Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual Rumah

    Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual Rumah

    Waktu: 2026-09-12 18:57:31 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Rumah keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat menjadi sasaran teror oleh tetangganya. Teror tersebut sampai membuat keluarga Azis menjual rumah mereka.

    Teror oleh tetangga ini virall di media sosial. Dari rekaman CCTV yang beredar, tampak seorang pria melempar helm ke rumah tetangga yang merupakan milik keluarga Azis. Sebelum melemparkan helm, pria itu sempat mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban.

    Pada hari yang berbeda, tampak pria yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.

    Anak Suraji, Novita , menceritakan awal mula tetangganya meneror rumahnya. Novita menyebut ada kesalahpahaman pelaku dengan keluarganya.

    Salah paham bermula ketika ibunya bercanda dengan suaminya yang merupakan WNA. Hingga akhirnya pelaku sakit hati.

    "Awal mulanya dulu kan suami saya WNA. Nggak mengerti bahasa Indonesia. Dia hanya paham kata-kata yang sarkas gitu, kayak intinyalah. Nah dia bercanda sama anaknya sampai nangis-nangis gitu. Terus mama bilang 'orang gila', biar anaknya ketawa segala macam, biar nggak nangis lagi," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

    "Nah, katanya sakit hati sama perkataan mama saya 'orang gila', padahal nggak pernah ada sedikit pun keluarga saya yang ngatain dia pas kejadian," sambungnya.

    Keluarga Novita mulai diganggu dengan beberapa teror. Mulai dari pelaku menyetel musik keras-keras saat keluarga Novita mengadakan pengajian.

    " 2025, itu ketika, kenapa saya bilang nyetel musik itu benar adanya? Karena mama lagi pengajian ratiban malam Jumat. Wajar nggak tuh?" tanyanya.

    Hal tersebut kemudian membuat keluarga Novita merasa culture shock. Dia menyesal mempunyai tetangga seperti sang peneror.

    "Culture shock ya Mas, yang tadinya kita, satu, kita dari Kebagusan, Pasar Minggu, pindah. Awalnya tuh kita senang pindah ke sini. Pas kita punya tetangga seperti ini jadinya nyesel. Perasaannya tuh kayak nyesel kenapa pindah," katanya.

    Pagar rumahnya pun rusak akibat ditendang pelaku pada Rabu lalu. Selain itu, dia mengaku keluarganya juga pernah diteror tetangganya pakai golok yang terjadi ketika Lebaran.

    Keluarganya juga hampir setiap hari diganggu secara verbal. Gangguan secara verbal terjadi hampir setiap hari.

    Keluarga Azis Suraji kini berniat pindah dari rumahnya sekarang. Novita merasa kenyamanan keluarganya terganggu usai adanya teror yang terus-menerus dari tetangganya.

    "Beneran mau dijual, ini karena ya kenyamanannya udah terganggu," katanya.

    Sebelumnya, sempat ada yang menawari untuk bertukar rumah dengan seseorang. Namun, hal tersebut batal usai sang penawar mengetahui keadaan tetangganya.

    "Dulu pernah ada tuh, udah ada yang mau tukaran rumah katanya gitu, terus pas tahu tetangganya kayak gini tuh ya udah pada nggak mau, nggak jadi," imbuhnya.

    Keluarga Novita akhirnya membuat laporan ke polisi pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

    "Iya baru buat LP semalam," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka saat dimintai konfirmasi, Kamis .

    Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasus itu ditangani Polres Metro Depok.

    Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah milik Azis Suraji. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

    "Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa pelapor dan sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan," demikian keterangan Polres Metro Depok di akun Instagram @polresmetrodepok, Sabtu .

    Polisi masih mendalami kasus ini secara cepat, transparan dan akuntabel. Polisi ingin memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman.

    "Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

    Lihat juga Video: Viral Warga di Depok Diteror Tetangganya Sampai Mau Jual Rumah

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
    • Selanjutnya: SD-SMP di Brebes Kekurangan Siswa, Ada yang Hanya Dapat 3 Murid Baru

      Artikel Terkait

      • Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal
      • Respons Tuchel Soal Kritik Donald Trump Usai Inggris Disingkirkan Argentina
      • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
      • Nelayan di Gianyar Hilang saat Melaut, Basarnas Kerahkan Drone Thermal untuk Pencarian
      • Kisah Lukas Podolski yang Sibuk Jualan Kebab dan Urus Klub Sepak Bola
      • Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
      • Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
      • Motif Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Terungkap, Tersinggung soal Seragam Sekolah
      • Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
      • Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru

        Lihat Sekilas

      • Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
      • Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
      • Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
      • FIFA Hadirkan Tradisi Baru, Pemenang Final Piala Dunia 2026 Bakal Diberi Cincin Juara
      • Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN
      • Thierry Henry: Para Pemain Spanyol Sudah Paham Filosofi Sejak Usia 9 Tahun
      • BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
      • Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
      • 6 Kesalahan Memasak yang Membuat Wajan Antilengket Cepat Rusak
      • Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung
      • Copyright © 2026 Powered by Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual Rumah,Vista Notebook   sitemap