Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan

    Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan

    Waktu: 2026-07-29 18:04:08 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Ford RMA Indonesia mulai memperkuat langkahnya untuk kembali menggarap pasar fleet di Indonesia. Segmen yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan Ford tersebut kini kembali dibidik seiring semakin lengkapnya ekosistem bisnis yang dimiliki RMA Group.

    Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Ford memperluas pasar, tidak hanya mengandalkan penjualan ritel, tetapi juga menyasar perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kendaraan operasional dalam jumlah besar, terutama di sektor pertambangan, perkebunan, hingga industri lainnya.

    Bidik Kembali Segmen Fleet

    Roelof Lamberts, Direktur Regional RMA Indonesia, mengatakan, pihaknya sedang melakukan banyak upaya untuk kembali memasuki bisnis fleet, yang dulunya didominasi oleh Ford.

    Test Drive Ford Ranger Raptor 3.0 V6 di IIMS 2026KOMPAS.com/ADITYO Test Drive Ford Ranger Raptor 3.0 V6 di IIMS 2026

    "Saya pikir kami memiliki proposisi produk yang sangat baik untuk pelanggan. Hanya saja di masa lalu kami belum terlalu aktif dalam menjual kepada pelanggan tersebut," ujar Roelof, kepada wartawan, saat ditemui di Bogor, Rabu (16/7/2026).

    Menurut dia, minat dari para pelanggan fleet sebenarnya sudah mulai terlihat. Sejumlah perusahaan bahkan telah menghubungi Ford untuk menjajaki penggunaan kendaraan operasional di berbagai sektor industri.

    "Tetapi, kami tahu bahwa mereka ada di luar sana, mereka bertanya kepada kami, bisakah kami melakukan uji coba kendaraan Anda, bisakah kami menggunakan kendaraan tersebut di tambang atau di perkebunan," kata Roelof.

    Ford Ranger WIldtrak, diklaim jadi Double Cabin favorit di KalimantanKompas.com/Daafa Ford Ranger WIldtrak, diklaim jadi Double Cabin favorit di Kalimantan

    Andalkan Sinergi Perusahaan di Bawah RMA

    Roelof menjelaskan, salah satu kekuatan yang kini dimiliki RMA Indonesia adalah ekosistem bisnis yang saling melengkapi. Selain menghadirkan produk Ford, grup RMA juga memiliki perusahaan pembiayaan hingga penyedia suku cadang yang dapat mendukung kebutuhan pelanggan fleet secara menyeluruh.

    "Dan kami memiliki platform yang sangat menarik bagi pelanggan. Kami memiliki beberapa perusahaan di bawah RMA, kami memiliki AVIS untuk leasing. Kami memiliki Jasana Prima yang memasok suku cadang untuk bisnis pertambangan, dan kami memiliki Ford," ujar Roelof.

    Ford Ranger PlatinumKompas.com/Donny Ford Ranger Platinum

    Kombinasi tersebut diyakini mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kendaraan operasional dengan dukungan pembiayaan, layanan purnajual, serta ketersediaan suku cadang.

    "Jadi, jika Anda menggabungkan ketiga perusahaan tersebut, mereka dapat membuat penawaran yang luar biasa untuk pelanggan pertambangan. Dan kami sedang mengerjakan daftar panjang prospek dan kesepakatan, jadi saya pikir kami akan kembali ke segmen tersebut," kata Roelof.

    Ford Ranger PlatinumKompas.com/Donny Ford Ranger Platinum

    Langkah ini juga sejalan dengan strategi Ford RMA Indonesia yang belum lama ini memperkenalkan lini kendaraan bermesin diesel V6 3.0 liter, seperti Ranger Platinum, Ranger Wildtrak V6, dan Everest Platinum.

    Model-model tersebut dinilai memiliki karakter yang sesuai untuk kebutuhan operasional di sektor pertambangan maupun perkebunan yang membutuhkan kendaraan tangguh dengan performa tinggi.

    • Sebelumnya: Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
    • Selanjutnya: Kenalan dengan Suweg, Tanaman Mirip Bunga Bangkai yang Bisa Dimakan

      Artikel Terkait

      • Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
      • Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat
      • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
      • Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
      • Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan
      • Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark
      • Momen Kapolda Riau dan Ojol-Mahasiswa Nobar Final Piala Dunia di Polda Riau
      • WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
      • Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
      • Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

        Lihat Sekilas

      • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian
      • Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
      • Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
      • Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
      • SD Negeri Sepi Peminat, Mendikdasmen Buka Suara
      • Penertiban Kawasan Pasar Gede Solo, Parkir Liar dan Becak Tak Bertuan Diamankan
      • Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
      • Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur
      • Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
      • Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
      • Copyright © 2026 Powered by Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan,Vista Notebook   sitemap