Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru

    Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru

    Waktu: 2026-07-29 18:04:14 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN membidik perluasan basis nasabah dari akuisisi portofolio kredit pensiun PT Bank SMBC Indonesia Tbk senilai Rp 19,93 triliun.

    Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, dari aksi korporasi ini pihaknya akan mendapatkan sekitar 344.600 nasabah baru.

    "Akuisisi ini akan memperluas basis nasabah BTN menjadi 344.600 nasabah baru join ke BTN," ujarnya saat paparan kinerja di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

    Dengan perluasan basis nasabah ini, membuka peluang bagi BTN untuk menawarkan berbagai produk kepada nasabah baru, mulai dari aplikasi Bale by BTN, layanan payroll, penghimpunan dana, hingga produk dan layanan perbankan lainnya.

    Akuisisi tersebut juga memperkuat komposisi portofolio kredit non-perumahan BTN sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru dengan profil imbal hasil yang lebih tinggi dan risiko yang tetap terjaga.

    Seluruh portofolio yang diakuisisi merupakan kredit berkualitas (performing loan), sehingga mendukung perbaikan kualitas aset Perseroan dan memberikan kontribusi positif terhadap profitabilitas.

    "Kami meyakini bahwa kombinasi pertumbuhan organik dan anorganik ini akan memacu dan juga mendorong pertumbuhan kita jauh lebih baik ke depannya," ucapnya.

    Melalui strategi pertumbuhan anorganik tersebut, BTN menargetkan porsi kredit non-perumahan meningkat secara bertahap hingga sekitar 30 persen dari total portofolio kredit dalam lima tahun ke depan.

    Lebih lanjut Nixon mengungkapkan, Akuisisi tersebut dilakukan dalam dua tahap. Saat ini BTN telah menyelesaikan akuisisi tahap pertama portofolio kredit pensiun SMBC Indonesia senilai sekitar Rp 12,58 triliun pada 29 Juni 2026.

    Pada tahap pertama ini, akuisisi dilakukan Melalui transaksi Conditional Portfolio Transfer Agreement (CPTA) dimana BTN mengambil alih portofolio pinjaman pensiunan dan pra-pensiunan yang manfaat pensiunnya dikelola PT Taspen (Persero).

    Selanjutnya, perseroan akan melanjutkan akuisisi tahap kedua pada awal Agustus 2026 dengan nilai transaksi sekitar Rp 7,3 triliun.

    Pada tahap kedua ini, akuisisi dilakukan melalui Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA) dimana mengakuisisi aset pinjaman terkait pensiunan PT Asabri (Persero), dana pensiun lainnya, serta kredit karyawan aktif BUMN dan lembaga pemerintahan.

    Dengan rampungnya kedua tahap tersebut, total nilai akuisisi mencapai sekitar Rp 19,93 triliun. ADapun penandatanganan CPTA dan CLATA telah dilakukan pada 22 Mei 2026.

    Nixon mengungkapkan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pertumbuhan anorganik yang dijalankan BTN untuk memperkuat bisnis di luar pembiayaan perumahan (beyond mortgage).

    "Strategi beyond mortgage tidak berarti meninggalkan bisnis inti pembiayaan perumahan, tetapi melengkapinya sehingga nasabah BTN bisa mengakses kredit dari masa produktif hingga masa pensiun. Langkah ini juga akan meningkatkan daya tahan bisnis BTN dalam jangka panjang," tuturnya.

    • Sebelumnya: Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
    • Selanjutnya: Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya

      Artikel Terkait

      • Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
      • Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
      • Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
      • Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
      • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi
      • Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
      • Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA
      • Polri Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Sepolwan di Lembang dan Ciputat
      • 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
      • Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?

        Lihat Sekilas

      • Korban Tewas Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Jadi 4 Orang
      • Pulang ke Jogja, Pembalap Moto3 Mario Aji Cerita Ditilang di Spanyol
      • Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif
      • Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya
      • El Nino Bukan Vonis Kekeringan
      • Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
      • Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor
      • TNI Evakuasi Puing Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo, Jalur Penerbangan Dipulihkan
      • MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK
      • Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
      • Copyright © 2026 Powered by Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru,Vista Notebook   sitemap