Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka

    Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka

    Waktu: 2026-09-12 19:30:21 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

     Seorang penambang timah bernama Radit dilaporkan hilang tenggelam akibat serangan buaya di Sungai Baturusa, Merawang, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu (19/7/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

    Insiden ini terjadi saat korban bersama rekannya sedang melintasi sungai untuk memindahkan ponton tambang jenis tower rajuk.

    Dantim SAR Pangkalpinang, Supani mengatakan, tim SAR gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian usai adanya laporan soal penambang yang hilang karena diterkam buaya.

    "Korban diketahui bernama Radit asal Desa Tempilang, Bangka Barat yang sedang melakukan pemindahan ponton rajuk tower milik seorang warga di aliran sungai," kata Supani pada sejumlah awak media, Senin (20/7/2026).

    Supani menyampaikan, rekan korban bernama Jaka selamat dalam kejadian itu. Jaka melaporkan bahwa Radit tiba-tiba menghilang di kegelapan malam.

    "Ia hanya mendengar suara riakan air yang keras dari arah sungai. Setelah berupaya melakukan pencarian secara mandiri dan korban tak kunjung ditemukan, kejadian tersebut segera dilaporkan kepada aparat setempat dan dilanjutkan ke Basarnas untuk meminta bantuan SAR," ucap Supani.

    Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang merespons laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) terkait hilangnya seorang warga yang diduga kuat diterkam buaya di aliran sungai.

    Tim rescue telah menyisir lokasi kejadian tetapi belum membuahkan hasil.

    Selain mengerahkan personel menggunakan perahu karet, rescuer menggunakan drone thermal untuk pemindai panas tubuh serta perangkat internet Starlink.

    Personel yang terlibat di lapangan terdiri dari rescuer Kansar Pangkalpinang, personel Polairud, personel BPBD, aparat desa setempat, serta dibantu oleh beberapa masyarakat.

    "Tim ekstra hati-hati karena kawasan ini memang dikenal sebagai habitat buaya," ujar Supani.

    Serangan buaya terhadap penambang kerap terjadi di wilayah Bangka Belitung seiring masifnya aktivitas penambangan ponton apung.

    Basarnas mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, khususnya yang rawan hewan buas, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan perlengkapan pengaman.

    • Sebelumnya: Kata Mbappe soal Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia tapi Perancis Kalah 6-4 dari Inggris
    • Selanjutnya: Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Telur Cokelat dan Telur Putih

      Artikel Terkait

      • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
      • Kekeringan Meluas di Karawang, Enam Desa Terdampak, BPBD Salurkan 152.000 Liter Air Bersih
      • KPK Sebut Mahalnya Ongkos Politik Jadi Pemicu Korupsi Kepala Daerah
      • Meta Digugat Pegawai, Tuding Perusahaan Pakai AI untuk Seleksi PHK
      • Lahan Transmigrasi Raib Dicaplok Sawit, Kementrans Akan Usut Tuntas
      • Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
      • Menkop: Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang di Desa
      • DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker
      • Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang
      • Prabowo Mau Bangun 12 Kota Satelit Baru, Satu Kota Luasnya 200 Hektar

        Lihat Sekilas

      • Prabowo Minta TNI-Polri Turun ke Sawah Tidak Dipersoalkan
      • Peringatan Teddy Sheringham Jelang Laga Inggris Vs Argentina
      • Ingin Juara Liga Champions, Kane Tutup Pintu untuk Tottenham Hotspur
      • Erika Lulus S1 Tanpa Skripsi Berkat Inovasi Belajar Matematika lewat Tari Kembang Kahyangan
      • Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
      • Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
      • Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan
      • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat
      • Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
      • Promo PLN Tambah Daya 50 persen, Begini Caranya via Aplikasi PLN Mobile
      • Copyright © 2026 Powered by Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka,Vista Notebook   sitemap