Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka

    Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka

    Waktu: 2026-07-29 18:10:46 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

     Seorang penambang timah bernama Radit dilaporkan hilang tenggelam akibat serangan buaya di Sungai Baturusa, Merawang, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu (19/7/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

    Insiden ini terjadi saat korban bersama rekannya sedang melintasi sungai untuk memindahkan ponton tambang jenis tower rajuk.

    Dantim SAR Pangkalpinang, Supani mengatakan, tim SAR gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian usai adanya laporan soal penambang yang hilang karena diterkam buaya.

    "Korban diketahui bernama Radit asal Desa Tempilang, Bangka Barat yang sedang melakukan pemindahan ponton rajuk tower milik seorang warga di aliran sungai," kata Supani pada sejumlah awak media, Senin (20/7/2026).

    Supani menyampaikan, rekan korban bernama Jaka selamat dalam kejadian itu. Jaka melaporkan bahwa Radit tiba-tiba menghilang di kegelapan malam.

    "Ia hanya mendengar suara riakan air yang keras dari arah sungai. Setelah berupaya melakukan pencarian secara mandiri dan korban tak kunjung ditemukan, kejadian tersebut segera dilaporkan kepada aparat setempat dan dilanjutkan ke Basarnas untuk meminta bantuan SAR," ucap Supani.

    Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang merespons laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) terkait hilangnya seorang warga yang diduga kuat diterkam buaya di aliran sungai.

    Tim rescue telah menyisir lokasi kejadian tetapi belum membuahkan hasil.

    Selain mengerahkan personel menggunakan perahu karet, rescuer menggunakan drone thermal untuk pemindai panas tubuh serta perangkat internet Starlink.

    Personel yang terlibat di lapangan terdiri dari rescuer Kansar Pangkalpinang, personel Polairud, personel BPBD, aparat desa setempat, serta dibantu oleh beberapa masyarakat.

    "Tim ekstra hati-hati karena kawasan ini memang dikenal sebagai habitat buaya," ujar Supani.

    Serangan buaya terhadap penambang kerap terjadi di wilayah Bangka Belitung seiring masifnya aktivitas penambangan ponton apung.

    Basarnas mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, khususnya yang rawan hewan buas, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan perlengkapan pengaman.

    • Sebelumnya: Tak Cukup Modal Sayang, Banyak Pemilik Kucing Menyerah Saat Ekonomi Makin Berat
    • Selanjutnya: Si Ganteng Jude Bellingham Punya 2 Rumah Mewah, Tembus Rp 293,4 Miliar

      Artikel Terkait

      • Ledakan Terjadi di Gudang Amunisi Madiun
      • Cek Daftar Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026 di SPBU Pertamina Se-Indonesia
      • Kasus Korupsi Irak: Emas 375 Kg Disita, Uang Miliaran di Saluran Air
      • Edarkan Tramadol Berkedok Warung Kelontong, Pria di Kalideres Jakbar Diciduk Polisi
      • Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
      • Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
      • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
      • Berjalan 2 Hari Pascalibur Sekolah, MBG di Jember Diwarnai Dugaan Keracunan, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
      • Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
      • Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia

        Lihat Sekilas

      • Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
      • Cerita Afgan Sempat Kehilangan Suaranya Jelang Konser Retrospektif
      • Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
      • 10 Contoh Jawaban Upaya Peningkatan Atasi Tantangan Tindak Lanjut di PMM, Guru Wajib Tahu
      • Tanpa Messi, Timnas Argentina Pulang Usai Gagal Juarai Piala Dunia
      • Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung
      • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
      • Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
      • Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara
      • MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?
      • Copyright © 2026 Powered by Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka,Vista Notebook   sitemap