Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Saham BSI Naik Hampir 10 Persen, Ditopang Sentimen Pasar dan Fundamental

    Saham BSI Naik Hampir 10 Persen, Ditopang Sentimen Pasar dan Fundamental

    Waktu: 2026-09-12 19:38:43 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan saham sebesar 9,77 persen pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (17/7/2026).

    Saham BRIS naik 170 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, ke lebel 1.910. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi dibandingkan bank-bank Himpunan Bank milik Negara (Himbara) lainnya.

    Investor Relation BSI Rizky Budinanda mengatakan, kenaikan harga saham BRIS sejalan dengan perbaikan sentimen pasar sekaligus ditopang fundamental perseroan yang tetap terjaga.

    Menurut dia, kenaikan harga saham BRIS terjadi di tengah mulai kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik setelah sebelumnya mencatatkan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar sejak awal tahun.

    Pada perdagangan Kamis (16/7/2026), investor asing membukukan pembelian bersih jumbo senilai Rp 1,22 triliun di seluruh pasar, dengan saham-saham perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi incaran utama investor.

    Tren ini berlanjut pada sesi pertama Jumat (17/7), di mana investor asing kembali mencatatkan net buy meski dalam jumlah lebih tipis.

    Selain didukung sentimen pasar, penguatan saham BRIS juga sejalan dengan kinerja keuangan perseroan yang tetap tumbuh.

    Pada kuartal I 2026, BSI membukukan laba bersih Rp 2,2 triliun atau meningkat 17,1 persen secara tahunan. Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh penyaluran pembiayaan yang tumbuh 14,4 persen secara tahunan.

    Perseroan juga mencatatkan peningkatan net interest margin (NIM) menjadi 5,6 persen dari 5,3 persen pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, beban provisi turun 6,8 persen sehingga turut menopang profitabilitas.

    "Dengan kombinasi antara membaiknya sentimen aliran dana asing dan fundamental kinerja yang tetap terjaga, pergerakan saham BRIS hari ini menjadi sinyal bahwa minat pasar terhadap emiten perbankan syariah pelat merah tersebut masih tergolong tinggi, di tengah dinamika pasar modal domestik yang berangsur membaik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).

    Meski mencatat lonjakan tajam pada Jumat kemarin, tambahnya, perlu dicatat bahwa saham BRIS masih berada dalam tren pemulihan setelah mengalami koreksi signifikan dalam setahun terakhir.

    Pasalnya, sejumlah analis menilai tekanan biaya dana dan potensi dilusi akibat kewajiban pemenuhan aturan free float minimum tetap menjadi faktor risiko yang perlu dicermati investor ke depan.

    • Sebelumnya: Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
    • Selanjutnya: Kronologi Dugaan Penculikan Atlet Golf di Restoran Jakpus Saat Rayakan Ulang Tahun Nenek

      Artikel Terkait

      • Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
      • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
      • Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
      • Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing dari Brasil dalam Sehari
      • Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
      • Narasi "Demo Bayaran" dan Masa Depan Kebebasan Berpendapat
      • Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
      • Bukan Aset Kementerian PU, Jembatan Pantai Dona Tetap Dibangun Ulang
      • Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
      • Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu

        Lihat Sekilas

      • Iran Kecam Serangan AS Dekat RS Kanker Anak: Barbar!
      • Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah
      • Di Hadapan Wagub Sumbar, Dedi Mulyadi Singgung Soal Tambang: Eksploitasi Alam Tak Bikin Daerah Makmur
      • 56 Desa di Jabar Dilanda Kekeringan, Kabupaten Bogor Jadi Wilayah Terparah
      • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
      • Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
      • Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan hingga Malam
      • Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
      • Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
      • Trump Dance, Presiden AS Tak Mau Minggir dan Malah Joget Saat Selebrasi Spanyol
      • Copyright © 2026 Powered by Saham BSI Naik Hampir 10 Persen, Ditopang Sentimen Pasar dan Fundamental,Vista Notebook   sitemap