Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan

    Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan

    Waktu: 2026-07-29 18:08:01 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Para pejabat Israel dilaporkan sangat marah karena kampanye mempengaruhi opini publik Amerika Serikat , gagal membendung merosotnya dukungan terhadap Israel di kalangan kaum konservatif muda AS. Padahal, Israel menggelontorkan US$ 1,5 juta per bulan untuk kampanye tersebut.

    Meskipun jutaan dolar Amerika digelontorkan untuk menargetkan basis MAGA , membentuk narasi di media sosial, dan mempengaruhi platform AI, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat , hasil jajak pendapat menunjukkan dukungan publik AS terhadap Israel terus merosot.

    Laporan investigasi yang dipublikasikan majalah TIME, mengungkapkan kampanye yang dilakukan Israel untuk mencegah kaum konservatif muda di AS berbalik menentang mereka.

    Meski secara terbuka ditampilkan sebagai kampanye memerangi antisemitisme, menurut TIME, tujuan strategis yang lebih luas adalah mempertahankan dukungan bagi Israel di kalangan kelompok sayap kanan AS, yang semakin kritis terhadap Israel, serta keterlibatan Washington dalam perang regional yang melibatkan Israel.

    Dokumen resmi yang diajukan, berdasarkan Undang-undang Pendaftaran Agen Asing, menunjukkan bahwa agensi iklan global Havas menyewa perusahaan milik Brad Parscale, mantan manajer kampanye Presiden Donald Trump, pada September 2025 untuk menjalankan kampanye digital atas nama Israel.

    Kesepakatan itu mengharuskan perusahaan tersebut memproduksi 100 konten orisinal setiap bulan, dengan setidaknya 80 persen di antaranya menargetkan audiens Generasi Z melalui TikTok, Instagram, YouTube, dan podcast.

    Kampanye ini menjanjikan setidaknya 50 juta digital impressions per bulan dan mencakup upaya mempengaruhi perangkat AI -- termasuk ChatGPT, Claude, dan Gemini -- menyajikan informasi mengenai Israel serta perang-perang yang melibatkannya.

    Pada April lalu, terungkap bahwa Israel telah membayar US$ 9 juta kepada Parscale dan memperbarui kontraknya. Kontrak itu mencakup iklan digital, jangkauan melalui pesan teks, dan upaya memastikan materi pro-Israel muncul di posisi teratas pada sumber-sumber online yang digunakan sistem AI.

    Tiga sumber yang mengetahui kampanye Israel tersebut mengungkapkan, bahwa para influencer konservatif menerima kalimat yang harus diunggah via grup chat pribadi, dan diberi imbalan sesuai jangkauan serta interaksi unggahan mereka.

    Tidak diketahui secara pasti berapa bayaran yang diterima influencer yang terlibat dalam kampanye Israel. TIME meninjau pesan-pesan dari kampanye serupa lainnya yang menawarkan pembayaran dasar US$ 2.250 dan pembayaran tambahan berdasarkan views atau tayangan, yang memungkinkan influencer menerima US$ 4.250 per satu unggahan saja.

    Israel Tak Puas dengan Hasil Kampanye: Situasi Justru Semakin Memburuk!

    Meskipun menggelontorkan dana besar, para pejabat Israel tidak puas dengan hasil kampanye tersebut.

    "Kami kesal pada Brad Parscale. Dia seharusnya memperbaiki keadaan menjadi lebih baik. Kami sudah membayarnya dengan banyak uang. Tetapi apa yang dia lakukan dengan uang itu? Situasi justru semakin memburuk," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Israel, yang enggan disebut namanya, kepada TIME.

    Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan Israel gagal membalikkan tren penurunan dukungan di kalangan publik AS. Pew Research Center melaporkan pada April lalu bahwa 60 persen warga AS memandang Israel secara negatif, tercatat meningkat dibandingkan 53 persen pada tahun 2025 dan 42 persen pada tahun 2022.

    Di kalangan anggota Partai Republik yang berusia 18-49 tahun, sebanyak 57 persen responden memiliki pandangan negatif tentang Israel. Angka itu juga meningkat dibandingkan 50 persen pada tahun sebelumnya.

    Simak juga Video 'Netanyahu Tebar Ancaman ke Iran, Serangan Israel Akan Jauh Lebih Dahsyat':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
    • Selanjutnya: Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026

      Artikel Terkait

      • Lepas 135 Karyawan Umrah, ParagonCorp Diapresiasi Menhaj
      • Waspada Penipuan via Google Meet Ngaku-ngaku Polisi Catut Logo PMJ-PPATK
      • AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas
      • Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
      • KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
      • PKB: PBNU 5 Tahun Terakhir Lebih Banyak Cerita Konfliknya
      • Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
      • Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG
      • MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
      • BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK

        Lihat Sekilas

      • TNI AD Berduka 1 Personel Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
      • Teka-teki "Safe House" Bupati Sukoharjo di Solo, Diduga Simpan Brankas Emas
      • Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
      • Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
      • Prabowo Yakin RI Bangkit, Ini Pesannya buat yang Merasa Indonesia Suram
      • Cara Membuat Akun SIAPKerja Kemnaker untuk Pendaftaran Program Magang Nasional 2026
      • MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik
      • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
      • Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000
      • Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
      • Copyright © 2026 Powered by Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan,Vista Notebook   sitemap