Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Kunjungi Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Minta Siswa Tak Berkecil Hati

    Kunjungi Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Minta Siswa Tak Berkecil Hati

    Waktu: 2026-09-12 23:34:42 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyambangi siswa-siswi baru Sekolah Rakyat DKI Jakarta pada Sabtu malam. Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog langsung dengan para siswa sekaligus memberikan motivasi agar mereka tidak berkecil hati dalam menjalani proses pembelajaran di lingkungan baru.

    Kunjungan tersebut dilakukan saat para siswa memasuki akhir pekan pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah . Mensos menyampaikan bahwa masa awal masuk sekolah merupakan proses adaptasi yang wajar, terutama bagi siswa yang harus menyesuaikan diri dengan rutinitas baru dan tinggal bersama lingkungan yang berbeda.

    "Memang hari pertama, kedua, ketiga, kadang-kadang masih ingat orang tua, masih belum bisa mengikuti jadwal yang padat, tapi percayalah nanti satu bulan, dua bulan yang akan datang, anak-anakku akan bisa mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Ini bukan tahun pertama, sudah ada kakak-kakakmu yang lebih dulu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu ,

    Gus Ipul mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi siswa sekaligus mendengar pengalaman mereka selama menjalani masa awal di Sekolah Rakyat. Saat berdialog dengan para siswa, ia juga menanyakan kesan mereka terhadap fasilitas yang tersedia, termasuk gedung permanen Sekolah Rakyat yang mulai digunakan untuk mendukung proses pembelajaran.

    "Lihat sarana dan prasarananya gedung permanen Sekolah Rakyat. Belum semuanya selesai dibangun, tapi anak-anakku sudah bisa melihat dan merasakan. Bagaimana gedung ini menurut kalian?" tanyanya.

    "Bagus!" jawab seluruh murid dengan semangat.

    Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan baik. Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menceritakan pengalaman siswa Sekolah Rakyat angkatan sebelumnya yang sempat merasa kurang percaya diri dan belum optimistis menatap masa depan.

    Namun, melalui pendampingan guru, wali asuh, dan wali asrama, para siswa tersebut mampu berkembang serta menunjukkan berbagai pencapaian.

    "Oleh karena itu tidak perlu kecil hati, tidak perlu rendah diri. Semuanya harus semangat karena nanti akan dibimbing oleh para guru-guru yang hebat, akan didampingi oleh para wali asuh dan wali asrama," katanya.

    Gus Ipul menegaskan setiap siswa Sekolah Rakyat memiliki nilai dan potensi yang sama. Karena itu, tidak boleh ada perbedaan perlakuan yang membuat siswa merasa rendah diri.

    "Setiap siswa Sekolah Rakyat berharga tidak dibeda-bedakan," jelasnya.

    Dalam pertemuan tersebut, sejumlah siswa juga membagikan pengalaman mereka selama berada di Sekolah Rakyat. Calysta , misalnya, mengaku sempat merasa sedih karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

    "Pertama nangis, kedua kangen orang tua, ketiga sudah terbiasa," tuturnya.

    Sementara itu, Jessi menceritakan pengalamannya yang sebelumnya sempat merasa khawatir tidak dapat melanjutkan pendidikan. Namun, hadirnya Sekolah Rakyat memberikan kesempatan baginya untuk kembali membangun harapan terhadap masa depan.

    "Sebelum masuk ke sini saya berdoa apakah saya masih punya masa depan yang layak untuk ke depannya atau saya berhenti sampai di titik ini saja. Tapi ketika saya berdoa kemudian ditemukan jawabannya dengan Sekolah Rakyat ini," ucapnya.

    Ia juga mengungkapkan lingkungan Sekolah Rakyat membuatnya merasa diterima meski memiliki perbedaan keyakinan dengan teman-temannya. Menurutnya, sikap saling menghargai yang terbangun di sekolah membantu proses adaptasi selama menjalani pendidikan.

    Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul mengingatkan para siswa agar terus menjaga sikap saling menghormati. Ia menegaskan Sekolah Rakyat harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

    "Tidak boleh juga melakukan tindakan intoleransi yang tidak mau menghormati siapapun," tegasnya.

    Sebelum mengakhiri kunjungan, Gus Ipul mengajak para siswa berdoa bersama serta meninjau asrama dan gedung permanen Sekolah Rakyat DKI Jakarta.

    Berdasarkan keterangan Kemensos, saat ini hasil penjangkauan siswa baru di Sekolah Rakyat DKI Jakarta mencatat sebanyak 90 siswa jenjang SMA, 90 siswa jenjang SMP, dan 27 siswa jenjang SD. Melalui program Sekolah Rakyat, Kemensos terus berupaya menghadirkan akses pendidikan yang mendukung anak-anak untuk berkembang, memperoleh pendampingan, serta memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

    Lihat juga Video: Pemprov DKI Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Kenapa "Paspamres-nya Donald Trump" Ikut Turun Tangan Periksa Kasus Febrie Adriansyah?
    • Selanjutnya: Chef Kapal Pesiar Mewah Ungkap 5 Kebiasaan Makan Orang Super Kaya demi Panjang Umur

      Artikel Terkait

      • Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan
      • Hasil Piala AFF Wanita 2026: Indonesia Runner up Grup B Usai Ditahan Kamboja 1-1
      • Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri
      • Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
      • 4 Tips Mix and Match Outfit Polkadot untuk Tampilan Chic dan Kekinian
      • Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M
      • Polisi Pantau JPO Grogol Usai Video Dugaan Eksibisionis Viral
      • Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
      • Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog
      • Gegara Takhayul dan Jaket, Presiden Argentina Tak Hadiri Final Piala Dunia

        Lihat Sekilas

      • Dosen UGM Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU
      • Surat Edaran Libur untuk Nonton Final Piala Dunia Viral, Pemprov Papua Tegaskan Hoaks
      • Mau Klaim Santunan SWDKLLJ? Ini Dokumen yang Harus Disiapkan
      • Surat Edaran Libur untuk Nonton Final Piala Dunia Viral, Pemprov Papua Tegaskan Hoaks
      • Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
      • Ketua IDI TTU Diperiksa Polda NTT, Ungkap Intimidasi yang Dilaporkan Dokter Icha Sebelum Meninggal
      • Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya, Konstruksi Jalur Khusus Bus Segera Dimulai
      • Kenapa Zodiak Gemini dan Virgo Kerap Dapat Reputasi Buruk? Ini Alasannya
      • Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
      • Resep Nasi Goreng Solaria, Gurih dengan Aroma Wok yang Khas
      • Copyright © 2026 Powered by Kunjungi Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Minta Siswa Tak Berkecil Hati,Vista Notebook   sitemap