Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti

    Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti

    Waktu: 2026-09-12 19:34:12 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat ribuan kasus tindak pidana narkotika sepanjang semester pertama 2026.

    Dalam periode Januari hingga Juni, aparat kepolisian menangani 3.865 kasus dengan total 4.628 tersangka yang berhasil diamankan.

    Capaian tersebut menunjukkan intensitas penindakan yang dilakukan aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara, sekaligus menggambarkan masih tingginya ancaman kejahatan narkotika di daerah tersebut.

    Seberapa besar pengungkapan kasus narkoba di Sumut?

    Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan ribuan kasus yang terungkap merupakan hasil kerja Direktorat Reserse Narkoba bersama seluruh jajaran kepolisian resor di wilayah Sumut.

    Menurut dia, total barang bukti yang berhasil disita mencapai sekitar 5,3 ton dalam bentuk padat serta 93.990 mililiter dalam bentuk cair.

    Rincian barang bukti tersebut meliputi:

    948 kilogram sabu-sabu685 kilogram ganja3.215 batang pohon ganja124.277 butir pil ekstasi4.288 gram psikotropika21.440 butir pil Happy Five7.227 gram ketamin serbuk405 butir triheksifenidil.

    Andy menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil berbagai operasi, termasuk Operasi Antik Toba 2026, penggerebekan lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika, serta razia di sejumlah tempat hiburan malam.

    Bagaimana modus peredaran narkotika yang terungkap?

    Dalam pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian menemukan beragam modus yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Sumatera Utara.

    Beberapa modus yang berhasil diungkap antara lain:

    Menyembunyikan narkotika di dalam tangki kendaraanMemasukkan barang haram ke dalam kotak oleh-olehMenggunakan kapal nelayan sebagai sarana distribusiMemanfaatkan jalur darat, laut, dan udara.

    Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi keterlibatan jaringan lintas negara, terutama dari Malaysia.

    Andy mengatakan pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan Konsulat Malaysia di Medan terkait daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus narkotika tersebut.

    Hal ini dilakukan karena sebagian barang bukti yang disita di perairan Sumut diduga berasal dari Malaysia.

    Bagaimana tren pengungkapan sabu-sabu di Sumut?

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus sabu-sabu di wilayahnya menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

    Ia menyebutkan bahwa pada 2024, aparat berhasil mengungkap sekitar 1,5 ton sabu-sabu, kemudian meningkat menjadi 1,7 ton pada 2025.

    Sementara itu, pada enam bulan pertama 2026, jumlah sabu-sabu yang berhasil diungkap mencapai 948 kilogram.

    Menurut Whisnu, pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas utama Polda Sumut dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat polrestabes hingga polsek.

    Selain itu, upaya penanggulangan juga diperkuat melalui kerja sama lintas instansi.

    Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu pemberantasan narkotika dengan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.

    Andy menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memutus rantai peredaran narkoba yang semakin kompleks.

    • Sebelumnya: Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
    • Selanjutnya: Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri

      Artikel Terkait

      • Menantang Ombak dan Ongkos, Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan Hadapi Kenaikan Harga Bahan Bakar
      • Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
      • BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
      • 2 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik
      • 2 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Sempat Mengapung Pakai Gabus Bareng 3 Mayat
      • Rincian Utang Rp 1,6 Triliun BGN Era Dadan: Bayar EO, Unhan, hingga Sendok
      • Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
      • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
      • BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
      • Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah

        Lihat Sekilas

      • Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
      • 3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 19 Juli 2026, Ada Aries
      • Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
      • Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat
      • Futurismo: Saat Industri Memilih Sendiri "Champion"
      • Kenapa Konsumen Masih Saja Terjerat Rayuan Pengembang Nakal?
      • 2 Kali Tertangkap Curi Motor, Pria di Lumajang Malah Beralih Curi Bebek
      • Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini
      • Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
      • WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI
      • Copyright © 2026 Powered by Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti,Vista Notebook   sitemap