakan.

    "Saya komunikasi lewat ini, ponsel, terakhir ketemu sama ibu kandung itu ya tiga hari yang lalu, tiga hari sebelum ini," ungkap Hendri.

    Hengki meninggalkan seorang istri dan dua anak.

    Anak pertamanya, perempuan, kini duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. Sedangkan anak keduanya, laki-laki, masih menempuh pendidikan TK.

    Serda Hengki merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

    Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

    Peristiwa tersebut mengakibatkan Serda Hengki Noto Susanto gugur. Selain itu, enam prajurit lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Caruban.

    • Sebelumnya: Kisah Pilu Korban KLM Nurul Salsa di Selayar, 3 Orang Meninggal di Atas Gabus lalu Dilepas ke Laut
    • Selanjutnya: Ketika Seniman Tua di Aceh Utara Pamerkan Ratusan Alat Musik Rapai Pase Berusia 1 Abad

      Artikel Terkait

      • Pengiriman CPO dengan Kereta Api Naik 17,83 Persen pada Semester I
      • Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
      • Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga
      • Begini Cara BRI Permudah Layanan Keuangan WNI di Taiwan
      • Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline
      • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Daftar 8 SD Negeri di Sragen yang Bakal Dilebur pada 2026
      • Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
      • Lightplus Lightperience Picnic 2026, Ruang Interaksi Nyata Bagi Gen Z
      • Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak

        Lihat Sekilas

      • 58 Gerai Kopdes di Banyumas Berdiri di Atas Lahan Sawah Dilindungi
      • Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo: Ini Alasan Pemilihannya dan Solusi Disdukcapil
      • Laju Terhenti di Semifinal Japan Open 2026, Putri KW Pilih Mawas Diri
      • Penampakan Pria Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15
      • Janji Kejagung Transparan dalam Menangani Kasus Eks Jampidsus Febrie
      • Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
      • Nobar Final Piala Dunia di Balai Kota Bogor, Ini Lokasi Parkir Kendaraan
      • Kontribusi Besar LALIGA di Final Piala Dunia 2026, Sumbang 24 Pemain!
      • Mengejar Senja di Labuan Bajo, Golo Mori Sunset Run Digelar Agustus 2026
      • Lapo yang Disidak di Cengkareng Jakbar Jual Daging Anjing
      • Copyright © 2026 Powered by Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika,Vista Notebook   sitemap