Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api

    Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api

    Waktu: 2026-09-12 19:00:37 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Sebuah bangunan gedung walet milik warga yang berlokasi di Blok Kubanggading, Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar), dilaporkan nyaris ludes terbakar pada Minggu (19/7/2026) sore.

    Insiden menegangkan tersebut bermula saat pemilik lahan sengaja membakar tumpukan rumput kering di sekitar area bangunan dengan niat agar lingkungan sekitar gedung walet menjadi lebih tertata rapi sekaligus untuk membuka akses jalan baru.

    Namun siapa disangka, begitu rumput kering tersebut mulai disulut, nyala api justru langsung berkobar sangat besar dan meluas dengan cepat lantaran dipicu oleh kencangnya hembusan angin di lokasi kejadian.

    "Awalnya itu membakar rumput dengan tujuan membuat jalan agar tidak ruwet. Namun karena ada tiupan angin, api merembet mengenai pipa paralon," ungkap Komandan Regu Pemadam Kebakaran Indramayu, Jajat, saat dikonfirmasi Kompas.com pada Minggu malam.

    Api Merembet Melalui Paralon

    Jajat menjelaskan, dari pipa paralon yang meleleh tersebut, lidah api kemudian merambat naik ke bagian atas struktur bangunan dan menghanguskan kerangka atap gedung walet yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

    Panik melihat kobaran api yang mulai tidak terkendali di atas bangunan miliknya, pemilik gedung walet bernama Maemunah segera menghubungi hotline dinas pemadam kebakaran (damkar) setempat untuk meminta pertolongan darurat.

    Laporan resmi dari korban diterima oleh petugas piket damkar pada pukul 14.05 WIB. Mendapat informasi tersebut, satu tim personel pemadam langsung bergegas menuju lokasi kejadian menggunakan armada truk pemadam. Setibanya di lokasi, petugas langsung bergerak cepat berjibaku memadamkan titik api.

    Proses penanggulangan kebakaran ini berlangsung dramatis selama lebih dari satu jam. Amukan si jago merah baru berhasil dijinakkan dan dipastikan padam total oleh petugas pada pukul 15.20 WIB.

    "Alhamdulillah kebakaran berhasil ditanggulangi dengan cepat sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya," kata Jajat.

    Setop Bakar Sampah Selama Kemarau

    Jajat memastikan bahwa sama sekali tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran ini.

    Selain itu, bangunan gedung walet yang menjadi objek kebakaran tersebut dipastikan sudah dalam kondisi kosong atau tidak produktif lagi, sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian materiil yang berarti bagi pemiliknya.

    “Bagian yang terbakar pun hanya atapnya saja karena terbuat dari kayu,” jelas Jajat merinci tingkat kerusakan fisik bangunan.

    Berkaca dari insiden ini, pihak Damkar Kabupaten Indramayu kembali mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak meremehkan bahaya penggunaan api terbuka, terutama di tengah kondisi puncak musim kemarau seperti saat ini.

    Jajat mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari kebiasaan membakar rumput kering maupun sampah rumah tangga di pekarangan, apalagi jika ditinggalkan tanpa adanya pengawasan yang melekat.

    "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sangat berhati-hati dan tidak sembarangan membakar rumput kering atau ilalang di musim kemarau ini. Kondisi cuaca yang panas, material yang kering, ditambah hembusan angin kencang dapat membuat api sangat cepat membesar dan di luar kendali,” katanya mengingatkan warga.

    • Sebelumnya: Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS
    • Selanjutnya: Warga Pecantilan Cirebon Tak Minta Pindah Provinsi ke Jateng, Hanya Butuh Jembatan Layak

      Artikel Terkait

      • Rp 715 Miliar Dana Pensiun PNS Malaysia Nyangkut di eFishery, Pengelola Tempuh Segala Cara
      • WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
      • Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
      • Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama
      • MBG Watch Sebut Penerima MBG Mestinya Hanya 26 Juta Orang
      • 'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur
      • Ada Barcode Laporan Anonim, Siswa: Kalau Lapor ke Sekolah Kadang Malu
      • Viral karena Disebut Mirip "Yesus", Penjual Kambing Asal Kota Batu Sempat Ragu Bikin Konten
      • Andy Burnham Resmi Jadi PM Baru Inggris, Langsung Dapat Titah Raja Charles
      • Senangnya Aira Bocah SD Pekanbaru Dapat Merchandise Bibit Pohon di RBR 2026

        Lihat Sekilas

      • Penembakan di Bar Canggu Bali Lukai WNA dan Sekuriti, Polisi Buru Pelaku
      • WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
      • 13 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya
      • Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
      • KPK Usul Kampanye Beralih ke Media Digital agar Ongkos Politik Lebih Murah
      • RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi
      • Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik
      • Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini
      • Usai MenPAN-RB, Giliran Kepala BKN Sampaikan Pesan Terbuka untuk ASN
      • Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan
      • Copyright © 2026 Powered by Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api,Vista Notebook   sitemap