Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK

    MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK

    Waktu: 2026-07-29 17:59:09 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Sebanyak 1.480 siswa di Provinsi Bali masih belum mendapat SMA/SMK negeri meskipun Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sudah berakhir pada Jumat (17/7/2026) lalu.

    Mereka adalah siswa yang belum tertampung dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SMPB) 2026 jenjang SMA/SMK negeri.

    Secara keseluruhan, terdapat 2.567 peserta yang tidak lolos seleksi dalam segala tahapan SPMB 2026 jenjang SMA/SMK negeri. Dari jumlah itu, baru 1.087 peserta yang tertampung.

    "Masih ada (siswa tercecer), baru tersalurkan untuk SMA tahap pertama 731 (siswa) dan SMK tahap pertama 356 (siswa)," kata Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bali, I Komang Agus Kariasadi, Sabtu (18/7/2026), dilansir dari Antara.

    Dengan demikian, masih terdapat 1.480 peserta yang belum tertampung dan menjadi perhatian Disdikpora Bali.

    "Meski demikian, masih tersisa 1.480 peserta yang belum mendapatkan sekolah dan menjadi fokus penanganan Disdikpora Bali bersama sekolah-sekolah negeri maupun swasta," tandasnya.

    Disdikpora Lakukan Pemetaan Kuota Sekolah

    Saat ini, Disdikpora Bali terus melakukan pemetaan terhadap sekolah yang masih memiliki kuota. Tujuannya agar siswa yang masih berharap pada sekolah negeri namun belum tertampung dapat segera memperoleh akses pendidikan.

    "Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan sisa daya tampung di masing-masing sekolah serta domisili calon peserta didik," ucap Komang Agus.

    Ia mengatakan penyaluran ini didorong untuk memastikan peserta didik memperoleh sekolah sehingga hak atas pendidikan tetap terpenuhi meskipun tahapan utama SPMB dan MPLS telah berakhir.

    Selain itu, hal ini dilakukan karena sejumlah SMA/SMK negeri juga masih memiliki kuota.

    Berdasarkan data hasil SPMB 2026 Tahap I dan Tahap II, tingkat keterisian SMA negeri di Bali mencapai rata-rata 70,87 persen. Dari total daya tampung 30.314 kursi, 21.483 siswa dinyatakan sudah lolos seleksi sebelum MPLS.

    Kota Denpasar menjadi daerah dengan tingkat keterisian SMA tertinggi, yakni 87,03 persen. Sebaliknya, Kabupaten Tabanan mencatat tingkat keterisian terendah, 49,72 persen.

    Kemudian pada jenjang SMK negeri, tingkat keterisian secara rata-rata dalam SPMB 2026 sebesar 77,62 persen. Dari total daya tampung 24.844 kursi, 19.283 siswa diterima.

    Komang Agus menyebut Kota Denpasar kembali mencatat tingkat keterisian tertinggi 91,45 persen, sementara tingkat keterisian terendah Kabupaten Bangli 60,62 persen.

    • Sebelumnya: Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO
    • Selanjutnya: MUI Minta Pemerintah Susun Aturan Baru Izin Usaha Tambang Ormas Usai Putusan MK

      Artikel Terkait

      • Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
      • Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung
      • 1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026
      • Diduga Lalai Tangani Balita hingga Meninggal, RS Maleo Sorong Dilaporkan ke Polisi
      • KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
      • Surat Edaran Libur untuk Nonton Final Piala Dunia Viral, Pemprov Papua Tegaskan Hoaks
      • DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun
      • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
      • Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
      • Pembunuh ASN Bangkalan Tak Kunjung Ditangkap, Keluarga Akan Beri Polisi Petunjuk Baru

        Lihat Sekilas

      • Polisi Tangkap 1 Pencuri Motor di Showroom Tangerang, Pelaku Lain Diburu
      • "Jangan Bilang Orangtua, Nanti Aku Culik", Ancaman Pelaku "Challenge" Bocah Masuk Freezer
      • Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
      • Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional, Minta Tinggalkan Warisan Kinerja bagi Kemajuan Jakarta
      • Patroli Gabungan, Petugas Tutup 20 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan PT Antam Bogor
      • Prabowo Tegaskan Tidak Tebang Pilih dalam Berantas Korupsi, Ibaratkan Seperti Kanker
      • Warga Usul Jalur Pendakian Merapi Dibuka, Setiap 3 Pendaki Wajib Didampingi 1 Guide
      • Mengenal Inés García, Pacar Lamine Yamal yang Setia Mendampingi hingga Spanyol Juara Dunia
      • BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi
      • Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
      • Copyright © 2026 Powered by MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK,Vista Notebook   sitemap