Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu

    Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu

    Waktu: 2026-07-29 18:04:00 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    KOMPAS.com – Euforia penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Meksiko tidak mampu memberikan dorongan signifikan terhadap perekonomian negara tersebut.

    Meski stadion dipenuhi penonton dan jutaan wisatawan datang selama turnamen berlangsung, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dinilai terbatas.

    Meksiko menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada. Dari total 104 pertandingan, sebanyak 13 laga digelar di Meksiko.

    Namun, turnamen yang berakhir pada Minggu (19/7/2026) itu gagal memenuhi target ambisius pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), yang sebelumnya mengalami kontraksi pada kuartal pertama tahun ini.

    "Kami tidak melihat Piala Dunia akan mengubah secara struktural arah perekonomian Meksiko," kata Kepala Ekonom Rankia Humberto Calzada, dikutip dari Reuters, Jumat (17/7/2026).

    Menurut Calzada, Piala Dunia hanya memberikan stimulus jangka pendek bagi ekonomi Meksiko. Pemerintah memperkirakan ekonomi negara itu tumbuh 1,8-2,8 persen pada 2026, sementara proyeksi analis hanya sekitar 1,1 persen.

    Sejumlah lembaga keuangan juga memangkas proyeksi dampak ekonomi ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

    Banorte menurunkan estimasi kontribusi Piala Dunia terhadap PDB Meksiko menjadi hanya 0,4-0,5 persen, dari proyeksi sebelumnya yang mencapai 0,62 persen.

    Sementara itu, Banamex memperkirakan total dampak ekonomi turnamen sekitar 2 miliar dollar AS, atau setara sekitar 0,1 persen dari PDB Meksiko.

    Nilai tersebut bahkan kurang dari separuh remitansi yang diterima Meksiko pada Mei, yang mencapai 5,6 miliar dollar AS.

    Deloitte juga merevisi proyeksi penciptaan lapangan kerja sementara menjadi sekitar 100.000 pekerjaan, atau 10 persen lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya.

    Di sisi lain, BBVA melaporkan indikator konsumsi rumah tangga Meksiko justru turun 0,2 persen secara bulanan pada Juni. Pengeluaran masyarakat untuk hotel turun 10,5 persen, sementara belanja di restoran menyusut 4,9 persen. Hanya sektor hiburan yang mencatat kenaikan, yakni 16,5 persen.

    Manfaat ekonomi Piala Dunia juga tidak dirasakan merata di tiga kota penyelenggara, yakni Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.

    Asosiasi Restoran Meksiko melaporkan sekitar separuh restoran di wilayah tersebut mencatat kinerja lebih buruk dibandingkan pekan biasa. Kondisi itu dipengaruhi tingkat okupansi hotel yang rendah serta aksi demonstrasi yang terjadi di Mexico City.

    Data lalu lintas penumpang udara pun menunjukkan hasil yang beragam. Jumlah penumpang meningkat tipis di bandara Guadalajara dan Monterrey sepanjang Juni, tetapi justru menurun di bandara utama Mexico City.

    Para analis menilai prospek ekonomi Meksiko masih lebih ditentukan oleh kepastian hubungan dagang dengan Amerika Serikat dan Kanada melalui Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), yang akan segera ditinjau kembali.

    Ketidakpastian terkait peninjauan perjanjian tersebut membuat banyak perusahaan menunda investasi. Di saat yang sama, ekonomi Meksiko tercatat mengalami kontraksi 0,6 persen pada kuartal pertama 2026.

    Dana Moneter Internasional (IMF) pun memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Meksiko tahun ini menjadi 1,2 persen dari sebelumnya 1,6 persen, mencerminkan masih lemahnya prospek ekonomi negara tersebut.

    • Sebelumnya: Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"
    • Selanjutnya: Si Ganteng Jude Bellingham Punya 2 Rumah Mewah, Tembus Rp 293,4 Miliar

      Artikel Terkait

      • 3 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
      • BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik
      • Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi
      • 7 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen
      • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
      • Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim
      • Harga Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite Melonjak 9,4 Persen
      • Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Sarwendah: Saya Bertekad Jaga Anak-anak
      • Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
      • Sudewo Minta Dukungan Loyalis: Doakan Saya Bebas dan Jadi Bupati Lagi

        Lihat Sekilas

      • Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis
      • PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
      • Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior
      • Koruptor Berprestasi
      • 7 Fakta Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Dendam Pola Asuh Keras Sejak Kecil
      • Pansus DPR Serap Aspirasi Pemprov Maluku soal RUU Daerah Kepulauan
      • Pelaku Utama Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bekasi Ditangkap!
      • BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci
      • Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
      • Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
      • Copyright © 2026 Powered by Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu,Vista Notebook   sitemap